MODUL AJAR
DEEP LEARNING & KURIKULUM BERBASIS CINTA (KBC)
BAB 6 : KISAH TELADAN UMAR BIN KHATTAB
A IDENTITAS MODUL
B IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
📖 Pengetahuan Awal
Murid telah mengenal Nabi Muhammad saw. dan beberapa sahabat utama beliau. Murid memiliki pengetahuan awal bahwa Umar bin Khattab merupakan salah satu sahabat Nabi Muhammad saw. dan khalifah setelah Abu Bakar ash-Shiddiq.
Sebagian murid telah mengetahui Umar bin Khattab sebagai sosok yang berani, tegas, dan kuat dalam membela kebenaran.
❤️ Minat
Murid umumnya tertarik pada kisah tokoh Islam, cerita kepahlawanan, kisah sahabat Nabi, gambar, video sejarah, permainan edukatif, diskusi, bermain peran, komik, poster, dan proyek kreatif.
👨👩👧 Latar Belakang
Murid memiliki pengalaman dan kebiasaan yang beragam dalam kehidupan keluarga, madrasah, dan masyarakat. Oleh karena itu, pembelajaran menghubungkan kisah Umar bin Khattab dengan pengalaman nyata dalam bersikap adil, bertanggung jawab, sederhana, peduli, dan berani membela kebenaran.
🎯 Kebutuhan Belajar
Visual: gambar Umar bin Khattab, peta wilayah kekhalifahan, timeline, kartu tokoh, infografis, tabel, dan komik.
Auditori: cerita guru, membaca nyaring, menyimak kisah, diskusi, tanya jawab, dan presentasi.
Kinestetik: menyusun kartu peristiwa, bermain peran, simulasi musyawarah, membuat poster, komik, dan proyek kepemimpinan.
C TEMA KURIKULUM BERBASIS CINTA
❤️ Topik Panca Cinta
- Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya.
- Cinta diri dan sesama.
- Cinta ilmu.
- Cinta lingkungan.
- Cinta tanah air.
📚 Materi Insersi
Keberanian, ketegasan, keadilan, amanah, tanggung jawab, kesederhanaan, kepedulian, kejujuran, keteguhan dalam membela kebenaran, musyawarah, kepemimpinan yang bijaksana, kasih sayang, menghargai hak orang lain, kepedulian terhadap lingkungan, serta tanggung jawab sebagai warga masyarakat dan bangsa.
D KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
📘 Pengetahuan Konseptual
Murid memahami biografi Umar bin Khattab, proses masuk Islam, kedekatan dengan Nabi Muhammad saw., peran sebagai sahabat, kedudukan sebagai khalifah kedua, sifat keberanian, ketegasan, keadilan, amanah, kesederhanaan, tanggung jawab, kepedulian, serta keteguhan dalam membela kebenaran.
🛠️ Pengetahuan Prosedural
Murid mampu membaca dan menyimak sumber sejarah, menemukan informasi penting, mengidentifikasi sifat tokoh, menghubungkan sikap Umar dengan kehidupan sehari-hari, menganalisis hubungan karakter pemimpin dengan keberhasilan menjalankan amanah, mengevaluasi keteladanan, dan merancang aksi nyata kepemimpinan yang adil.
🌱 Relevansi Kehidupan Nyata
Keteladanan Umar bin Khattab dapat diterapkan dalam kehidupan murid, seperti berani berkata benar, tegas tanpa menyakiti, berlaku adil kepada teman, menjaga amanah, bertanggung jawab terhadap tugas, hidup sederhana, peduli terhadap sesama, menjaga kebersihan lingkungan, dan ikut menciptakan suasana madrasah yang tertib.
📊 Tingkat Kesulitan
Sedang hingga tinggi. Materi berkembang dari kemampuan mengidentifikasi dan menjelaskan menuju kemampuan menganalisis, mengevaluasi, dan merancang aksi nyata. Penyajian menggunakan cerita, sumber sejarah, gambar, video, diskusi, studi kasus, simulasi, dan proyek kreatif.
🧩 Struktur Materi
- Biografi Umar bin Khattab.
- Umar bin Khattab sebagai sahabat Nabi.
- Masuk Islam dan keteguhan iman Umar.
- Keberanian dan ketegasan Umar.
- Keadilan dan tanggung jawab Umar.
- Kesederhanaan dan kepedulian Umar.
- Umar sebagai khalifah kedua.
- Kepemimpinan Umar dalam menjalankan amanah.
- Kisah-kisah keteladanan Umar bin Khattab.
- Penerapan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.
- Aksi nyata “Pemimpin yang Adil”.
✨ Integrasi Nilai dan Karakter
Keimanan dan ketakwaan, akhlak mulia, keberanian, ketegasan, keadilan, amanah, tanggung jawab, kesederhanaan, kepedulian, kejujuran, keteguhan, musyawarah, disiplin, kerja sama, komunikasi, kreativitas, kemandirian, kepedulian lingkungan, dan cinta tanah air.
E DIMENSI PROFIL LULUSAN
DESAIN PEMBELAJARAN
A. Capaian Pembelajaran (CP)
Murid mampu mengenal, memahami, menganalisis, dan mengambil ibrah dari sejarah perkembangan Islam melalui kisah para sahabat Nabi Muhammad saw., termasuk Umar bin Khattab sebagai sahabat dan khalifah kedua. Murid mampu mengenali keteladanan tokoh dalam keberanian, ketegasan, keadilan, amanah, kesederhanaan, tanggung jawab, dan kepedulian serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari penguatan iman, akhlak mulia, kemampuan bernalar kritis, komunikasi, kolaborasi, kemandirian, kewargaan, dan cinta tanah air.
B. Lintas Disiplin Ilmu
- Bahasa Indonesia: membaca teks sejarah, menemukan informasi, menyimak cerita, berdiskusi, bercerita, menulis refleksi, membuat komik, dan mempresentasikan hasil karya.
- Pendidikan Pancasila: keadilan, tanggung jawab, musyawarah, kepemimpinan, menghargai hak orang lain, gotong royong, kewargaan, dan cinta tanah air.
- Al-Qur'an Hadis: penguatan nilai iman, amanah, keadilan, tanggung jawab, dan membela kebenaran berdasarkan sumber ajaran Islam.
- Bahasa Arab: pengenalan istilah sederhana yang berkaitan dengan sahabat, khalifah, keadilan, amanah, dan kepemimpinan.
- Seni dan Prakarya: membuat poster, komik, infografis, peta konsep, dan media kampanye “Pemimpin yang Adil”.
C TUJUAN PEMBELAJARAN
Murid mampu mengidentifikasi biografi, sifat, peran, dan kisah keteladanan Umar bin Khattab sebagai sahabat Nabi Muhammad saw. dan khalifah kedua, termasuk keberanian, ketegasan, keadilan, tanggung jawab, kesederhanaan, kepedulian, dan keteguhan dalam membela kebenaran berdasarkan sumber sejarah untuk menumbuhkan cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya serta cinta ilmu, sekaligus mengembangkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt.
Murid mampu menjelaskan keteladanan Umar bin Khattab serta menghubungkan keberanian, ketegasan, keadilan, kesederhanaan, amanah, tanggung jawab, dan kepedulian dengan perilaku sehari-hari melalui kegiatan membaca, menyimak, berdiskusi, bercerita, dan bekerja sama untuk menumbuhkan cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, cinta diri dan sesama, serta cinta ilmu, sekaligus mengembangkan kemampuan komunikasi dan kolaborasi.
Murid mampu menganalisis hubungan antara keberanian, ketegasan, keadilan, kesederhanaan, dan kepedulian Umar bin Khattab dengan keberhasilan menjalankan amanah sebagai pemimpin serta menganalisis penerapan sikap tegas secara adil dan bijaksana untuk menumbuhkan cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, cinta diri dan sesama, serta cinta tanah air, sekaligus mengembangkan penalaran kritis, kewargaan, dan komunikasi.
Murid mampu mengevaluasi keteladanan Umar bin Khattab dalam keberanian, keadilan, amanah, kesederhanaan, tanggung jawab, dan kepedulian serta merancang aksi nyata kepemimpinan yang adil dan bertanggung jawab melalui poster, komik, cerita, simulasi kepemimpinan, musyawarah, jurnal, atau proyek “Pemimpin yang Adil” untuk menumbuhkan cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, cinta diri dan sesama, cinta ilmu, cinta lingkungan, serta cinta tanah air, sekaligus mengembangkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt., kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, dan kemandirian.
D INDIKATOR KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN
- Menyebutkan dan mengidentifikasi biografi serta kedudukan Umar bin Khattab sebagai sahabat Nabi Muhammad saw. dan khalifah kedua.
- Mengidentifikasi keberanian, ketegasan, keadilan, tanggung jawab, kesederhanaan, amanah, dan kepedulian Umar bin Khattab melalui kisah-kisah sejarah.
- Menjelaskan makna keteladanan Umar bin Khattab dan memberikan contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
- Menghubungkan keberanian, ketegasan, keadilan, kesederhanaan, amanah, tanggung jawab, dan kepedulian Umar dengan perilaku murid di rumah, madrasah, dan masyarakat.
- Menganalisis hubungan antara sifat kepemimpinan Umar bin Khattab dengan keberhasilan menjalankan amanah serta menganalisis sikap tegas yang tetap adil dan bijaksana.
- Mengevaluasi keteladanan Umar bin Khattab dan menghasilkan rancangan aksi nyata “Pemimpin yang Adil” melalui poster, komik, cerita, simulasi, musyawarah, jurnal, atau proyek sederhana.
E IKLIM / BUDAYA MADRASAH
- Membiasakan salam, doa, basmalah, hamdalah, dan rasa syukur kepada Allah Swt. sebelum dan sesudah pembelajaran.
- Membangun budaya jujur, adil, amanah, disiplin, bertanggung jawab, sederhana, peduli, berani menyampaikan kebenaran, dan menghargai hak orang lain.
- Menciptakan lingkungan belajar yang aman, menyenangkan, kolaboratif, demokratis, bebas dari perundungan, serta memberi kesempatan kepada murid untuk menyampaikan pendapat dengan santun.
- Membiasakan musyawarah, saling membantu, menjaga kebersihan, merawat fasilitas madrasah, dan bertanggung jawab terhadap tugas bersama.
F TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
“Bagaimana kita dapat menjadi pemimpin yang berani, tegas, adil, amanah, sederhana, bertanggung jawab, dan peduli seperti Umar bin Khattab?”
Murid menghubungkan keteladanan Umar bin Khattab dengan situasi nyata di rumah, madrasah, dan masyarakat. Misalnya ketika menjadi ketua kelompok, membagi tugas, menyelesaikan perselisihan, menjaga amanah, mengambil keputusan, membantu teman, menjaga kebersihan, dan melaksanakan tanggung jawab bersama.
G KERANGKA PEMBELAJARAN
🎯 Model Pembelajaran
Problem Based Learning (PBL), Project Based Learning (PjBL), Cooperative Learning, Contextual Teaching and Learning (CTL), pembelajaran berbasis cerita, studi kasus, dan simulasi kepemimpinan.
🧘 Mindful Learning
Murid menyimak kisah Umar bin Khattab dengan penuh perhatian, melakukan jeda refleksi, menyadari nilai keteladanan, dan menghubungkan sikap tokoh dengan tanggung jawab pribadi.
💡 Meaningful Learning
Murid menghubungkan keteladanan Umar dengan pengalaman nyata, seperti berlaku adil kepada teman, menjaga amanah, bertanggung jawab, hidup sederhana, dan peduli terhadap lingkungan.
😊 Joyful Learning
Pembelajaran dilakukan melalui cerita, kartu tokoh, permainan edukatif, kuis, diskusi, komik, poster, bermain peran, simulasi musyawarah, dan proyek “Pemimpin yang Adil”.
📚 Metode Pembelajaran
Membaca, menyimak, cerita, tanya jawab, diskusi, kerja kelompok, studi kasus, bercerita, bermain peran, simulasi, musyawarah, presentasi, refleksi, penugasan, dan proyek.
🔄 Strategi Berdiferensiasi
Konten, proses, dan produk disesuaikan dengan kesiapan, minat, kebutuhan, serta profil belajar murid.
Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi
Diferensiasi Konten: Murid memperoleh materi melalui teks biografi, cerita bergambar, timeline, kartu tokoh, video, infografis, dan bahan bacaan dengan tingkat kompleksitas yang berbeda.
Diferensiasi Proses: Murid dapat belajar secara mandiri, berpasangan, kelompok kecil, melalui membaca terbimbing, menyimak cerita, diskusi, studi kasus, bermain peran, simulasi, atau menggunakan peta konsep.
Diferensiasi Produk: Murid dapat memilih menghasilkan poster, komik, cerita, infografis, peta konsep, jurnal, simulasi kepemimpinan, presentasi, atau proyek “Pemimpin yang Adil”.
Kemitraan Pembelajaran
- Lingkungan Sekolah: guru, teman sebaya, perpustakaan, wali kelas, dan warga madrasah.
- Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat: keluarga dan masyarakat sekitar sebagai sumber pengalaman penerapan keadilan, amanah, tanggung jawab, kepedulian, dan kepemimpinan.
- Mitra Digital: website pembelajaran SKI, video edukasi, perpustakaan digital, gambar sejarah, dan sumber belajar daring yang sesuai usia.
Lingkungan Belajar
- Ruang Fisik: kelas, perpustakaan, halaman madrasah, dan ruang kegiatan.
- Ruang Virtual: website media pembelajaran SKI MIN 2 Tegal.
- Budaya Belajar: santun, adil, aman, aktif, kolaboratif, kritis, reflektif, bertanggung jawab, dan menyenangkan.
Pemanfaatan Digital
- Video atau audio cerita tentang Umar bin Khattab.
- Infografis dan timeline perjalanan kehidupan Umar bin Khattab.
- Website pembelajaran SKI sebagai sumber belajar dan dokumentasi karya murid.
- Media presentasi digital untuk proyek “Pemimpin yang Adil”.
📘 PERTEMUAN 1 — 2 JP (70 MENIT)
Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya serta Cinta Ilmu
KEGIATAN PENDAHULUAN
Salam dan Doa: Guru mengucapkan salam, mengajak murid berdoa, membaca basmalah, dan mengondisikan kelas.
Apersepsi: Guru bertanya, “Siapakah sahabat Nabi yang kalian ketahui?” dan “Apa yang kalian ketahui tentang Umar bin Khattab?”
Motivasi: Guru menjelaskan bahwa mempelajari kehidupan Umar bin Khattab dapat membantu murid memahami contoh keberanian, keadilan, amanah, dan keteguhan iman.
Penyampaian Tujuan: Guru menyampaikan bahwa murid akan mengidentifikasi biografi, sifat, peran, dan kisah keteladanan Umar bin Khattab.
KEGIATAN INTI
Mengamati (Mindful): Murid menyimak cerita atau video pendek tentang kehidupan Umar bin Khattab, mulai dari kehidupan sebelum Islam, masuk Islam, kedekatannya dengan Nabi Muhammad saw., hingga menjadi khalifah kedua.
Mengeksplorasi (Meaningful): Murid membaca bahan ajar mengenai biografi Umar bin Khattab, sifat, peran, dan kisah keteladanannya.
Mengasosiasi: Murid mengisi tabel “Mengenal Umar bin Khattab” yang memuat nama, kedudukan, peran, sifat, dan kisah keteladanan.
Mengomunikasikan: Murid menyampaikan hasil identifikasi secara lisan atau tertulis.
Proses: Murid dapat menggunakan teks bacaan, kartu informasi, gambar, video, atau membaca terbimbing sesuai kebutuhan.
Produk: Tabel identifikasi biografi, sifat, peran, dan keteladanan Umar bin Khattab.
KEGIATAN PENUTUP
Refleksi: “Sifat Umar bin Khattab apa yang paling membuatmu kagum? Mengapa?”
Rangkuman: Guru dan murid menyimpulkan biografi, peran, sifat, dan keteladanan Umar bin Khattab.
Tindak Lanjut: Murid menceritakan kepada keluarga satu keteladanan Umar bin Khattab yang dipelajari.
Penutup: Doa dan salam.
📗 PERTEMUAN 2 — 2 JP (70 MENIT)
Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, Cinta Diri dan Sesama, serta Cinta Ilmu
KEGIATAN PENDAHULUAN
Salam dan Doa: Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan rasa syukur.
Apersepsi: Murid mengingat kembali biografi dan sifat Umar bin Khattab.
Motivasi: Guru memberikan pertanyaan, “Apa bedanya berani dengan nekat?” dan “Bagaimana cara bersikap tegas tetapi tetap adil?”
KEGIATAN INTI
Mengamati (Joyful): Murid mengamati kartu situasi yang menunjukkan keberanian, ketegasan, keadilan, kesederhanaan, amanah, tanggung jawab, dan kepedulian.
Menanya: Murid mengajukan pertanyaan tentang hubungan sifat Umar dengan kehidupan sehari-hari.
Mengeksplorasi (Meaningful): Kelompok membaca kisah-kisah keteladanan Umar dan menemukan nilai yang dapat diterapkan.
Mengasosiasi: Murid memasangkan sifat Umar dengan contoh perilaku sehari-hari.
Mengomunikasikan: Setiap kelompok menceritakan satu kisah keteladanan Umar dan menjelaskan penerapannya.
Pembelajaran Berdiferensiasi:
- Proses: murid dapat menggunakan kartu gambar, tabel, cerita, membaca sumber, atau bimbingan guru.
- Produk: tabel “Sifat Umar dan Perilakuku”, peta konsep, cerita singkat, atau presentasi.
KEGIATAN PENUTUP
Refleksi: “Bagaimana kamu menunjukkan sikap adil kepada teman?”
Rangkuman: Guru dan murid menyimpulkan hubungan keteladanan Umar dengan perilaku sehari-hari.
Tindak Lanjut: Murid memilih satu sikap Umar untuk dipraktikkan selama satu hari.
Penutup: Doa dan salam.
📙 PERTEMUAN 3 — 2 JP (70 MENIT)
Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, Cinta Diri dan Sesama, serta Cinta Tanah Air
KEGIATAN PENDAHULUAN
Salam dan Doa: Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: Guru meminta murid menyebutkan kembali sifat-sifat utama Umar bin Khattab.
Motivasi: Guru memberikan kasus sederhana tentang seorang ketua kelas yang harus membagi tugas secara adil.
KEGIATAN INTI
Bercerita (Joyful): Guru menceritakan beberapa kisah kepemimpinan Umar bin Khattab yang menunjukkan keberanian, ketegasan, keadilan, kesederhanaan, dan kepedulian terhadap masyarakat.
Mengeksplorasi: Kelompok membaca sumber sejarah dan menemukan bukti sifat kepemimpinan Umar.
Mengasosiasi (Meaningful): Murid menganalisis pertanyaan: “Mengapa keberanian dan ketegasan Umar dapat menjadi kekuatan dalam menjalankan amanah, tetapi harus disertai keadilan dan kebijaksanaan?”
Murid menganalisis beberapa studi kasus tentang ketegasan, keadilan, tanggung jawab, dan kepedulian.
Mengomunikasikan: Kelompok mempresentasikan hubungan antara sifat kepemimpinan Umar dengan keberhasilan menjalankan amanah.
Pembelajaran Berdiferensiasi:
- Proses: guru menyediakan studi kasus dengan tingkat kompleksitas berbeda serta pertanyaan pemantik bertahap.
- Produk: tabel sebab-akibat, peta konsep, analisis kasus, atau presentasi.
KEGIATAN PENUTUP
Refleksi: “Apakah sikap tegas selalu berarti keras? Jelaskan.”
Rangkuman: Ketegasan harus disertai keadilan, kebijaksanaan, tanggung jawab, dan kepedulian.
Tindak Lanjut: Murid mengamati satu situasi di rumah atau madrasah yang membutuhkan sikap adil dan bijaksana.
Penutup: Doa dan salam.
📕 PERTEMUAN 4 — 2 JP (70 MENIT)
Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu, Cinta Diri dan Sesama, Cinta Lingkungan, serta Cinta Tanah Air
KEGIATAN PENDAHULUAN
Salam dan Doa: Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: Murid mengingat kembali hasil analisis kepemimpinan Umar bin Khattab.
Motivasi: Guru menyampaikan bahwa keteladanan sejarah akan lebih bermakna apabila diwujudkan dalam tindakan nyata.
KEGIATAN INTI
Mendengarkan (Mindful): Murid menyimak cerita reflektif tentang keadilan, amanah, kesederhanaan, tanggung jawab, dan kepedulian Umar bin Khattab.
Mengeksplorasi: Murid bekerja dalam kelompok untuk mengevaluasi beberapa perilaku pemimpin dalam situasi sehari-hari.
Mengasosiasi (Meaningful): Murid menentukan perilaku yang mencerminkan kepemimpinan adil dan perilaku yang tidak sesuai dengan keteladanan Umar.
Mengomunikasikan (Joyful): Kelompok mempresentasikan hasil evaluasi.
Guru mengenalkan proyek: “PEMIMPIN YANG ADIL”.
❤️ RANCANGAN PROYEK “PEMIMPIN YANG ADIL”
Setiap murid atau kelompok memilih salah satu bentuk karya:
- Poster “Pemimpin yang Adil”.
- Komik keteladanan Umar bin Khattab.
- Cerita tentang pemimpin yang amanah.
- Simulasi kepemimpinan.
- Simulasi musyawarah.
- Jurnal kepemimpinan.
- Infografis sifat Umar bin Khattab.
Pembelajaran Berdiferensiasi:
- Proses: murid dapat memilih bekerja mandiri, berpasangan, atau berkelompok.
- Produk: poster, komik, cerita, simulasi, jurnal, infografis, atau rancangan proyek.
KEGIATAN PENUTUP
Refleksi: “Sikap apa yang harus dimiliki seorang pemimpin agar tidak berlaku semena-mena?”
Rangkuman: Pemimpin harus amanah, adil, bertanggung jawab, sederhana, peduli, berani, dan bijaksana.
Tindak Lanjut: Murid menyelesaikan rancangan karya/proyek untuk dipresentasikan pada pertemuan berikutnya.
Penutup: Doa dan salam.
📒 PERTEMUAN 5 — 2 JP (70 MENIT)
Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, Cinta Diri dan Sesama, Cinta Ilmu, Cinta Lingkungan, serta Cinta Tanah Air
KEGIATAN PENDAHULUAN
Salam dan Doa: Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan rasa syukur.
Apersepsi: Murid mengingat kembali sifat keteladanan dan hasil analisis kepemimpinan Umar bin Khattab.
Motivasi: Guru menyampaikan bahwa seorang pemimpin bukan hanya pandai berbicara, tetapi harus mampu menunjukkan tanggung jawab melalui tindakan nyata.
KEGIATAN INTI
Mengamati: Murid mengamati kembali karya yang telah dibuat dan melakukan perbaikan berdasarkan masukan guru dan teman.
Mengeksplorasi: Murid menyelesaikan proyek “Pemimpin yang Adil”.
Mengasosiasi (Meaningful): Murid menghubungkan hasil proyek dengan kehidupan nyata di rumah, madrasah, masyarakat, dan lingkungan.
Mengomunikasikan (Joyful): Murid mempresentasikan karya, menampilkan simulasi kepemimpinan, melakukan musyawarah, atau menceritakan hasil proyek.
Teman memberikan apresiasi dan tanggapan dengan bahasa yang santun.
Pembelajaran Berdiferensiasi:
- Proses: murid dapat menyelesaikan karya secara individu, berpasangan, atau berkelompok.
- Produk: poster, komik, cerita, simulasi, musyawarah, jurnal, infografis, atau proyek “Pemimpin yang Adil”.
❤️ AKSI NYATA “PEMIMPIN YANG ADIL”
Setiap murid membuat komitmen sederhana:
- Aku akan berani berkata benar dengan cara yang santun.
- Aku akan bersikap tegas tanpa menyakiti orang lain.
- Aku akan berlaku adil kepada teman.
- Aku akan menjaga amanah.
- Aku akan bertanggung jawab terhadap tugas.
- Aku akan hidup sederhana dan tidak berlebihan.
- Aku akan peduli kepada teman yang membutuhkan.
- Aku akan menjaga kebersihan dan lingkungan madrasah.
- Aku akan bermusyawarah sebelum mengambil keputusan bersama.
- Aku akan mencintai madrasah, masyarakat, dan tanah air.
KEGIATAN PENUTUP
Refleksi: “Apa yang akan kamu lakukan agar menjadi pemimpin yang adil dalam kelompokmu?”
Rangkuman: Guru dan murid menyimpulkan keteladanan Umar bin Khattab dalam keberanian, keadilan, amanah, kesederhanaan, tanggung jawab, dan kepedulian.
Tindak Lanjut: Murid melaksanakan aksi nyata yang telah dirancang dan mencatat pelaksanaannya dalam jurnal.
Penutup: Doa, hamdalah, dan salam.
I ASESMEN PEMBELAJARAN
🩺 ASESMEN DIAGNOSTIK
- Tanya jawab tentang sahabat Nabi Muhammad saw.
- Menanyakan pengetahuan awal tentang Umar bin Khattab.
- Mengidentifikasi pemahaman awal tentang khalifah.
- Pertanyaan sederhana tentang arti keberanian, keadilan, amanah, dan tanggung jawab.
📝 ASESMEN FORMATIF
Observasi:
- Keaktifan dalam pembelajaran.
- Keberanian menyampaikan pendapat.
- Kejujuran.
- Keadilan.
- Tanggung jawab.
- Kerja sama.
- Kepedulian.
- Kemampuan komunikasi.
- Kemampuan berpikir kritis.
Penilaian Kinerja:
Kemampuan membaca, menyimak, mengidentifikasi, menjelaskan, menghubungkan, menganalisis, berdiskusi, bercerita, mempresentasikan, dan melakukan simulasi.
Penugasan:
Tabel biografi Umar, tabel keteladanan, peta konsep, analisis studi kasus, rancangan proyek, dan jurnal aksi nyata.
🎯 ASESMEN SUMATIF
Tes Tulis:
Murid menjawab pertanyaan tentang biografi, peran, sifat, keteladanan, kepemimpinan, keadilan, amanah, kesederhanaan, tanggung jawab, dan kepedulian Umar bin Khattab.
Projek Sederhana:
Murid menghasilkan poster, komik, cerita, simulasi kepemimpinan, musyawarah, jurnal, infografis, atau proyek “Pemimpin yang Adil”.
📊 RUBRIK PENILAIAN PROJEK
| Aspek | 4 — Sangat Baik | 3 — Baik | 2 — Cukup | 1 — Perlu Bimbingan |
|---|---|---|---|---|
| Pemahaman Materi | Memahami biografi, peran, sifat, dan keteladanan Umar bin Khattab dengan sangat tepat. | Memahami sebagian besar materi dengan tepat. | Memahami sebagian materi tetapi masih memerlukan bantuan. | Belum memahami materi dengan baik. |
| Penalaran Kritis | Mampu menganalisis hubungan sifat kepemimpinan Umar dengan keberhasilan menjalankan amanah secara sangat jelas. | Mampu menjelaskan hubungan dengan cukup tepat. | Analisis masih sederhana dan memerlukan bantuan. | Belum mampu menganalisis hubungan. |
| Keadilan dan Keteladanan | Mampu menghubungkan keteladanan Umar dengan kehidupan nyata secara sangat jelas dan memberikan contoh konkret. | Mampu memberikan contoh penerapan yang sesuai. | Contoh penerapan masih terbatas. | Belum mampu memberikan contoh penerapan. |
| Kreativitas | Karya sangat kreatif, menarik, informatif, dan komunikatif. | Karya menarik dan cukup kreatif. | Karya masih sederhana. | Karya belum selesai atau belum sesuai. |
| Komunikasi | Menyampaikan gagasan dengan jelas, santun, percaya diri, dan mampu menjawab pertanyaan. | Menyampaikan gagasan dengan cukup jelas. | Masih memerlukan bantuan dalam menyampaikan gagasan. | Belum mampu menjelaskan karya. |
| Kolaborasi | Sangat aktif bekerja sama, menghargai pendapat, dan membantu anggota kelompok. | Bekerja sama dengan baik. | Kadang terlibat dalam kelompok. | Belum menunjukkan kerja sama. |
| Tanggung Jawab | Menyelesaikan tugas dengan sangat bertanggung jawab dan melaksanakan aksi nyata secara konsisten. | Menyelesaikan tugas dan aksi dengan baik. | Tugas atau aksi masih memerlukan bimbingan. | Belum menunjukkan tanggung jawab. |
🔄 TINDAK LANJUT
🌱 Remedial
Murid yang belum mencapai tujuan pembelajaran memperoleh pendampingan melalui cerita bergambar, kartu tokoh, timeline, membaca terbimbing, video sederhana, peta konsep, dan pertanyaan bertahap.
Guru memberikan contoh konkret tentang keberanian, keadilan, amanah, tanggung jawab, kesederhanaan, dan kepedulian.
🚀 Pengayaan
Murid yang telah mencapai tujuan pembelajaran dapat mencari informasi tambahan mengenai kepemimpinan Umar bin Khattab dari sumber terpercaya.
Murid dapat membuat infografis tambahan, cerita, komik, presentasi, atau menjadi teman pendamping bagi murid lain.
❤️ Aksi Nyata
Murid melaksanakan jurnal aksi selama satu minggu dengan memilih perilaku yang akan diterapkan, seperti berlaku adil, menjaga amanah, bertanggung jawab, hidup sederhana, peduli kepada teman, menjaga lingkungan, dan berani menyampaikan kebenaran secara santun.
🪞 REFLEKSI MURID
- Apa hal baru yang kamu pelajari tentang Umar bin Khattab?
- Sifat Umar bin Khattab apa yang paling ingin kamu teladani? Mengapa?
- Bagaimana cara kamu menunjukkan sikap berani membela kebenaran tanpa menyakiti orang lain?
- Bagaimana cara kamu bersikap tegas tetapi tetap adil?
- Apa contoh amanah dan tanggung jawab yang dapat kamu lakukan di madrasah?
- Bagaimana kamu dapat menerapkan kesederhanaan dalam kehidupan sehari-hari?
- Bagaimana cara kamu menunjukkan kepedulian kepada teman dan lingkungan?
- Apa yang akan kamu lakukan agar menjadi “Pemimpin yang Adil”?
“Setelah mempelajari kisah teladan Umar bin Khattab, saya akan berusaha menjadi anak yang berani membela kebenaran, tegas tetapi adil, amanah, bertanggung jawab, sederhana, peduli kepada sesama, menjaga lingkungan, dan dapat dipercaya.”
PENGESAHAN
Pecabean, Juli 2026
Mengetahui,
Kepala Madrasah
Amirudin, S.Pd.I.
NIP. 198006182005011005
Guru Mata Pelajaran
Budi Santoso, S.Pd.I., M.Pd.
NIP. 197712022005011003