MODUL AJAR
DEEP LEARNING & KURIKULUM BERBASIS CINTA (KBC)
BAB 5 : KISAH TELADAN ABU BAKAR ASH-SHIDDIQ
A IDENTITAS MODUL
B IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
📖 Pengetahuan Awal
Murid telah mengenal Nabi Muhammad saw. sebagai nabi dan rasul Allah Swt. serta mengetahui beberapa sahabat utama beliau. Sebagian murid telah mengenal Abu Bakar ash-Shiddiq sebagai sahabat dekat Nabi Muhammad saw. dan khalifah pertama setelah wafatnya Rasulullah saw.
❤️ Minat
Murid umumnya tertarik pada kisah sahabat Nabi, cerita sejarah Islam, video pembelajaran, gambar tokoh, permainan edukatif, diskusi, bercerita, bermain peran, membuat poster, komik, dan proyek sederhana.
👨👩👧 Latar Belakang
Murid memiliki pengalaman keluarga dan lingkungan sosial yang beragam. Pembelajaran perlu menghubungkan kisah Abu Bakar ash-Shiddiq dengan pengalaman nyata murid dalam menerapkan kejujuran, amanah, kesetiaan, keberanian, kedermawanan, kesabaran, kesederhanaan, dan keteguhan dalam kebaikan.
🎯 Kebutuhan Belajar
Visual: teks biografi, gambar tokoh, garis waktu, kartu sifat, peta konsep, poster, komik, dan infografis.
Auditori: cerita guru, membaca nyaring, menyimak kisah, diskusi, tanya jawab, dan presentasi.
Kinestetik: menyusun kartu peristiwa, bermain peran, membuat poster, komik, kartu aksi, jurnal, dan proyek sederhana.
C TEMA KURIKULUM BERBASIS CINTA
❤️ Topik Panca Cinta
- Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya.
- Cinta diri dan sesama.
- Cinta ilmu.
- Cinta lingkungan.
- Cinta tanah air.
📚 Materi Insersi
Kejujuran, siddiq, amanah, kesetiaan, keberanian, kedermawanan, kesabaran, kesederhanaan, keteguhan pendirian, tanggung jawab, kepedulian, kasih sayang, persaudaraan, kepemimpinan, rela berkorban, menjaga lingkungan, serta cinta kepada bangsa dan negara.
D KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
📘 Pengetahuan Konseptual
Murid memahami biografi Abu Bakar ash-Shiddiq, nama dan kedudukan beliau, hubungan dengan Nabi Muhammad saw., sifat siddiq, amanah, setia, dermawan, sabar, berani, sederhana, teguh pendirian, peran sebagai sahabat, serta peran sebagai khalifah pertama.
🛠️ Pengetahuan Prosedural
Murid mampu membaca dan menyimak sumber sejarah, menemukan informasi penting, mengidentifikasi sifat dan peran Abu Bakar, menghubungkan keteladanan dengan kehidupan sehari-hari, menganalisis alasan kepercayaan Nabi Muhammad saw., mengevaluasi keteladanan, dan merancang aksi nyata.
🌱 Relevansi Kehidupan Nyata
Murid menghubungkan keteladanan Abu Bakar dengan perilaku sehari-hari, seperti berkata jujur, menjaga amanah, setia kepada teman dalam kebaikan, berani mengatakan benar, berbagi, bersabar, hidup sederhana, bertanggung jawab, dan teguh melakukan kebaikan.
📊 Tingkat Kesulitan
Sedang hingga tinggi. Materi bergerak dari pengenalan biografi dan sifat, penjelasan keteladanan, analisis hubungan sifat dengan kepercayaan Nabi dan amanah kekhalifahan, hingga evaluasi dan aksi nyata.
🧩 Struktur Materi
- Biografi Abu Bakar ash-Shiddiq.
- Nama, kedudukan, dan hubungan dengan Nabi Muhammad saw.
- Sifat siddiq dan amanah.
- Kesetiaan kepada Nabi Muhammad saw.
- Keberanian dan keteguhan iman.
- Kedermawanan dan kepedulian.
- Kesabaran dan kesederhanaan.
- Peran Abu Bakar sebagai sahabat Nabi.
- Peran Abu Bakar sebagai khalifah pertama.
- Keteladanan Abu Bakar dalam kehidupan sehari-hari.
- Aksi nyata membiasakan sifat terpuji.
✨ Integrasi Nilai dan Karakter
Keimanan dan ketakwaan, akhlak mulia, kejujuran, amanah, kesetiaan, keberanian, kedermawanan, kesabaran, kesederhanaan, keteguhan, tanggung jawab, kepedulian, kerja sama, kemandirian, kreativitas, komunikasi, cinta ilmu, cinta lingkungan, dan cinta tanah air.
E DIMENSI PROFIL LULUSAN
DESAIN PEMBELAJARAN
A. Capaian Pembelajaran (CP)
Murid mampu mengenal, memahami, menganalisis, dan mengambil ibrah dari sejarah kehidupan sahabat Nabi Muhammad saw., khususnya Abu Bakar ash-Shiddiq, meliputi biografi, sifat, peran, perjuangan, kepemimpinan, dan keteladanan beliau. Murid mampu menghubungkan nilai-nilai keteladanan tersebut dengan kehidupan sehari-hari untuk menumbuhkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt., kecintaan kepada Rasulullah saw., kecintaan kepada sesama dan ilmu, serta membiasakan akhlak mulia.
B. Lintas Disiplin Ilmu
- Bahasa Indonesia: membaca sumber sejarah, menemukan informasi, menyimak, berdiskusi, bercerita, menulis jurnal, membuat cerita inspiratif, dan mempresentasikan karya.
- Pendidikan Pancasila: kejujuran, tanggung jawab, persatuan, kepedulian, gotong royong, keberanian, dan cinta tanah air.
- Al-Qur'an Hadis: menguatkan nilai kejujuran, amanah, keteguhan iman, kedermawanan, dan akhlak mulia berdasarkan sumber keislaman.
- Akidah Akhlak: siddiq, amanah, sabar, berani, dermawan, istiqamah, sederhana, dan teguh pendirian.
- Seni dan Prakarya: membuat poster, komik, kartu aksi, cerita inspiratif, dan karya visual tentang keteladanan Abu Bakar.
C TUJUAN PEMBELAJARAN
Murid mampu mengidentifikasi biografi, sifat, peran, dan kisah keteladanan Abu Bakar ash-Shiddiq, termasuk kejujuran, kesetiaan, keberanian, kedermawanan, dan keteguhan iman berdasarkan sumber sejarah untuk menumbuhkan cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya serta cinta ilmu, sekaligus mengembangkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt.
Murid mampu menjelaskan keteladanan Abu Bakar ash-Shiddiq serta menghubungkan sifat siddiq, amanah, setia, dermawan, sabar, berani, dan teguh pendirian dengan perilaku sehari-hari melalui kegiatan membaca, menyimak, berdiskusi, bercerita, dan bekerja sama untuk menumbuhkan cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, cinta diri dan sesama, serta cinta ilmu, sekaligus mengembangkan kemampuan komunikasi dan kolaborasi.
Murid mampu menganalisis alasan Abu Bakar ash-Shiddiq memperoleh kepercayaan Nabi Muhammad saw. serta hubungan antara kejujuran, kesetiaan, keberanian, kedermawanan, dan keteguhan iman dengan amanah beliau sebagai sahabat dan khalifah untuk menumbuhkan cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya serta cinta diri dan sesama, sekaligus mengembangkan penalaran kritis, kemandirian, dan komunikasi.
Murid mampu mengevaluasi keteladanan Abu Bakar ash-Shiddiq dan merancang aksi nyata untuk membiasakan sikap jujur, amanah, setia, berani, dermawan, sabar, sederhana, dan teguh dalam kebaikan melalui poster, komik, cerita inspiratif, jurnal, bermain peran, kartu aksi, atau proyek sederhana.
Murid mampu melaksanakan dan mempresentasikan aksi nyata keteladanan Abu Bakar ash-Shiddiq serta merefleksikan hasilnya melalui karya dan kegiatan kolaboratif untuk menumbuhkan cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, cinta diri dan sesama, cinta ilmu, cinta lingkungan, serta cinta tanah air, sekaligus mengembangkan keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, dan kemandirian.
D INDIKATOR KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN
- Menyebutkan informasi penting tentang biografi Abu Bakar ash-Shiddiq, termasuk kedudukan dan hubungan beliau dengan Nabi Muhammad saw.
- Mengidentifikasi sifat kejujuran, siddiq, amanah, kesetiaan, keberanian, kedermawanan, kesabaran, kesederhanaan, dan keteguhan pendirian Abu Bakar ash-Shiddiq.
- Menjelaskan contoh keteladanan Abu Bakar dan menghubungkannya dengan perilaku sehari-hari.
- Menganalisis alasan Abu Bakar memperoleh kepercayaan Nabi Muhammad saw. serta hubungan sifat-sifat beliau dengan amanah sebagai sahabat dan khalifah.
- Mengevaluasi nilai keteladanan Abu Bakar yang paling relevan untuk diterapkan dalam kehidupan murid.
- Merancang, melaksanakan, mempresentasikan, dan merefleksikan aksi nyata yang mencerminkan sikap jujur, amanah, setia, berani, dermawan, sabar, sederhana, dan teguh dalam kebaikan.
E IKLIM / BUDAYA MADRASAH
- Membiasakan salam, doa, basmalah, hamdalah, dan selawat sebelum pembelajaran sebagai bentuk cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya.
- Membangun budaya jujur, amanah, disiplin, bertanggung jawab, saling membantu, menghargai pendapat, berani menyampaikan kebenaran, dan santun dalam berkomunikasi.
- Menciptakan lingkungan belajar yang aman, menyenangkan, kolaboratif, bebas dari perundungan, serta mendorong murid membiasakan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
F TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
“Mengapa Abu Bakar ash-Shiddiq sangat dipercaya oleh Nabi Muhammad saw., dan bagaimana kita dapat meneladani kejujuran, amanah, kesetiaan, keberanian, kedermawanan, kesabaran, kesederhanaan, serta keteguhan beliau dalam kehidupan sehari-hari?”
Murid menghubungkan kisah Abu Bakar dengan situasi nyata di rumah, madrasah, dan masyarakat. Contohnya adalah berkata jujur ketika melakukan kesalahan, menjaga barang titipan, setia kepada teman dalam kebaikan, berani mengatakan yang benar, membantu orang lain, bersabar ketika menghadapi masalah, hidup sederhana, menjaga kebersihan lingkungan, serta melaksanakan tanggung jawab dengan sungguh-sungguh.
G KERANGKA PEMBELAJARAN
🎯 Model Pembelajaran
Problem Based Learning (PBL), Project Based Learning (PjBL), Cooperative Learning, Contextual Teaching and Learning (CTL), pembelajaran berbasis cerita, dan pembelajaran berbasis aksi nyata.
🧘 Mindful Learning
Murid menyimak kisah Abu Bakar dengan penuh perhatian, melakukan jeda refleksi, menyadari nilai keteladanan, dan menghubungkannya dengan keimanan serta perilaku pribadi.
💡 Meaningful Learning
Murid menghubungkan sifat dan perjuangan Abu Bakar dengan pengalaman nyata dalam keluarga, madrasah, pertemanan, masyarakat, dan lingkungan.
😊 Joyful Learning
Pembelajaran dilakukan melalui cerita, kartu tokoh, permainan edukatif, diskusi, bercerita, bermain peran, poster, komik, kartu aksi, jurnal, dan presentasi.
📚 Metode Pembelajaran
Membaca, menyimak, cerita, tanya jawab, diskusi, kerja kelompok, bermain peran, studi kasus, presentasi, refleksi, penugasan, dan proyek sederhana.
🔄 Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi
Konten, proses, dan produk disesuaikan dengan kesiapan, minat, kebutuhan, serta profil belajar murid.
Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi
Diferensiasi Konten: Murid memperoleh materi melalui teks biografi, kartu informasi, gambar, garis waktu, cerita guru, video, peta konsep, dan bahan bacaan dengan tingkat kompleksitas yang disesuaikan.
Diferensiasi Proses: Murid dapat belajar secara mandiri, berpasangan, kelompok kecil, membaca terbimbing, menyimak cerita, berdiskusi, bermain peran, atau menggunakan kartu dan peta konsep.
Diferensiasi Produk: Murid dapat memilih menghasilkan poster, komik, cerita inspiratif, jurnal, bermain peran, kartu aksi, peta konsep, presentasi, atau proyek sederhana.
Kemitraan Pembelajaran
- Lingkungan Sekolah: guru, teman sebaya, perpustakaan, wali kelas, dan warga madrasah.
- Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat: keluarga dan masyarakat sebagai sumber pengalaman penerapan nilai keteladanan.
- Mitra Digital: website pembelajaran SKI, video pembelajaran, perpustakaan digital, gambar, dan sumber belajar daring yang sesuai usia.
Lingkungan Belajar
- Ruang Fisik: kelas, perpustakaan, halaman madrasah, dan ruang kegiatan.
- Ruang Virtual: website media pembelajaran SKI MIN 2 Tegal.
- Budaya Belajar: santun, aman, aktif, jujur, kolaboratif, reflektif, kritis, kreatif, dan menyenangkan.
Pemanfaatan Digital
- Video atau audio cerita tentang Abu Bakar ash-Shiddiq.
- Infografis, gambar, dan garis waktu perjalanan hidup Abu Bakar.
- Website pembelajaran SKI sebagai sumber belajar dan dokumentasi karya murid.
📘 PERTEMUAN 1 — 2 JP (70 MENIT)
Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya serta Cinta Ilmu
KEGIATAN PENDAHULUAN
Salam dan Doa: Guru mengucapkan salam, mengajak murid berdoa, membaca basmalah, berselawat kepada Nabi Muhammad saw., dan mengondisikan kelas.
Apersepsi: Guru bertanya, “Siapakah sahabat yang selalu mendampingi Nabi Muhammad saw. dalam berbagai peristiwa penting?” dan “Apa yang kalian ketahui tentang Abu Bakar ash-Shiddiq?”
Motivasi: Guru menjelaskan bahwa mempelajari kehidupan Abu Bakar dapat membantu murid menemukan contoh nyata manusia yang jujur, setia, berani, dermawan, dan teguh dalam iman.
Penyampaian Tujuan: Guru menyampaikan bahwa murid akan mengidentifikasi biografi, sifat, peran, dan kisah keteladanan Abu Bakar ash-Shiddiq berdasarkan sumber sejarah.
KEGIATAN INTI
Mengamati (Mindful): Murid menyimak cerita atau video pendek tentang Abu Bakar ash-Shiddiq dan mengamati gambar/garis waktu kehidupan beliau.
Mengeksplorasi (Meaningful): Murid membaca bahan ajar mengenai nama, keluarga, kedekatan dengan Nabi Muhammad saw., keislaman, peran sebagai sahabat, serta sifat keteladanan Abu Bakar.
Mengasosiasi: Murid mengisi tabel informasi: Biografi — Sifat — Peran — Kisah Keteladanan — Nilai yang Dapat Diteladani.
Mengomunikasikan: Murid menyampaikan minimal tiga informasi penting tentang Abu Bakar kepada pasangan atau kelompok.
Proses: Murid dapat menggunakan teks bacaan, kartu informasi, gambar, garis waktu, atau bimbingan guru sesuai kebutuhan.
Produk: Tabel identifikasi biografi, sifat, peran, dan keteladanan Abu Bakar.
KEGIATAN PENUTUP
Refleksi: “Sifat Abu Bakar apa yang paling membuatmu kagum? Mengapa?”
Rangkuman: Guru dan murid menyimpulkan biografi, sifat, peran, dan keteladanan Abu Bakar ash-Shiddiq.
Tindak Lanjut: Murid menceritakan kepada keluarga satu kisah keteladanan Abu Bakar.
Penutup: Doa, hamdalah, selawat, dan salam.
📗 PERTEMUAN 2 — 2 JP (70 MENIT)
Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, Cinta Diri dan Sesama, serta Cinta Ilmu
KEGIATAN PENDAHULUAN
Salam dan Doa: Guru mengawali pembelajaran dengan salam, doa, dan selawat.
Apersepsi: Murid mengingat kembali informasi tentang Abu Bakar melalui permainan pertanyaan cepat.
Motivasi: Guru menjelaskan bahwa keteladanan Abu Bakar bukan hanya untuk diketahui, tetapi juga untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
KEGIATAN INTI
Mengamati (Joyful): Murid mengamati kartu/gambar yang menggambarkan sifat siddiq, amanah, setia, dermawan, sabar, berani, dan teguh pendirian.
Menanya: Murid mengajukan pertanyaan tentang contoh perilaku yang sesuai dengan sifat-sifat tersebut.
Mengeksplorasi (Meaningful): Kelompok membaca kisah-kisah keteladanan Abu Bakar kemudian menemukan sifat yang ditunjukkan dalam setiap kisah.
Mengasosiasi: Murid memasangkan kartu sifat dengan contoh perilaku sehari-hari, misalnya jujur ketika mengerjakan tugas, menjaga amanah, membantu teman, berani mengakui kesalahan, dan tetap berbuat baik ketika menghadapi kesulitan.
Mengomunikasikan: Setiap kelompok menceritakan satu kisah Abu Bakar dan menjelaskan nilai keteladanan yang diperoleh.
Pembelajaran Berdiferensiasi:
- Proses: murid dapat menggunakan kartu, gambar, teks, tabel, atau membaca terbimbing.
- Produk: tabel sifat dan perilaku, peta konsep, cerita lisan, atau presentasi sederhana.
KEGIATAN PENUTUP
Refleksi: “Sifat Abu Bakar mana yang dapat langsung kamu praktikkan di madrasah?”
Rangkuman: Guru dan murid menyimpulkan makna siddiq, amanah, setia, dermawan, sabar, berani, dan teguh pendirian.
Tindak Lanjut: Murid memilih satu sifat untuk dipraktikkan selama satu hari.
Penutup: Doa dan salam.
📙 PERTEMUAN 3 — 2 JP (70 MENIT)
Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya serta Cinta Diri dan Sesama
KEGIATAN PENDAHULUAN
Salam dan Doa: Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan selawat.
Apersepsi: Guru mengajak murid mengingat sifat-sifat Abu Bakar melalui pertanyaan: “Mengapa seseorang yang jujur dan amanah lebih mudah dipercaya?”
Motivasi: Guru menjelaskan bahwa kepercayaan tidak muncul secara tiba-tiba, tetapi dibangun melalui akhlak dan perilaku yang konsisten.
KEGIATAN INTI
Bercerita (Joyful): Guru menceritakan beberapa peristiwa yang menunjukkan kesetiaan, keberanian, kedermawanan, dan keteguhan iman Abu Bakar dalam mendampingi Nabi Muhammad saw.
Mengeksplorasi: Murid bekerja dalam kelompok membaca beberapa sumber sejarah dan menemukan alasan Abu Bakar mendapatkan kepercayaan Nabi Muhammad saw.
Mengasosiasi (Meaningful): Murid menganalisis hubungan sebab-akibat dengan pertanyaan: “Mengapa kejujuran dan amanah membuat Abu Bakar dipercaya?” dan “Bagaimana sifat tersebut mendukung amanah beliau sebagai khalifah?”
Mengomunikasikan: Kelompok mempresentasikan hasil analisis dalam bentuk peta konsep atau tabel sebab-akibat.
Pembelajaran Berdiferensiasi:
- Proses: guru memberikan sumber bacaan dan pertanyaan pemantik dengan tingkat bantuan yang berbeda sesuai kesiapan murid.
- Produk: peta konsep, tabel sebab-akibat, jawaban analitis, atau presentasi kelompok.
KEGIATAN PENUTUP
Refleksi: “Apa hubungan antara kejujuran, amanah, dan kepercayaan?”
Rangkuman: Guru dan murid menyimpulkan alasan Abu Bakar dipercaya Nabi Muhammad saw. serta hubungan sifat beliau dengan amanah sebagai sahabat dan khalifah.
Tindak Lanjut: Murid menuliskan satu amanah yang harus dilaksanakan dengan jujur di rumah atau madrasah.
Penutup: Doa dan salam.
📕 PERTEMUAN 4 — 2 JP (70 MENIT)
Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu, serta Cinta Diri dan Sesama
KEGIATAN PENDAHULUAN
Salam dan Doa: Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan selawat.
Apersepsi: Murid mengingat kembali alasan Abu Bakar memperoleh kepercayaan Nabi Muhammad saw.
Motivasi: Guru menjelaskan bahwa keteladanan akan menjadi lebih bermakna apabila diwujudkan melalui tindakan nyata.
KEGIATAN INTI
Mendengarkan (Mindful): Murid menyimak cerita reflektif tentang kejujuran, amanah, keberanian, kedermawanan, kesabaran, kesederhanaan, dan keteguhan Abu Bakar.
Mengeksplorasi: Murid mengidentifikasi perilaku yang dapat diteladani kemudian mengevaluasi perilaku tersebut melalui beberapa situasi sehari-hari.
Contoh kasus:
- Teman meminta kita menyembunyikan kesalahan.
- Kita menemukan barang milik orang lain.
- Teman membutuhkan bantuan.
- Kita takut mengatakan sesuatu yang benar.
- Kita mendapatkan uang atau makanan lebih.
- Kita gagal melakukan sesuatu yang sudah direncanakan.
Mengasosiasi (Meaningful): Murid menentukan perilaku yang paling sesuai dengan keteladanan Abu Bakar dan memberikan alasan.
Mengomunikasikan (Joyful): Murid mempresentasikan hasil evaluasi dan mulai merancang aksi nyata.
Pembelajaran Berdiferensiasi:
- Proses: murid dapat bekerja individu, berpasangan, atau kelompok.
- Produk: poster, komik, cerita inspiratif, jurnal, kartu aksi, naskah bermain peran, atau rancangan proyek sederhana.
💡 RANCANGAN AKSI NYATA
Setiap murid atau kelompok memilih salah satu aksi:
- Poster “Aku Meneladani Abu Bakar”.
- Komik pendek tentang kejujuran dan amanah.
- Cerita inspiratif keteladanan Abu Bakar.
- Jurnal pembiasaan perilaku baik.
- Bermain peran situasi kejujuran dan amanah.
- Kartu aksi kebaikan selama satu minggu.
- Proyek sederhana kepedulian kepada teman atau lingkungan.
KEGIATAN PENUTUP
Refleksi: “Keteladanan Abu Bakar apa yang paling perlu kamu biasakan?”
Rangkuman: Guru dan murid menyimpulkan hasil evaluasi keteladanan Abu Bakar.
Tindak Lanjut: Murid menyelesaikan rancangan karya dan menyiapkan pelaksanaan aksi nyata pada pertemuan berikutnya.
Penutup: Doa dan salam.
📒 PERTEMUAN 5 — 2 JP (70 MENIT)
Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, Cinta Diri dan Sesama, Cinta Ilmu, Cinta Lingkungan, serta Cinta Tanah Air
KEGIATAN PENDAHULUAN
Salam dan Doa: Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan selawat.
Apersepsi: Guru meminta beberapa murid menyebutkan sifat Abu Bakar yang paling ingin mereka teladani.
Motivasi: Guru menyampaikan bahwa cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya dapat diwujudkan melalui akhlak dan perbuatan baik.
KEGIATAN INTI
Mengamati: Murid mengamati kembali karya atau rancangan aksi yang telah dibuat pada pertemuan sebelumnya.
Mengeksplorasi: Murid menyelesaikan karya atau melaksanakan aksi nyata sesuai pilihan.
- Poster keteladanan Abu Bakar.
- Komik kisah inspiratif.
- Cerita inspiratif.
- Jurnal pembiasaan.
- Bermain peran.
- Kartu aksi kebaikan.
- Proyek kepedulian terhadap teman atau lingkungan.
Mengasosiasi (Meaningful): Murid menghubungkan aksi yang dilakukan dengan nilai Panca Cinta, yaitu mencintai Allah dan Rasul-Nya, diri dan sesama, ilmu, lingkungan, serta tanah air.
Mengomunikasikan (Joyful): Murid mempresentasikan karya, menceritakan pengalaman aksi, atau menampilkan bermain peran di depan kelas.
Teman memberikan apresiasi dan tanggapan menggunakan bahasa yang santun.
Pembelajaran Berdiferensiasi:
- Proses: murid dapat menyelesaikan karya secara individu, berpasangan, atau berkelompok.
- Produk: poster, komik, cerita, jurnal, kartu aksi, bermain peran, presentasi, atau proyek sederhana.
❤️ AKSI NYATAKU
Setiap murid membuat komitmen untuk membiasakan:
- Aku akan berkata jujur.
- Aku akan menjaga amanah.
- Aku akan setia kepada teman dalam kebaikan.
- Aku akan berani mengatakan yang benar.
- Aku akan berbagi dan membantu orang lain.
- Aku akan bersabar ketika menghadapi kesulitan.
- Aku akan hidup sederhana dan tidak berlebihan.
- Aku akan teguh melakukan kebaikan.
- Aku akan menjaga kebersihan lingkungan.
- Aku akan menjadi anak yang bertanggung jawab bagi bangsa dan negara.
KEGIATAN PENUTUP
Refleksi: “Apa perubahan perilaku yang akan kamu lakukan setelah mempelajari keteladanan Abu Bakar ash-Shiddiq?”
Rangkuman: Guru dan murid menyimpulkan biografi, sifat, peran, alasan kepercayaan, keteladanan, dan penerapan nilai Abu Bakar ash-Shiddiq.
Tindak Lanjut: Murid melaksanakan aksi nyata yang telah dirancang dan mencatat perkembangannya dalam jurnal selama satu minggu.
Penutup: Doa, hamdalah, selawat, dan salam.
I ASESMEN PEMBELAJARAN
🩺 ASESMEN DIAGNOSTIK
- Tanya jawab tentang sahabat Nabi Muhammad saw.
- Menanyakan pengetahuan awal tentang Abu Bakar ash-Shiddiq.
- Mengidentifikasi pemahaman awal tentang siddiq dan amanah.
- Pertanyaan tentang contoh perilaku jujur, berani, dermawan, dan bertanggung jawab.
📝 ASESMEN FORMATIF
Observasi:
- Keaktifan mengikuti pembelajaran.
- Kejujuran.
- Tanggung jawab.
- Kesabaran.
- Kerja sama.
- Kemampuan komunikasi.
- Kemampuan berpikir kritis.
Penilaian Kinerja:
Kemampuan membaca, menyimak, mengidentifikasi, menjelaskan, menganalisis, mengevaluasi, berdiskusi, bercerita, bermain peran, mempresentasikan, dan melaksanakan aksi.
Penugasan:
Tabel biografi, kartu sifat, peta konsep, analisis alasan kepercayaan, studi kasus, rancangan aksi, dan jurnal pembiasaan.
🎯 ASESMEN SUMATIF
Tes Tulis:
Murid menjawab pertanyaan mengenai biografi, sifat, peran, kisah keteladanan, alasan Abu Bakar dipercaya Nabi Muhammad saw., serta hubungan sifat beliau dengan amanah sebagai sahabat dan khalifah.
Projek Sederhana:
Murid menghasilkan dan/atau melaksanakan poster, komik, cerita inspiratif, jurnal, bermain peran, kartu aksi, atau proyek sederhana yang menunjukkan pemahaman dan penerapan keteladanan Abu Bakar ash-Shiddiq.
📊 RUBRIK PENILAIAN PROJEK
| Aspek | 4 — Sangat Baik | 3 — Baik | 2 — Cukup | 1 — Perlu Bimbingan |
|---|---|---|---|---|
| Pemahaman Materi | Memahami biografi, sifat, peran, dan keteladanan Abu Bakar dengan sangat tepat dan lengkap. | Memahami sebagian besar materi dengan tepat. | Memahami sebagian materi tetapi masih memerlukan bantuan. | Belum memahami materi dengan baik. |
| Penalaran Kritis | Mampu menganalisis alasan Abu Bakar dipercaya serta hubungan sifat beliau dengan amanah secara sangat jelas. | Mampu menjelaskan hubungan dengan cukup tepat. | Analisis masih sederhana dan memerlukan bantuan. | Belum mampu menganalisis hubungan. |
| Keteladanan | Mampu menghubungkan sifat Abu Bakar dengan kehidupan nyata dan memberikan banyak contoh yang relevan. | Mampu memberikan beberapa contoh penerapan. | Contoh penerapan masih terbatas. | Belum mampu memberikan contoh penerapan. |
| Kreativitas | Karya sangat kreatif, menarik, informatif, dan komunikatif. | Karya menarik dan cukup kreatif. | Karya sederhana dan masih memerlukan pengembangan. | Karya belum selesai atau belum sesuai. |
| Komunikasi | Menyampaikan gagasan dengan jelas, santun, percaya diri, dan mampu menjawab pertanyaan. | Menyampaikan gagasan dengan cukup jelas. | Masih memerlukan bantuan dalam menyampaikan gagasan. | Belum mampu menjelaskan karya atau hasil aksi. |
| Kolaborasi | Sangat aktif bekerja sama, berbagi tugas, membantu teman, dan menghargai pendapat anggota kelompok. | Bekerja sama dengan baik. | Kadang terlibat dalam kelompok. | Belum menunjukkan kerja sama. |
| Aksi Nyata | Melaksanakan aksi secara konsisten, bertanggung jawab, dan mampu merefleksikan hasilnya. | Melaksanakan aksi dengan baik. | Aksi dilakukan tetapi belum konsisten. | Belum melaksanakan aksi dengan baik. |
🔄 TINDAK LANJUT
🌱 Remedial
Murid yang belum mencapai tujuan pembelajaran memperoleh pendampingan melalui cerita bergambar, kartu tokoh dan sifat, garis waktu, membaca terbimbing, video sederhana, pertanyaan bertahap, serta latihan menghubungkan sifat Abu Bakar dengan perilaku sehari-hari.
🚀 Pengayaan
Murid yang telah mencapai tujuan pembelajaran dapat mencari kisah keteladanan Abu Bakar dari sumber yang terpercaya, membuat karya tambahan, menulis cerita inspiratif, atau menjadi teman pendamping bagi murid lain.
❤️ Aksi Nyata
Murid melaksanakan jurnal aksi selama satu minggu dengan memilih perilaku yang akan diterapkan, seperti jujur, amanah, setia, berani, dermawan, sabar, sederhana, teguh, peduli, dan bertanggung jawab.
🪞 REFLEKSI MURID
- Apa hal baru yang kamu pelajari tentang Abu Bakar ash-Shiddiq?
- Mengapa Abu Bakar sangat dipercaya oleh Nabi Muhammad saw.?
- Sifat Abu Bakar apa yang paling ingin kamu teladani?
- Bagaimana cara kamu menunjukkan kejujuran di rumah dan madrasah?
- Bagaimana cara kamu menjaga amanah?
- Apa yang akan kamu lakukan ketika melihat teman membutuhkan bantuan?
- Bagaimana kamu dapat menunjukkan keberanian dalam kebaikan?
- Apa aksi nyata yang akan kamu lakukan untuk menjaga lingkungan?
- Bagaimana kamu dapat menunjukkan cinta kepada tanah air melalui perilaku sehari-hari?
- Apa perubahan perilaku yang akan kamu lakukan setelah mempelajari keteladanan Abu Bakar ash-Shiddiq?
“Setelah mempelajari keteladanan Abu Bakar ash-Shiddiq, saya akan berusaha menjadi anak yang jujur, amanah, setia, berani dalam kebaikan, dermawan, sabar, sederhana, teguh pendirian, bertanggung jawab, peduli kepada sesama, menjaga lingkungan, dan mencintai tanah air.”
PENGESAHAN
Pecabean, Juli 2026
Mengetahui,
Kepala Madrasah
Amirudin, S.Pd.I.
NIP. 198006182005011005
Guru Mata Pelajaran
Budi Santoso, S.Pd.I., M.Pd.
NIP. 197712022005011003