MODUL AJAR SKI • DEEP LEARNING • KBC
MIN 2 Tegal • Kelas V • Tahun Pelajaran 2026/2027

MODUL AJAR
DEEP LEARNING & KURIKULUM BERBASIS CINTA (KBC)

BAB 2 : KEBIJAKAN DAN KEPERWIRAAN NABI MUHAMMAD SAW.

📚 SKI 👦 Kelas V / Fase C ⏱️ 10 JP 📖 5 Pertemuan 📅 2026/2027 ❤️ Kurikulum Berbasis Cinta

A IDENTITAS MODUL

Nama Madrasah MIN 2 Tegal
Nama Penyusun Budi Santoso, S.Pd.I., M.Pd.
Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)
Kelas / Fase / Semester V / C / Ganjil
Bab Kebijakan dan Keperwiraan Nabi Muhammad saw.
Alokasi Waktu 10 JP (5 kali pertemuan)
Tahun Pelajaran 2026 / 2027

B IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK

📖 Pengetahuan Awal

Murid telah mengenal Nabi Muhammad saw. sebagai nabi dan rasul Allah Swt. serta mengetahui beberapa peristiwa penting dalam kehidupan beliau. Murid juga telah mengenal sifat-sifat terpuji Rasulullah saw. seperti jujur, amanah, sabar, dan kasih sayang.

❤️ Minat

Murid umumnya tertarik pada kisah kepemimpinan Nabi Muhammad saw., cerita sejarah, gambar, video pembelajaran, permainan edukatif, diskusi, bermain peran, serta kegiatan membuat poster atau infografis.

👨‍👩‍👧 Latar Belakang

Murid memiliki pengalaman sosial dan keluarga yang beragam. Pembelajaran diarahkan untuk menghubungkan kebijakan dan keperwiraan Nabi Muhammad saw. dengan persoalan yang dijumpai murid di rumah, madrasah, dan masyarakat.

🎯 Kebutuhan Belajar

Visual: gambar peristiwa sejarah, kartu kasus, peta konsep, infografis, dan poster.

Auditori: cerita guru, membaca nyaring, diskusi, tanya jawab, dan menyimak kisah sejarah.

Kinestetik: bermain peran, simulasi musyawarah, menyusun kartu kasus, membuat poster, infografis, dan proyek kepemimpinan.

C TEMA KURIKULUM BERBASIS CINTA

❤️ Topik Panca Cinta

  • Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya.
  • Cinta diri dan sesama.
  • Cinta ilmu.
  • Cinta lingkungan.
  • Cinta tanah air.

📚 Materi Insersi

Keadilan, kebijaksanaan, keberanian, ketegasan, kesabaran, amanah, tanggung jawab, musyawarah, kasih sayang, kepedulian, persaudaraan, toleransi, mengutamakan perdamaian, menjaga lingkungan, dan cinta tanah air.

D KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN

📘 Pengetahuan Konseptual

Murid memahami kebijakan Nabi Muhammad saw., kepemimpinan Rasulullah saw., sikap keperwiraan, keadilan, kebijaksanaan, keberanian, ketegasan, kesabaran, amanah, musyawarah, kasih sayang, dan perdamaian.

🛠️ Pengetahuan Prosedural

Murid mampu membaca dan mengamati sumber sejarah, mengidentifikasi kebijakan dan sikap keperwiraan, membandingkan tindakan berdasarkan situasi, menganalisis kasus, berdiskusi, mengambil keputusan, melakukan simulasi, dan menghasilkan karya.

🌱 Relevansi dengan Kehidupan Nyata

Murid menghubungkan keteladanan Nabi Muhammad saw. dengan kehidupan sehari-hari, seperti bersikap adil kepada teman, berani membela kebenaran, menyelesaikan perselisihan dengan damai, bermusyawarah, bertanggung jawab, dan menyayangi sesama.

📊 Tingkat Kesulitan

Sedang hingga tinggi. Materi bergerak dari kegiatan mengidentifikasi dan menjelaskan menuju analisis, evaluasi, pengambilan keputusan, simulasi, dan proyek kepemimpinan sederhana.

🧩 Struktur Materi

  1. Pengertian kebijakan dan kepemimpinan Nabi Muhammad saw.
  2. Sikap adil dan bijaksana.
  3. Sikap berani dan tegas.
  4. Sikap sabar dan amanah.
  5. Musyawarah dalam mengambil keputusan.
  6. Kasih sayang terhadap sesama.
  7. Mengutamakan perdamaian.
  8. Keperwiraan Nabi Muhammad saw. dalam menghadapi tantangan.
  9. Keteladanan kepemimpinan Rasulullah saw.
  10. Penerapan nilai kepemimpinan dalam kehidupan murid.

✨ Integrasi Nilai dan Karakter

Keimanan dan ketakwaan, akhlak mulia, keadilan, kebijaksanaan, keberanian, ketegasan, kesabaran, amanah, tanggung jawab, musyawarah, kasih sayang, perdamaian, kerja sama, kreativitas, kemandirian, kewargaan, cinta lingkungan, dan cinta tanah air.

E DIMENSI PROFIL LULUSAN

🤲 Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia Meneladani kebijakan, keberanian, keadilan, kesabaran, amanah, kasih sayang, dan perdamaian Nabi Muhammad saw. sebagai wujud cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya.
🇮🇩 Kewargaan Menunjukkan sikap bertanggung jawab, adil, menghargai perbedaan, menaati aturan, menyelesaikan perselisihan secara damai, dan menjaga persatuan.
🧠 Penalaran Kritis Menganalisis kebijakan Nabi Muhammad saw. sesuai dengan situasi dan tantangan yang dihadapi serta memberikan alasan terhadap keputusan yang diambil.
🎨 Kreativitas Merancang poster, infografis, cerita, simulasi, bermain peran, atau proyek kepemimpinan yang menggambarkan keteladanan Nabi Muhammad saw.
🤝 Kolaborasi Bekerja sama dalam kelompok untuk membaca sumber, menganalisis kasus, bermusyawarah, membuat karya, dan memberikan apresiasi terhadap hasil kelompok lain.
💪 Kemandirian Mampu mengambil tanggung jawab terhadap tugas, menyelesaikan proyek, dan menerapkan nilai kepemimpinan Rasulullah saw. secara mandiri.
❤️ Kesehatan Membangun hubungan sosial yang sehat, menghindari konflik dan perundungan, menjaga ketenangan, serta membangun lingkungan belajar yang aman.
💬 Komunikasi Menyampaikan pendapat, alasan, hasil analisis, presentasi, dan solusi dengan bahasa yang santun, jelas, percaya diri, dan bertanggung jawab.

DESAIN PEMBELAJARAN

A. Capaian Pembelajaran (CP)

Murid mampu memahami dan menganalisis peristiwa penting dalam sejarah kehidupan Nabi Muhammad saw., termasuk kebijakan, kepemimpinan, keperwiraan, sikap adil, bijaksana, berani, tegas, sabar, amanah, musyawarah, kasih sayang, dan perdamaian serta mengambil ibrah dari keteladanan Rasulullah saw. untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

B. Lintas Disiplin Ilmu

C TUJUAN PEMBELAJARAN

PERTEMUAN 1 — MENGIDENTIFIKASI (C1)

Murid mampu mengidentifikasi kebijakan, sikap kepemimpinan, dan keperwiraan Nabi Muhammad saw., termasuk sikap adil, bijaksana, berani, tegas, sabar, amanah, dan mengutamakan perdamaian berdasarkan sumber sejarah untuk menumbuhkan cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya serta cinta ilmu, sekaligus mengembangkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt.

PERTEMUAN 2 — MENJELASKAN DAN MENGHUBUNGKAN (C2)

Murid mampu menjelaskan kebijakan dan sikap keperwiraan Nabi Muhammad saw. serta menghubungkannya dengan keberanian, keadilan, kebijaksanaan, tanggung jawab, musyawarah, kasih sayang, dan perdamaian melalui kegiatan membaca, mengamati, berdiskusi, dan bekerja sama untuk menumbuhkan cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, cinta diri dan sesama, serta cinta ilmu, sekaligus mengembangkan kemampuan komunikasi dan kolaborasi.

PERTEMUAN 3 — MENGANALISIS (C4)

Murid mampu menganalisis kebijakan dan sikap keperwiraan Nabi Muhammad saw. dalam menghadapi berbagai tantangan serta penggunaan keberanian, kecerdasan, ketegasan, keadilan, dan kasih sayang sesuai dengan situasi untuk mengembangkan kemampuan menyelesaikan masalah dan mengambil keputusan secara bertanggung jawab melalui penerapan cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya serta cinta diri dan sesama, sekaligus mengembangkan penalaran kritis, komunikasi, dan kolaborasi.

PERTEMUAN 4 — MENGEVALUASI DAN MERANCANG SOLUSI (C5)

Murid mampu mengevaluasi keteladanan Nabi Muhammad saw. dalam mengambil kebijakan dan menunjukkan keperwiraan serta merancang solusi untuk menyelesaikan masalah dengan mengutamakan keadilan, musyawarah, keberanian, tanggung jawab, kasih sayang, dan perdamaian melalui studi kasus dan perancangan proyek kepemimpinan.

PERTEMUAN 5 — MENCIPTAKAN DAN MENERAPKAN (C5–C6)

Murid mampu menyajikan dan menerapkan solusi berdasarkan keteladanan Nabi Muhammad saw. melalui simulasi, bermain peran, poster, infografis, cerita, atau proyek kepemimpinan dengan mengutamakan keadilan, musyawarah, keberanian, tanggung jawab, kasih sayang, dan perdamaian untuk menumbuhkan cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, cinta diri dan sesama, cinta ilmu, cinta lingkungan, dan cinta tanah air, sekaligus mengembangkan keimanan dan ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, dan kemandirian.

D INDIKATOR KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menyebutkan dan mengidentifikasi kebijakan serta sikap kepemimpinan Nabi Muhammad saw.
  2. Menjelaskan contoh sikap adil, bijaksana, berani, tegas, sabar, amanah, dan mengutamakan perdamaian.
  3. Menghubungkan kebijakan Nabi Muhammad saw. dengan keberanian, keadilan, kebijaksanaan, tanggung jawab, musyawarah, kasih sayang, dan perdamaian.
  4. Menganalisis sikap Nabi Muhammad saw. ketika menghadapi tantangan dan menentukan alasan penggunaan sikap tertentu sesuai dengan situasi.
  5. Mengevaluasi keteladanan Nabi Muhammad saw. dalam mengambil keputusan dan menyelesaikan masalah.
  6. Merancang dan menyajikan solusi melalui studi kasus, simulasi, bermain peran, poster, infografis, cerita, atau proyek kepemimpinan.

E IKLIM / BUDAYA MADRASAH

F TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL

“Bagaimana kita dapat menjadi pemimpin yang adil, berani, bijaksana, bertanggung jawab, dan cinta damai seperti keteladanan Nabi Muhammad saw.?”

Murid menghubungkan kebijakan dan keperwiraan Nabi Muhammad saw. dengan masalah nyata di rumah, madrasah, dan masyarakat, seperti perselisihan antarteman, pembagian tugas yang tidak adil, keberanian membela kebenaran, tanggung jawab terhadap tugas, musyawarah, kepedulian terhadap teman, menjaga lingkungan, dan membangun perdamaian.

G KERANGKA PEMBELAJARAN

🎯 Model Pembelajaran

Problem Based Learning (PBL), Project Based Learning (PjBL), Cooperative Learning, Contextual Teaching and Learning (CTL), dan pembelajaran berbasis studi kasus.

🧘 Mindful Learning

Murid menyimak kisah Nabi Muhammad saw. dengan penuh perhatian, melakukan jeda refleksi, menyadari nilai keteladanan, serta menghubungkannya dengan keimanan dan perilaku sehari-hari.

💡 Meaningful Learning

Murid menghubungkan kebijakan dan keperwiraan Nabi Muhammad saw. dengan pengalaman nyata dalam menyelesaikan masalah di rumah, madrasah, dan masyarakat.

😊 Joyful Learning

Pembelajaran dilakukan melalui cerita, kartu kasus, permainan edukatif, diskusi, simulasi musyawarah, bermain peran, poster, infografis, dan presentasi.

📚 Metode Pembelajaran

Membaca, mengamati, bercerita, tanya jawab, diskusi, kerja kelompok, studi kasus, bermain peran, simulasi, presentasi, refleksi, penugasan, dan proyek.

🔄 Strategi Berdiferensiasi

Konten, proses, dan produk disesuaikan dengan kesiapan, minat, kebutuhan, serta profil belajar murid.

Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi

Diferensiasi Konten: Murid memperoleh materi melalui teks sejarah, gambar, kartu informasi, video, cerita guru, infografis, dan studi kasus sesuai tingkat kesiapan.

Diferensiasi Proses: Murid dapat belajar secara mandiri, berpasangan, kelompok kecil, membaca terbimbing, diskusi, simulasi, bermain peran, atau menggunakan peta konsep.

Diferensiasi Produk: Murid dapat memilih menghasilkan poster, infografis, peta konsep, cerita, presentasi, bermain peran, simulasi musyawarah, atau proyek kepemimpinan sederhana.

Kemitraan Pembelajaran

Lingkungan Belajar

Pemanfaatan Digital

📘 PERTEMUAN 1 — 2 JP (70 MENIT)

Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya serta Cinta Ilmu

10 MENIT

KEGIATAN PENDAHULUAN

Salam dan Doa: Guru mengucapkan salam, mengajak murid berdoa, berselawat kepada Nabi Muhammad saw., dan mengondisikan kelas.

Apersepsi: Guru bertanya, “Apa yang kalian ketahui tentang kepemimpinan Nabi Muhammad saw.?” dan “Bagaimana seorang pemimpin seharusnya bersikap kepada orang lain?”

Motivasi: Guru menjelaskan bahwa mempelajari kepemimpinan Rasulullah saw. membantu murid belajar menjadi pribadi yang adil, amanah, berani, dan cinta damai.

Penyampaian Tujuan: Guru menjelaskan bahwa murid akan mengidentifikasi kebijakan dan sikap keperwiraan Nabi Muhammad saw.

50 MENIT

KEGIATAN INTI

Mengamati (Mindful): Murid menyimak cerita atau video pendek mengenai kepemimpinan dan keperwiraan Nabi Muhammad saw.

Mengeksplorasi (Meaningful): Murid membaca bahan ajar mengenai sikap adil, bijaksana, berani, tegas, sabar, amanah, dan mengutamakan perdamaian.

Mengasosiasi: Murid mengelompokkan contoh kebijakan dan sikap Nabi Muhammad saw. ke dalam tabel.

Mengomunikasikan: Murid menyampaikan hasil identifikasi secara lisan atau tertulis.

Proses: Murid dapat membaca mandiri, membaca terbimbing, menyimak cerita guru, atau menggunakan kartu gambar.

Produk: Tabel “Kebijakan dan Keperwiraan Nabi Muhammad saw.”

10 MENIT

KEGIATAN PENUTUP

Refleksi: “Sikap Nabi Muhammad saw. apa yang paling ingin kamu teladani? Mengapa?”

Rangkuman: Guru dan murid menyimpulkan berbagai sikap kepemimpinan dan keperwiraan Rasulullah saw.

Tindak Lanjut: Murid mengamati satu contoh sikap adil atau amanah yang dapat dilakukan di rumah.

Penutup: Doa, selawat, dan salam.

📗 PERTEMUAN 2 — 2 JP (70 MENIT)

Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, Cinta Diri dan Sesama, serta Cinta Ilmu

10 MENIT

KEGIATAN PENDAHULUAN

Salam dan Doa: Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan selawat.

Apersepsi: Murid mengingat kembali kebijakan dan sikap keperwiraan Nabi Muhammad saw.

Motivasi: Guru menjelaskan bahwa pemimpin yang baik harus berani, adil, bijaksana, bertanggung jawab, mau bermusyawarah, menyayangi sesama, dan mengutamakan perdamaian.

50 MENIT

KEGIATAN INTI

Mengamati (Joyful): Murid mengamati kartu gambar atau kartu situasi yang menggambarkan sikap adil, berani, musyawarah, kasih sayang, dan perdamaian.

Menanya: Murid mengajukan pertanyaan tentang hubungan sikap tersebut dengan kepemimpinan Rasulullah saw.

Mengeksplorasi (Meaningful): Kelompok membaca bahan ajar dan menemukan contoh kebijakan Nabi Muhammad saw.

Mengasosiasi: Murid memasangkan peristiwa dengan sikap kepemimpinan yang sesuai melalui permainan kartu.

Mengomunikasikan: Setiap kelompok menjelaskan hasil diskusi di depan kelas.

Pembelajaran Berdiferensiasi:

  • Proses: Murid dapat menggunakan kartu, gambar, tabel, atau membaca sumber secara langsung.
  • Produk: Tabel hubungan peristiwa dengan sikap, peta konsep, atau presentasi sederhana.
10 MENIT

KEGIATAN PENUTUP

Refleksi: “Bagaimana cara kamu bersikap adil dan menyayangi teman di madrasah?”

Rangkuman: Guru dan murid menyimpulkan hubungan kebijakan Nabi Muhammad saw. dengan nilai keberanian, keadilan, tanggung jawab, musyawarah, kasih sayang, dan perdamaian.

Tindak Lanjut: Murid memilih satu sikap kepemimpinan Rasulullah untuk dipraktikkan selama satu hari.

Penutup: Doa dan salam.

📙 PERTEMUAN 3 — 2 JP (70 MENIT)

Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya serta Cinta Diri dan Sesama

10 MENIT

KEGIATAN PENDAHULUAN

Salam dan Doa: Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan selawat.

Apersepsi: Murid mengingat kembali contoh kebijakan dan sikap keperwiraan Nabi Muhammad saw.

Motivasi: Guru menyampaikan bahwa keberanian seorang pemimpin harus disertai kecerdasan, keadilan, ketegasan, kesabaran, dan kasih sayang.

50 MENIT

KEGIATAN INTI

Bercerita (Joyful): Guru menceritakan beberapa peristiwa yang menunjukkan kebijaksanaan, keberanian, ketegasan, kesabaran, dan kasih sayang Nabi Muhammad saw.

Mengeksplorasi: Murid bekerja dalam kelompok untuk menganalisis beberapa kartu studi kasus.

Contoh kasus:

  • Perselisihan dua teman karena pembagian tugas.
  • Teman tidak mau mengakui kesalahannya.
  • Seorang murid melihat temannya diperlakukan tidak adil.
  • Kelompok berbeda pendapat saat menentukan ketua dan pembagian tugas.

Mengasosiasi (Meaningful): Murid menjawab pertanyaan: “Jika kamu menjadi pemimpin, sikap Nabi Muhammad saw. apa yang paling tepat digunakan dalam situasi tersebut?”

Mengomunikasikan: Kelompok mempresentasikan hasil analisis dan alasan pengambilan keputusan.

Pembelajaran Berdiferensiasi:

  • Proses: Guru memberikan kasus dengan tingkat kompleksitas berbeda sesuai kesiapan murid.
  • Produk: Tabel analisis kasus, peta sebab-akibat, atau cerita analitis sederhana.
10 MENIT

KEGIATAN PENUTUP

Refleksi: “Apakah keberanian selalu berarti bertindak keras? Mengapa?”

Rangkuman: Guru dan murid menyimpulkan bahwa keberanian, kecerdasan, ketegasan, keadilan, kesabaran, dan kasih sayang harus digunakan sesuai situasi.

Tindak Lanjut: Murid menuliskan satu masalah sederhana yang pernah dialami dan cara menyelesaikannya dengan meneladani Rasulullah saw.

Penutup: Doa dan salam.

📕 PERTEMUAN 4 — 2 JP (70 MENIT)

Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, Cinta Diri dan Sesama, serta Cinta Ilmu

10 MENIT

KEGIATAN PENDAHULUAN

Salam dan Doa: Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan selawat.

Apersepsi: Murid mengingat kembali hasil analisis studi kasus pada pertemuan sebelumnya.

Motivasi: Guru menjelaskan bahwa seorang pemimpin harus mampu mengevaluasi keputusan dan mencari solusi yang adil serta damai.

50 MENIT

KEGIATAN INTI

Mendengarkan (Mindful): Murid menyimak cerita mengenai cara Nabi Muhammad saw. menghadapi konflik dan tantangan.

Mengeksplorasi: Kelompok mendapatkan studi kasus yang berkaitan dengan konflik, ketidakadilan, perbedaan pendapat, atau tanggung jawab.

Mengasosiasi (Meaningful): Murid mengevaluasi beberapa pilihan solusi dengan menggunakan prinsip:

  • Keadilan.
  • Musyawarah.
  • Keberanian.
  • Tanggung jawab.
  • Kasih sayang.
  • Perdamaian.

Murid kemudian merancang solusi terbaik berdasarkan keteladanan Nabi Muhammad saw.

Mengomunikasikan (Joyful): Kelompok mempresentasikan rancangan solusi. Kelompok lain memberikan tanggapan secara santun.

Pembelajaran Berdiferensiasi:

  • Proses: Murid dapat memilih diskusi tertulis, diskusi lisan, peta konsep, atau bimbingan guru.
  • Produk: Rancangan solusi, poster solusi damai, infografis, atau naskah bermain peran.
10 MENIT

KEGIATAN PENUTUP

Refleksi: “Bagaimana kita dapat menyelesaikan masalah tanpa menyakiti orang lain?”

Rangkuman: Guru menegaskan bahwa keteladanan Nabi Muhammad saw. dapat menjadi dasar dalam mengambil keputusan yang adil dan damai.

Tindak Lanjut: Murid menyempurnakan rancangan solusi untuk ditampilkan pada pertemuan berikutnya.

Penutup: Doa dan salam.

📒 PERTEMUAN 5 — 2 JP (70 MENIT)

Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, Cinta Diri dan Sesama, Cinta Ilmu, Cinta Lingkungan, dan Cinta Tanah Air

10 MENIT

KEGIATAN PENDAHULUAN

Salam dan Doa: Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan selawat.

Apersepsi: Murid mengingat kembali hasil rancangan solusi pada pertemuan sebelumnya.

Motivasi: Guru menyampaikan bahwa ilmu tentang keteladanan Nabi Muhammad saw. harus diwujudkan dalam tindakan nyata.

50 MENIT

KEGIATAN INTI

Mengamati: Murid mengamati kembali rancangan proyek dan memperbaiki isi maupun tampilannya.

Mengeksplorasi: Murid menyelesaikan salah satu karya berikut:

  • Poster “Pemimpin Teladan Rasulullah”.
  • Infografis kebijakan Nabi Muhammad saw.
  • Cerita keteladanan.
  • Simulasi musyawarah.
  • Bermain peran penyelesaian konflik.
  • Proyek kepemimpinan kelas.
  • Poster kampanye perdamaian.

Mengasosiasi (Meaningful): Murid menentukan tindakan nyata yang dapat dilakukan di rumah, madrasah, dan masyarakat.

Mengomunikasikan (Joyful): Murid mempresentasikan karya atau menampilkan simulasi/bermain peran di depan kelas.

Teman memberikan apresiasi dan tanggapan dengan bahasa yang santun.

Pembelajaran Berdiferensiasi:

  • Proses: Murid dapat bekerja mandiri, berpasangan, atau berkelompok sesuai kebutuhan.
  • Produk: Poster, infografis, cerita, presentasi, simulasi, bermain peran, atau proyek kepemimpinan.

❤️ AKSI NYATA KEPEMIMPINAN

Setiap murid membuat komitmen sederhana:

  • Aku akan bersikap adil kepada teman.
  • Aku akan berani membela kebenaran.
  • Aku akan bertanggung jawab terhadap tugas.
  • Aku akan bermusyawarah sebelum mengambil keputusan bersama.
  • Aku akan menyayangi dan membantu sesama.
  • Aku akan menyelesaikan masalah dengan damai.
  • Aku akan menjaga kebersihan lingkungan.
  • Aku akan menjaga persatuan dan mencintai tanah air.
10 MENIT

KEGIATAN PENUTUP

Refleksi: “Jika kamu ingin menjadi pemimpin yang meneladani Nabi Muhammad saw., perilaku apa yang akan kamu mulai hari ini?”

Rangkuman: Guru dan murid menyimpulkan kebijakan, keperwiraan, dan keteladanan Nabi Muhammad saw. serta penerapannya dalam kehidupan.

Tindak Lanjut: Murid melaksanakan aksi nyata yang telah dirancang dan mencatat pengalaman penerapannya.

Penutup: Doa, selawat, dan salam.

I ASESMEN PEMBELAJARAN

🩺 ASESMEN DIAGNOSTIK

  • Tanya jawab tentang Nabi Muhammad saw.
  • Mengidentifikasi pengetahuan awal murid tentang kepemimpinan Rasulullah saw.
  • Pertanyaan tentang sikap adil, berani, amanah, musyawarah, dan perdamaian.
  • Mengidentifikasi pengalaman murid dalam menyelesaikan masalah bersama teman.

📝 ASESMEN FORMATIF

Observasi:

  • Keaktifan dalam pembelajaran.
  • Sikap adil.
  • Tanggung jawab.
  • Keberanian menyampaikan pendapat.
  • Kerja sama.
  • Kemampuan komunikasi.
  • Kemampuan berpikir kritis.
  • Sikap menghargai pendapat.

Penilaian Kinerja:

Kemampuan membaca, mengamati, menjelaskan, menganalisis kasus, berdiskusi, bermusyawarah, mengambil keputusan, mempresentasikan, dan menghasilkan karya.

Penugasan:

Tabel identifikasi kebijakan, kartu pasangan sikap kepemimpinan, analisis studi kasus, rancangan solusi, dan jurnal aksi nyata.

🎯 ASESMEN SUMATIF

Tes Tulis:

Murid menjawab pertanyaan mengenai kebijakan, kepemimpinan, keperwiraan, keadilan, kebijaksanaan, keberanian, ketegasan, kesabaran, amanah, musyawarah, kasih sayang, dan perdamaian Nabi Muhammad saw.

Projek Sederhana:

Murid menghasilkan poster, infografis, cerita, simulasi, bermain peran, presentasi, atau proyek kepemimpinan yang menunjukkan pemahaman dan penerapan keteladanan Nabi Muhammad saw.

📊 RUBRIK PENILAIAN PROJEK

Aspek 4 — Sangat Baik 3 — Baik 2 — Cukup 1 — Perlu Bimbingan
Pemahaman Materi Memahami kebijakan dan keperwiraan Nabi Muhammad saw. secara sangat tepat dan lengkap. Memahami sebagian besar materi dengan tepat. Memahami sebagian materi tetapi masih memerlukan bantuan. Belum memahami materi dengan baik.
Penalaran Kritis Mampu menganalisis masalah, memilih keputusan, dan memberikan alasan yang sangat jelas. Mampu menganalisis masalah dan memberikan alasan yang cukup tepat. Analisis masih sederhana dan memerlukan bantuan. Belum mampu menganalisis masalah.
Keteladanan Mampu menghubungkan keteladanan Nabi Muhammad saw. dengan kehidupan nyata secara sangat jelas. Mampu memberikan contoh penerapan yang tepat. Contoh penerapan masih terbatas. Belum mampu memberikan contoh penerapan.
Keadilan & Perdamaian Selalu mengutamakan keadilan, musyawarah, kasih sayang, dan perdamaian. Sering mengutamakan keadilan dan perdamaian. Kadang menunjukkan sikap adil dan damai. Belum menunjukkan sikap adil dan damai.
Kreativitas Karya sangat kreatif, menarik, informatif, dan komunikatif. Karya menarik dan cukup kreatif. Karya masih sederhana. Karya belum selesai atau memerlukan banyak bantuan.
Kolaborasi Sangat aktif bekerja sama, menghargai pendapat, dan membantu anggota kelompok. Bekerja sama dengan baik. Kerja sama masih terbatas. Belum mampu bekerja sama dengan baik.
Komunikasi Menyampaikan gagasan dengan sangat jelas, santun, percaya diri, dan bertanggung jawab. Menyampaikan gagasan dengan cukup jelas. Penyampaian masih terbatas. Belum mampu menyampaikan gagasan dengan baik.
Kemandirian Menyelesaikan tugas dengan sangat mandiri dan bertanggung jawab. Menyelesaikan tugas dengan sedikit bantuan. Masih sering membutuhkan bantuan. Belum mampu menyelesaikan tugas secara mandiri.

🔄 TINDAK LANJUT

🌱 Remedial

Murid yang belum mencapai tujuan pembelajaran mendapatkan bimbingan melalui cerita sederhana, gambar, kartu peristiwa, contoh konkret, dan pendampingan kelompok kecil.

Tugas remedial dapat berupa mengidentifikasi sikap Nabi Muhammad saw. dari beberapa peristiwa dan memberikan contoh penerapannya dalam kehidupan.

🚀 Pengayaan

Murid yang telah mencapai tujuan pembelajaran dapat melakukan analisis kasus yang lebih kompleks, membuat infografis kepemimpinan Rasulullah saw., atau menjadi fasilitator dalam simulasi musyawarah.

❤️ Aksi Nyata

Murid melaksanakan jurnal aksi selama satu minggu dengan memilih perilaku yang akan diterapkan, seperti bersikap adil, berani menyampaikan kebenaran, bertanggung jawab, bermusyawarah, menyayangi teman, menjaga lingkungan, dan menyelesaikan masalah secara damai.

🪞 REFLEKSI MURID

  1. Apa hal baru yang kamu pelajari tentang kepemimpinan Nabi Muhammad saw.?
  2. Sikap kepemimpinan Rasulullah saw. apa yang paling kamu kagumi? Mengapa?
  3. Mengapa seorang pemimpin harus bersikap adil?
  4. Mengapa keberanian harus disertai kebijaksanaan?
  5. Bagaimana cara kamu menyelesaikan perselisihan dengan teman secara damai?
  6. Bagaimana kamu menunjukkan tanggung jawab sebagai murid?
  7. Apa tindakan nyata yang akan kamu lakukan untuk meneladani Nabi Muhammad saw.?
Komitmenku:

“Setelah mempelajari kebijakan dan keperwiraan Nabi Muhammad saw., saya akan berusaha menjadi anak yang adil, berani, bijaksana, amanah, bertanggung jawab, suka bermusyawarah, menyayangi sesama, dan cinta damai.”

PENGESAHAN

Pecabean, Juli 2026

Mengetahui,
Kepala Madrasah





Amirudin, S.Pd.I.
NIP. 198006182005011005


Guru Mata Pelajaran





Budi Santoso, S.Pd.I., M.Pd.
NIP. 197712022005011003