MODUL AJAR
DEEP LEARNING & KURIKULUM BERBASIS CINTA (KBC)
BAB 8 : KISAH TELADAN ALI BIN ABI THALIB
A IDENTITAS MODUL
B IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
📖 Pengetahuan Awal
Murid telah mengenal Nabi Muhammad saw. dan beberapa sahabat utama beliau. Sebagian murid telah mengetahui bahwa Ali bin Abi Thalib merupakan salah satu sahabat dekat Nabi Muhammad saw., keluarga beliau, serta khalifah keempat.
Pengetahuan awal murid dapat berbeda sehingga guru melakukan asesmen diagnostik melalui tanya jawab, gambar tokoh, dan pertanyaan sederhana.
❤️ Minat
Murid umumnya tertarik pada kisah perjuangan para sahabat, cerita kepahlawanan, tokoh sejarah Islam, video pembelajaran, permainan edukatif, diskusi, bermain peran, membuat poster, komik, dan cerita inspiratif.
👨👩👧 Latar Belakang
Murid memiliki pengalaman keluarga dan lingkungan sosial yang beragam. Pembelajaran diarahkan agar kisah Ali bin Abi Thalib tidak hanya dipahami sebagai sejarah, tetapi menjadi sumber ibrah yang dapat diterapkan dalam kehidupan di rumah, madrasah, dan masyarakat.
🎯 Kebutuhan Belajar
Visual: gambar tokoh, kartu informasi, timeline kehidupan Ali bin Abi Thalib, peta konsep, infografis, poster, dan komik.
Auditori: cerita guru, membaca nyaring, menyimak kisah, diskusi, tanya jawab, dan presentasi.
Kinestetik: menyusun kartu peristiwa, bermain peran, simulasi, membuat poster/komik, peta konsep, dan proyek aksi nyata.
C TEMA KURIKULUM BERBASIS CINTA
❤️ Topik Panca Cinta
- Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya: meneladani Ali bin Abi Thalib sebagai sahabat dan keluarga Rasulullah saw.
- Cinta kepada Sesama: peduli, adil, setia, amanah, dan membantu orang lain.
- Cinta Ilmu: gemar belajar, membaca, bertanya, berpikir, dan menggunakan ilmu untuk kebaikan.
- Cinta Lingkungan: menjaga kebersihan dan menggunakan lingkungan secara bertanggung jawab.
- Cinta Tanah Air: membangun keberanian, keadilan, tanggung jawab, dan kepedulian sebagai warga negara.
📚 Materi Insersi
Keberanian, kecintaan kepada ilmu, kecerdasan, kesetiaan, kesederhanaan, amanah, keadilan, tanggung jawab, keteguhan dalam membela kebenaran, kepedulian, kasih sayang, sikap rendah hati, dan penggunaan ilmu secara bijaksana.
D KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
📘 Pengetahuan Konseptual
Murid memahami biografi Ali bin Abi Thalib, hubungan beliau dengan Nabi Muhammad saw., sifat dan keteladanan beliau, peran dalam perjuangan Islam, serta kepemimpinan beliau sebagai khalifah keempat.
Nilai utama yang dipelajari meliputi keberanian, kecintaan kepada ilmu, kecerdasan, kesetiaan, kesederhanaan, amanah, keadilan, dan keteguhan dalam membela kebenaran.
🛠️ Pengetahuan Prosedural
Murid mampu membaca dan menyimak sumber sejarah, menemukan informasi penting, mengelompokkan sifat dan peran tokoh, menghubungkan nilai keteladanan dengan kehidupan sehari-hari, menganalisis hubungan ilmu dan keberanian dengan kepemimpinan, serta menghasilkan karya dan aksi nyata.
🌱 Relevansi dengan Kehidupan Nyata
Keteladanan Ali bin Abi Thalib dapat diterapkan murid dengan berani berkata benar, rajin belajar, menggunakan ilmu secara bijaksana, menjaga amanah, setia kepada kebaikan, hidup sederhana, bersikap adil, bertanggung jawab, dan peduli kepada sesama.
📊 Tingkat Kesulitan
Sedang hingga tinggi. Materi disajikan bertahap melalui cerita, teks sejarah sederhana, gambar, video, diskusi, kartu informasi, studi kasus, analisis, bermain peran, peta konsep, dan proyek kreatif.
🧩 Struktur Materi
- Biografi Ali bin Abi Thalib.
- Hubungan Ali bin Abi Thalib dengan Nabi Muhammad saw.
- Ali bin Abi Thalib sebagai sahabat dan keluarga Nabi.
- Ali bin Abi Thalib sebagai menantu Nabi Muhammad saw.
- Keberanian dan keteguhan membela kebenaran.
- Kecintaan kepada ilmu dan kecerdasan.
- Kesetiaan, amanah, dan kesederhanaan.
- Peran Ali dalam perjuangan Islam.
- Kepemimpinan Ali sebagai khalifah keempat.
- Keteladanan Ali dalam kehidupan sehari-hari.
✨ Integrasi Nilai dan Karakter
Keimanan dan ketakwaan, akhlak mulia, keberanian, kecintaan kepada ilmu, kecerdasan, kesetiaan, amanah, keadilan, kesederhanaan, tanggung jawab, kepedulian, keteguhan, komunikasi, kolaborasi, kreativitas, kemandirian, cinta lingkungan, dan cinta tanah air.
E DIMENSI PROFIL LULUSAN
DESAIN PEMBELAJARAN
A. Capaian Pembelajaran (CP)
Murid mampu mengenal dan memahami tokoh-tokoh penting dalam sejarah kebudayaan Islam, mengidentifikasi peristiwa dan keteladanan dari kehidupan para sahabat Nabi Muhammad saw., serta menganalisis nilai perjuangan dan kepemimpinan tokoh untuk mengambil ibrah dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Pada bab ini murid diarahkan untuk memahami Ali bin Abi Thalib sebagai sahabat, keluarga, dan menantu Nabi Muhammad saw. serta khalifah keempat, kemudian mengaitkan keberanian, kecintaan kepada ilmu, kecerdasan, kesetiaan, kesederhanaan, amanah, keadilan, dan keteguhan beliau dengan kehidupan pribadi, keluarga, madrasah, masyarakat, dan kehidupan sebagai warga negara.
B. Lintas Disiplin Ilmu
- Bahasa Indonesia: membaca, menyimak, menemukan informasi, berdiskusi, bercerita, menulis jurnal, menyusun cerita inspiratif, dan mempresentasikan hasil karya.
- Pendidikan Pancasila: keadilan, tanggung jawab, keberanian membela kebenaran, musyawarah, kepedulian, kerja sama, dan kewargaan.
- Al-Qur'an Hadis: mengaitkan keteladanan dengan nilai iman, ilmu, amanah, keadilan, dan membela kebenaran berdasarkan sumber keislaman yang relevan.
- IPAS: penggunaan ilmu dan penalaran untuk menyelesaikan persoalan kehidupan secara bijaksana serta kepedulian terhadap lingkungan.
- Seni dan Prakarya: membuat poster, komik, peta konsep, cerita inspiratif, dan karya proyek “Berani Benar dan Cinta Ilmu”.
C TUJUAN PEMBELAJARAN
Murid mampu mengidentifikasi biografi, sifat, peran, dan kisah keteladanan Ali bin Abi Thalib sebagai sahabat, keluarga, dan menantu Nabi Muhammad saw. serta khalifah keempat, termasuk keberanian, kecintaan kepada ilmu, kecerdasan, kesetiaan, kesederhanaan, amanah, dan keteguhan dalam membela kebenaran berdasarkan sumber sejarah untuk menumbuhkan cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya serta cinta ilmu, sekaligus mengembangkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt.
Murid mampu menjelaskan keteladanan Ali bin Abi Thalib serta menghubungkan keberanian, kecintaan kepada ilmu, kecerdasan, kesetiaan, kesederhanaan, amanah, dan keteguhan dengan perilaku sehari-hari melalui kegiatan membaca, menyimak, berdiskusi, bercerita, dan bekerja sama untuk menumbuhkan cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, cinta diri dan sesama, serta cinta ilmu, sekaligus mengembangkan kemampuan komunikasi dan kolaborasi.
Murid mampu menganalisis hubungan antara kecintaan Ali bin Abi Thalib terhadap ilmu, keberanian, kecerdasan, kesetiaan, keadilan, dan keteguhan dengan peran beliau dalam perjuangan Islam dan kepemimpinan sebagai khalifah serta menganalisis penggunaan ilmu dan keberanian secara bijaksana untuk menumbuhkan cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, cinta diri dan sesama, serta cinta ilmu, sekaligus mengembangkan penalaran kritis, komunikasi, dan kolaborasi.
Murid mampu mengevaluasi keteladanan Ali bin Abi Thalib serta merancang dan melaksanakan aksi nyata untuk meningkatkan kecintaan kepada ilmu, keberanian dalam membela kebenaran, kesetiaan, tanggung jawab, keadilan, kesederhanaan, dan kepedulian melalui poster, komik, cerita inspiratif, jurnal belajar, bermain peran, simulasi, peta konsep, atau proyek “Berani Benar dan Cinta Ilmu” untuk menumbuhkan cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, cinta diri dan sesama, cinta ilmu, cinta lingkungan, serta cinta tanah air, sekaligus mengembangkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt., kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, dan kemandirian.
D INDIKATOR KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN
- Menyebutkan biografi dan hubungan Ali bin Abi Thalib dengan Nabi Muhammad saw. sebagai sahabat, keluarga, dan menantu beliau.
- Mengidentifikasi peran Ali bin Abi Thalib dalam perjuangan Islam dan kedudukannya sebagai khalifah keempat.
- Mengidentifikasi dan menjelaskan keteladanan Ali bin Abi Thalib berupa keberanian, kecintaan kepada ilmu, kecerdasan, kesetiaan, kesederhanaan, amanah, keadilan, dan keteguhan dalam membela kebenaran.
- Menghubungkan sifat dan keteladanan Ali bin Abi Thalib dengan perilaku yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
- Menganalisis hubungan kecintaan kepada ilmu, kecerdasan, keberanian, kesetiaan, keadilan, dan keteguhan dengan perjuangan serta kepemimpinan Ali bin Abi Thalib.
- Mengevaluasi keteladanan Ali bin Abi Thalib dan menghasilkan karya serta aksi nyata melalui proyek “Berani Benar dan Cinta Ilmu”.
E IKLIM / BUDAYA MADRASAH
- Membiasakan salam, doa, membaca basmalah, bersyukur, dan berselawat kepada Nabi Muhammad saw. sebelum pembelajaran.
- Membangun budaya cinta ilmu dengan membaca, bertanya, menyimak, berdiskusi, dan menggunakan pengetahuan untuk kebaikan.
- Membiasakan kejujuran, amanah, keberanian menyampaikan kebenaran, tanggung jawab, keadilan, kesederhanaan, saling menghargai, dan kepedulian terhadap sesama.
- Menciptakan lingkungan belajar yang aman, menyenangkan, kolaboratif, bebas dari perundungan, serta memberikan ruang kepada murid untuk berpendapat secara santun.
F TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
“Bagaimana kita dapat meneladani keberanian, kecintaan kepada ilmu, kecerdasan, kesetiaan, kesederhanaan, amanah, keadilan, dan keteguhan Ali bin Abi Thalib dalam kehidupan sehari-hari?”
Murid menghubungkan keteladanan Ali bin Abi Thalib dengan berbagai situasi nyata, seperti berani berkata benar, berani menolak ajakan yang salah, rajin membaca dan belajar, menggunakan ilmu untuk membantu teman, menjaga amanah, berlaku adil, hidup sederhana, bertanggung jawab terhadap tugas, serta peduli terhadap lingkungan dan masyarakat.
G KERANGKA PEMBELAJARAN
🎯 Model Pembelajaran
Problem Based Learning (PBL), Project Based Learning (PjBL), Cooperative Learning, Contextual Teaching and Learning (CTL), pembelajaran berbasis cerita, diskusi, dan studi kasus.
🧘 Mindful Learning
Murid menyimak kisah Ali bin Abi Thalib dengan penuh perhatian, melakukan jeda refleksi, menyadari nilai keteladanan, menghubungkannya dengan iman, serta menyadari pentingnya menggunakan keberanian dan ilmu secara bijaksana.
💡 Meaningful Learning
Murid menghubungkan kisah Ali bin Abi Thalib dengan pengalaman nyata dalam belajar, berteman, menjaga amanah, menyampaikan kebenaran, bekerja sama, menyelesaikan masalah, dan menjaga lingkungan.
😊 Joyful Learning
Pembelajaran dilakukan melalui cerita sejarah, kartu tokoh, permainan edukatif, kuis, diskusi, bermain peran, simulasi, peta konsep, poster, komik, presentasi, dan proyek.
📚 Metode Pembelajaran
Membaca, menyimak, bercerita, tanya jawab, diskusi, kerja kelompok, studi kasus, bermain peran, simulasi, presentasi, refleksi, penugasan, dan proyek sederhana.
🔄 Strategi Berdiferensiasi
Diferensiasi dilakukan pada konten, proses, dan produk sesuai kesiapan, minat, gaya belajar, kemampuan komunikasi, serta kebutuhan belajar murid.
Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi
Diferensiasi Konten: Murid memperoleh materi melalui teks biografi, cerita sederhana, gambar tokoh, timeline, kartu informasi, video, infografis, dan sumber sejarah yang sesuai dengan tingkat kesiapan.
Diferensiasi Proses: Murid dapat belajar secara mandiri, berpasangan, atau kelompok kecil melalui membaca terbimbing, menyimak cerita, diskusi, studi kasus, bermain peran, simulasi, dan peta konsep.
Diferensiasi Produk: Murid dapat memilih menghasilkan poster, komik, cerita inspiratif, jurnal belajar, peta konsep, bermain peran, simulasi, presentasi, atau proyek “Berani Benar dan Cinta Ilmu”.
Kemitraan Pembelajaran
- Lingkungan Sekolah: guru, teman sebaya, perpustakaan, wali kelas, dan warga madrasah.
- Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat: keluarga dan masyarakat sekitar sebagai sumber pengalaman penerapan nilai keberanian, amanah, keadilan, kesederhanaan, kepedulian, dan cinta ilmu.
- Mitra Digital: website media pembelajaran SKI, video pembelajaran, perpustakaan digital, gambar, dan sumber sejarah daring yang sesuai usia.
Lingkungan Belajar
- Ruang Fisik: kelas, perpustakaan, halaman madrasah, dan ruang kegiatan.
- Ruang Virtual: website media pembelajaran SKI MIN 2 Tegal dan sumber belajar digital yang dipilih guru.
- Budaya Belajar: santun, aman, aktif, kolaboratif, reflektif, kritis, mandiri, bertanggung jawab, dan menyenangkan.
Pemanfaatan Digital
- Video pembelajaran atau animasi tentang Ali bin Abi Thalib.
- Infografis dan gambar perjalanan kehidupan Ali bin Abi Thalib.
- Website pembelajaran SKI sebagai sumber belajar, media kuis, dokumentasi karya, dan refleksi murid.
- Presentasi digital untuk menampilkan peta konsep, poster, atau hasil proyek kelompok.
📘 PERTEMUAN 1 — 2 JP (70 MENIT)
Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya serta Cinta Ilmu
KEGIATAN PENDAHULUAN
Salam dan Doa: Guru mengucapkan salam, mengajak murid berdoa, berselawat kepada Nabi Muhammad saw., dan mengondisikan kelas.
Apersepsi: Guru menunjukkan gambar Ali bin Abi Thalib dan bertanya: “Siapa yang pernah mendengar nama Ali bin Abi Thalib?” serta “Apa hubungan Ali bin Abi Thalib dengan Nabi Muhammad saw.?”
Motivasi: Guru menjelaskan bahwa Ali bin Abi Thalib merupakan tokoh penting yang dapat menjadi teladan dalam keberanian, kecintaan kepada ilmu, kesetiaan, dan keteguhan.
Penyampaian Tujuan: Guru menjelaskan bahwa murid akan mengidentifikasi biografi, hubungan keluarga, peran, sifat, dan kisah keteladanan Ali bin Abi Thalib berdasarkan sumber sejarah.
KEGIATAN INTI
Mengamati (Mindful): Murid mengamati gambar, timeline, atau video singkat tentang kehidupan Ali bin Abi Thalib. Murid diminta memperhatikan informasi penting tentang hubungan Ali dengan Nabi Muhammad saw.
Mengeksplorasi (Meaningful): Murid membaca bahan ajar tentang biografi Ali bin Abi Thalib, masa kecil beliau, hubungan dengan Nabi Muhammad saw., kedudukan sebagai keluarga dan menantu Nabi, serta peran beliau dalam perjuangan Islam.
Mengasosiasi: Murid mengelompokkan informasi ke dalam tabel: “Biografi — Hubungan dengan Nabi — Peran — Sifat Keteladanan”.
Murid menemukan nilai keberanian, kecintaan kepada ilmu, kecerdasan, kesetiaan, kesederhanaan, amanah, dan keteguhan dalam sumber sejarah yang dipelajari.
Mengomunikasikan: Setiap kelompok menyampaikan hasil identifikasi secara lisan atau tertulis.
Proses: Murid dapat membaca mandiri, membaca terbimbing, menyimak cerita guru, atau menggunakan kartu informasi dan gambar.
Produk: Tabel identifikasi biografi, hubungan, peran, dan keteladanan Ali bin Abi Thalib.
KEGIATAN PENUTUP
Refleksi: “Sifat Ali bin Abi Thalib apa yang paling ingin kamu teladani? Mengapa?”
Rangkuman: Guru dan murid menyimpulkan biografi, hubungan Ali bin Abi Thalib dengan Nabi Muhammad saw., peran, serta sifat keteladanan beliau.
Tindak Lanjut: Murid menceritakan kepada keluarga satu hal yang dipelajari tentang Ali bin Abi Thalib.
Penutup: Doa dan salam.
📗 PERTEMUAN 2 — 2 JP (70 MENIT)
Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, Cinta Diri dan Sesama, serta Cinta Ilmu
KEGIATAN PENDAHULUAN
Salam dan Doa: Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan selawat.
Apersepsi: Murid mengingat kembali biografi dan sifat Ali bin Abi Thalib melalui permainan tanya jawab cepat.
Motivasi: Guru mengajak murid memahami bahwa keteladanan tokoh sejarah akan lebih bermakna apabila diterapkan dalam perilaku sehari- hari.
KEGIATAN INTI
Mengamati (Joyful): Murid mengamati kartu situasi yang menggambarkan keberanian, cinta ilmu, kecerdasan, kesetiaan, kesederhanaan, amanah, dan keteguhan.
Menanya: Murid mengajukan pertanyaan tentang bagaimana sifat-sifat tersebut ditunjukkan Ali bin Abi Thalib dan bagaimana cara menerapkannya dalam kehidupan.
Mengeksplorasi (Meaningful): Kelompok membaca beberapa kisah keteladanan Ali bin Abi Thalib dan mencari perilaku yang dapat ditiru.
Mengasosiasi: Murid memasangkan sifat Ali bin Abi Thalib dengan contoh perilaku sehari-hari.
Contoh:
- Berani: berani berkata benar dan menolak ajakan yang salah.
- Cinta ilmu: rajin membaca, belajar, dan bertanya.
- Amanah: menjaga titipan dan menyelesaikan tugas.
- Sederhana: tidak berlebihan dan menggunakan barang dengan bijak.
- Adil: tidak membeda-bedakan teman.
Mengomunikasikan: Kelompok bercerita tentang satu kisah keteladanan Ali bin Abi Thalib dan menjelaskan penerapannya dalam kehidupan.
Pembelajaran Berdiferensiasi:
- Proses: murid dapat menggunakan kartu gambar, teks cerita, membaca terbimbing, diskusi pasangan, atau diskusi kelompok.
- Produk: tabel sifat dan perilaku, cerita singkat, peta konsep, atau presentasi.
KEGIATAN PENUTUP
Refleksi: “Sifat Ali bin Abi Thalib mana yang paling mudah kamu lakukan di madrasah?”
Rangkuman: Guru dan murid menyimpulkan hubungan sifat Ali bin Abi Thalib dengan perilaku sehari-hari.
Tindak Lanjut: Murid memilih satu sifat untuk dipraktikkan selama satu hari dan mencatat pengalaman dalam jurnal sederhana.
Penutup: Doa dan salam.
📙 PERTEMUAN 3 — 2 JP (70 MENIT)
Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, Cinta Diri dan Sesama, serta Cinta Ilmu
KEGIATAN PENDAHULUAN
Salam dan Doa: Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan selawat.
Apersepsi: Guru mengajak murid mengingat sifat Ali bin Abi Thalib yang telah dipelajari melalui pertanyaan pemantik.
Motivasi: Guru menjelaskan bahwa keberanian dan ilmu akan memberikan manfaat apabila digunakan secara bijaksana dan untuk kepentingan kebaikan.
KEGIATAN INTI
Bercerita (Joyful): Guru menceritakan beberapa peristiwa yang menunjukkan keberanian, kecerdasan, kecintaan kepada ilmu, kesetiaan, keadilan, dan keteguhan Ali bin Abi Thalib dalam perjuangan Islam.
Mengeksplorasi: Murid bekerja dalam kelompok untuk membaca sumber sejarah dan menemukan hubungan antara sifat Ali bin Abi Thalib dengan peran beliau dalam perjuangan Islam dan kepemimpinan sebagai khalifah keempat.
Mengasosiasi (Meaningful): Murid menganalisis pertanyaan:
“Mengapa keberanian perlu disertai ilmu dan kebijaksanaan?”
“Bagaimana kecerdasan dan ilmu dapat membantu seorang pemimpin mengambil keputusan yang adil?”
“Apa hubungan kesetiaan dan amanah dengan kepemimpinan?”
Murid membuat bagan hubungan: Ilmu → Kecerdasan → Keputusan Bijaksana → Keadilan → Kepemimpinan .
Murid juga menganalisis bahwa keberanian bukan berarti bertindak tanpa pertimbangan, tetapi keberanian harus digunakan untuk membela kebenaran dengan ilmu, akhlak, tanggung jawab, dan kebijaksanaan.
Mengomunikasikan: Kelompok mempresentasikan hasil analisis dan kelompok lain memberikan tanggapan secara santun.
Pembelajaran Berdiferensiasi:
- Proses: guru memberikan pertanyaan analisis dengan tingkat bantuan yang berbeda sesuai kesiapan murid.
- Produk: peta konsep, bagan sebab-akibat, tabel analisis, cerita analitis, atau presentasi.
KEGIATAN PENUTUP
Refleksi: “Mengapa ilmu harus digunakan secara bijaksana?”
Rangkuman: Guru dan murid menyimpulkan hubungan ilmu, kecerdasan, keberanian, keadilan, kesetiaan, dan keteguhan dengan perjuangan serta kepemimpinan Ali bin Abi Thalib.
Tindak Lanjut: Murid menuliskan satu contoh penggunaan ilmu secara bijaksana di rumah atau madrasah.
Penutup: Doa dan salam.
📕 PERTEMUAN 4 — 2 JP (70 MENIT)
Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, Cinta Diri dan Sesama, Cinta Ilmu, Cinta Lingkungan, serta Cinta Tanah Air
KEGIATAN PENDAHULUAN
Salam dan Doa: Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan selawat.
Apersepsi: Guru mengajak murid mengingat kembali hubungan antara ilmu, keberanian, keadilan, kesetiaan, amanah, dan kepemimpinan Ali bin Abi Thalib.
Motivasi: Guru menjelaskan bahwa mempelajari sejarah akan bermakna apabila nilai keteladanan diwujudkan dalam aksi nyata.
KEGIATAN INTI
Mendengarkan (Mindful): Murid menyimak cerita reflektif tentang keberanian, ilmu, kesetiaan, amanah, keadilan, kesederhanaan, dan keteguhan Ali bin Abi Thalib.
Mengeksplorasi: Murid mengevaluasi beberapa situasi kehidupan sehari-hari dan menentukan perilaku yang paling sesuai dengan keteladanan Ali bin Abi Thalib.
Contoh situasi:
- Teman mengajak menyontek saat ulangan.
- Menemukan barang milik teman di kelas.
- Ada teman yang diperlakukan tidak adil.
- Teman mengalami kesulitan memahami pelajaran.
- Lingkungan kelas menjadi kotor setelah kegiatan.
- Mendapat tugas kelompok tetapi ada anggota yang tidak menjalankan tanggung jawabnya.
Mengasosiasi (Meaningful): Murid mengevaluasi pilihan tindakan dan menjelaskan alasan berdasarkan keteladanan Ali bin Abi Thalib.
Mengomunikasikan (Joyful): Murid memilih dan membuat salah satu produk:
- Poster “Berani Benar dan Cinta Ilmu”.
- Komik keteladanan Ali bin Abi Thalib.
- Cerita inspiratif.
- Jurnal belajar dan jurnal aksi.
- Bermain peran.
- Simulasi pengambilan keputusan yang adil.
- Peta konsep keteladanan Ali bin Abi Thalib.
Pembelajaran Berdiferensiasi:
- Proses: murid dapat bekerja individu, berpasangan, atau berkelompok sesuai kesiapan dan minat.
- Produk: murid memilih poster, komik, cerita inspiratif, jurnal, bermain peran, simulasi, peta konsep, atau proyek “Berani Benar dan Cinta Ilmu”.
❤️ PROYEK “BERANI BENAR DAN CINTA ILMU”
Setiap murid memilih minimal satu aksi nyata yang akan dilakukan setelah mempelajari keteladanan Ali bin Abi Thalib.
- Aku akan berani berkata benar dengan cara yang santun.
- Aku akan rajin membaca dan belajar.
- Aku akan menggunakan ilmu untuk membantu orang lain.
- Aku akan menjaga amanah dan tanggung jawab.
- Aku akan berlaku adil kepada teman.
- Aku akan hidup sederhana dan tidak berlebihan.
- Aku akan peduli kepada sesama.
- Aku akan menjaga kebersihan dan lingkungan madrasah.
- Aku akan menjadi warga yang bertanggung jawab dan mencintai tanah air.
KEGIATAN PENUTUP
Refleksi: “Apa tindakan nyata yang akan kamu lakukan untuk menunjukkan bahwa kamu mencintai ilmu dan berani membela kebenaran?”
Rangkuman: Murid bersama guru menyimpulkan biografi, sifat, peran, perjuangan, kepemimpinan, dan keteladanan Ali bin Abi Thalib.
Tindak Lanjut: Murid melaksanakan aksi nyata yang telah dipilih dan mencatat pelaksanaannya dalam jurnal selama satu minggu.
Penutup: Doa, selawat, dan salam.
I ASESMEN PEMBELAJARAN
🩺 ASESMEN DIAGNOSTIK
- Tanya jawab tentang sahabat Nabi Muhammad saw.
- Mengidentifikasi pengetahuan awal murid tentang Ali bin Abi Thalib.
- Pertanyaan tentang hubungan Ali bin Abi Thalib dengan Nabi Muhammad saw.
- Pertanyaan sederhana tentang keberanian, ilmu, amanah, keadilan, dan tanggung jawab.
📝 ASESMEN FORMATIF
Observasi:
- Keaktifan mengikuti pembelajaran.
- Keberanian menyampaikan pendapat.
- Kejujuran.
- Tanggung jawab.
- Kerja sama.
- Kemampuan komunikasi.
- Kemampuan berpikir kritis.
- Sikap menghargai pendapat teman.
Penilaian Kinerja:
Kemampuan membaca, menyimak, mengidentifikasi, menjelaskan, menghubungkan, menganalisis, berdiskusi, bercerita, mempresentasikan, dan menghasilkan karya.
Penugasan:
Tabel biografi, kartu sifat, cerita keteladanan, peta konsep, analisis kasus, jurnal belajar, dan jurnal aksi.
🎯 ASESMEN SUMATIF
Tes Tulis:
Murid menjawab pertanyaan mengenai biografi, hubungan dengan Nabi Muhammad saw., peran, perjuangan, kepemimpinan, serta sifat keteladanan Ali bin Abi Thalib.
Projek Sederhana:
Murid menghasilkan poster, komik, cerita inspiratif, jurnal, bermain peran, simulasi, peta konsep, atau proyek “Berani Benar dan Cinta Ilmu”.
📊 RUBRIK PENILAIAN PROJEK
| Aspek | 4 — Sangat Baik | 3 — Baik | 2 — Cukup | 1 — Perlu Bimbingan |
|---|---|---|---|---|
| Pemahaman Materi | Memahami biografi, peran, sifat, perjuangan, dan keteladanan Ali bin Abi Thalib dengan sangat tepat. | Memahami sebagian besar materi dengan tepat. | Memahami sebagian materi tetapi masih memerlukan bantuan. | Belum memahami materi dengan baik. |
| Penalaran Kritis | Mampu menganalisis hubungan ilmu, keberanian, kecerdasan, keadilan, kesetiaan, dan keteguhan dengan sangat jelas. | Mampu menjelaskan hubungan dengan cukup tepat. | Analisis masih sederhana dan memerlukan bantuan. | Belum mampu menganalisis hubungan. |
| Keteladanan | Mampu menghubungkan keteladanan Ali bin Abi Thalib dengan kehidupan nyata secara sangat jelas dan relevan. | Mampu memberikan contoh penerapan yang sesuai. | Contoh penerapan masih terbatas. | Belum mampu memberikan contoh penerapan. |
| Kreativitas | Karya sangat kreatif, menarik, informatif, dan komunikatif. | Karya menarik dan cukup kreatif. | Karya masih sederhana. | Karya belum selesai atau belum sesuai. |
| Komunikasi | Menyampaikan gagasan dengan jelas, santun, percaya diri, dan mampu menjawab pertanyaan. | Menyampaikan gagasan dengan cukup jelas. | Masih memerlukan bantuan dalam menyampaikan gagasan. | Belum mampu menjelaskan karya. |
| Kolaborasi | Sangat aktif bekerja sama, berbagi tugas, membantu teman, dan menghargai anggota kelompok. | Bekerja sama dengan baik. | Kadang terlibat dalam kelompok. | Belum menunjukkan kerja sama. |
| Aksi Nyata | Melaksanakan aksi secara konsisten dan mampu menjelaskan perubahan perilaku yang dilakukan. | Melaksanakan aksi dengan cukup konsisten. | Melaksanakan aksi tetapi belum konsisten. | Belum melaksanakan aksi nyata. |
🔄 TINDAK LANJUT
🌱 Remedial
Murid yang belum mencapai tujuan pembelajaran memperoleh pendampingan melalui cerita bergambar, kartu tokoh, timeline sederhana, membaca terbimbing, video pembelajaran, pertanyaan bertahap, dan kegiatan mencocokkan sifat dengan perilaku.
🚀 Pengayaan
Murid yang telah mencapai tujuan pembelajaran dapat mencari informasi tambahan dari sumber sejarah yang terpercaya, membuat biografi visual Ali bin Abi Thalib, menyusun komik, membuat presentasi digital, atau menjadi teman pendamping bagi murid lain.
❤️ Aksi Nyata
Murid melaksanakan jurnal aksi selama satu minggu dengan memilih perilaku yang akan diterapkan, seperti rajin belajar, berkata benar, menjaga amanah, berlaku adil, bertanggung jawab, hidup sederhana, peduli kepada teman, dan menjaga lingkungan.
🪞 REFLEKSI MURID
- Apa hal baru yang kamu pelajari tentang Ali bin Abi Thalib?
- Apa hubungan Ali bin Abi Thalib dengan Nabi Muhammad saw.?
- Sifat Ali bin Abi Thalib apa yang paling ingin kamu teladani? Mengapa?
- Bagaimana kamu dapat menunjukkan keberanian dalam membela kebenaran?
- Bagaimana cara kamu menunjukkan kecintaan kepada ilmu?
- Bagaimana cara menggunakan ilmu dengan bijaksana?
- Bagaimana kamu dapat berlaku adil dan amanah kepada teman?
- Apa aksi nyata yang akan kamu lakukan setelah mempelajari bab ini?
“Setelah mempelajari keteladanan Ali bin Abi Thalib, saya akan berusaha menjadi anak yang cinta ilmu, berani berkata benar, amanah, adil, sederhana, bertanggung jawab, setia kepada kebaikan, peduli kepada sesama, serta menggunakan ilmu dan keberanian dengan bijaksana.”
PENGESAHAN
Pecabean, Juli 2026
Mengetahui,
Kepala Madrasah
Amirudin, S.Pd.I.
NIP. 198006182005011005
Guru Mata Pelajaran
Budi Santoso, S.Pd.I., M.Pd.
NIP. 197712022005011003