MODUL AJAR SKI • DEEP LEARNING • KBC
MIN 2 Tegal • Kelas III • Tahun Pelajaran 2026/2027

MODUL AJAR
DEEP LEARNING & KURIKULUM BERBASIS CINTA (KBC)

BAB 1 : KETABAHAN NABI MUHAMMAD SAW. DAN PARA SAHABAT

📚 SKI 👦 Kelas III / Fase B ⏱️ 12 JP 📖 6 Pertemuan 📅 2026/2027 ❤️ Kurikulum Berbasis Cinta

A IDENTITAS MODUL

Nama Madrasah MIN 2 Tegal
Nama Penyusun Budi Santoso, S.Pd.I., M.Pd.
Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)
Kelas / Fase / Semester III / B / Ganjil
Bab Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat
Alokasi Waktu 12 JP (6 kali pertemuan)
Tahun Pelajaran 2026 / 2027

B IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK

📖 Pengetahuan Awal

Murid telah mengenal Nabi Muhammad saw. sebagai nabi dan rasul Allah Swt., serta mengetahui secara sederhana bahwa Rasulullah saw. mengalami berbagai tantangan dalam menyampaikan dakwah Islam. Sebagian murid telah mengenal beberapa sahabat Nabi Muhammad saw.

❤️ Minat

Murid umumnya tertarik pada kisah perjuangan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat, cerita bergambar, video pembelajaran, permainan edukatif, bercerita, bermain peran, membuat poster, komik, dan kegiatan kelompok.

👨‍👩‍👧 Latar Belakang

Murid memiliki pengalaman yang beragam dalam menghadapi kesulitan, kegagalan, perbedaan pendapat, dan tantangan dalam belajar maupun berteman. Pengalaman tersebut menjadi jembatan untuk memahami makna sabar, teguh pendirian, berani, ikhlas, saling membantu, dan pantang menyerah.

🎯 Kebutuhan Belajar

Visual: gambar tokoh, kartu kisah, ilustrasi peristiwa, peta konsep, poster, dan komik.

Auditori: cerita guru, membaca nyaring, menyimak kisah, diskusi, dan presentasi.

Kinestetik: menyusun kartu peristiwa, bermain peran, membuat poster/komik, simulasi, dan proyek aksi nyata.

C TEMA KURIKULUM BERBASIS CINTA

❤️ Topik Panca Cinta

  • Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya.
  • Cinta diri dan sesama.
  • Cinta ilmu.
  • Cinta lingkungan.
  • Cinta tanah air.

📚 Materi Insersi

Kesabaran, keteguhan pendirian, keberanian dalam kebenaran, keikhlasan, kasih sayang, saling menolong, persaudaraan, tanggung jawab, pantang menyerah, optimisme, kepedulian, menghargai sesama, menjaga lingkungan, serta mencintai bangsa dan tanah air.

D KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN

📘 Pengetahuan Konseptual

Murid memahami makna ketabahan, sabar, teguh pendirian, berani, ikhlas, saling menolong, dan pantang menyerah serta mengenal bentuk-bentuk tantangan yang dihadapi Nabi Muhammad saw. dan para sahabat dalam berdakwah.

🛠️ Pengetahuan Prosedural

Murid mampu membaca dan menyimak kisah sejarah, menemukan informasi penting, mengidentifikasi bentuk ketabahan, menghubungkan peristiwa dengan sikap, menganalisis masalah, berdiskusi, bekerja sama, bercerita, membuat karya, bermain peran, dan merancang aksi nyata.

🌱 Relevansi Kehidupan Nyata

Murid menghubungkan ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat dengan pengalaman menghadapi kesulitan belajar, menyelesaikan tugas, menghadapi perbedaan dengan teman, berbuat baik, meminta maaf, menolong orang lain, menjaga kebersihan, dan menjalankan tanggung jawab.

📊 Tingkat Kesulitan

Sedang. Materi disajikan secara bertahap dari mengenali kisah dan fakta, menjelaskan makna ketabahan, menganalisis sikap, mengevaluasi pilihan perilaku, hingga menghasilkan karya dan aksi nyata.

🧩 Struktur Materi

  1. Pengertian ketabahan.
  2. Tantangan dan tekanan dalam dakwah Nabi Muhammad saw.
  3. Ketabahan Nabi Muhammad saw.
  4. Ketabahan para sahabat.
  5. Kesabaran dan teguh pendirian.
  6. Keberanian dan keikhlasan.
  7. Saling menolong dan persaudaraan.
  8. Pantang menyerah dalam menghadapi kesulitan.
  9. Ketabahan dalam kehidupan murid.
  10. Aksi nyata meneladani Nabi Muhammad saw. dan para sahabat.

✨ Integrasi Nilai dan Karakter

Keimanan dan ketakwaan, akhlak mulia, kesabaran, keteguhan, keberanian, keikhlasan, tanggung jawab, kepedulian, kasih sayang, persaudaraan, gotong royong, kemandirian, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, cinta ilmu, cinta lingkungan, dan cinta tanah air.

E DIMENSI PROFIL LULUSAN

🤲 Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia Meyakini Allah Swt. dan mencintai Nabi Muhammad saw. dengan meneladani ketabahan, kesabaran, keberanian, keikhlasan, dan akhlak mulia beliau.
🇮🇩 Kewargaan Menunjukkan sikap bertanggung jawab, menghargai perbedaan, menolong sesama, menjaga ketertiban, mencintai lingkungan, dan berkontribusi positif bagi madrasah serta bangsa.
🧠 Penalaran Kritis Menganalisis bentuk tantangan dakwah dan alasan Nabi Muhammad saw. serta para sahabat tetap teguh dalam kebenaran serta membandingkannya dengan sikap yang tepat ketika menghadapi masalah sehari-hari.
🎨 Kreativitas Menghasilkan poster, komik, cerita, jurnal aksi, peta konsep, drama, atau karya kreatif tentang ketabahan dan keteladanan.
🤝 Kolaborasi Bekerja sama dalam kelompok untuk membaca, berdiskusi, menyelesaikan masalah, membuat karya, bermain peran, dan memberikan apresiasi kepada teman.
💪 Kemandirian Mampu mengelola tugas, menghadapi kesulitan belajar, berusaha menyelesaikan pekerjaan, serta melakukan refleksi dan aksi nyata secara bertanggung jawab.
❤️ Kesehatan Menjaga kesehatan fisik dan mental dengan mengelola emosi, menghindari kekerasan, membangun hubungan pertemanan yang sehat, serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
💬 Komunikasi Mampu bercerita, menyampaikan pendapat, bertanya, berdiskusi, melakukan presentasi, dan menyampaikan pesan kebaikan dengan bahasa yang santun dan percaya diri.

DESAIN PEMBELAJARAN

A. Capaian Pembelajaran (CP)

Murid mampu mengenal, memahami, dan menganalisis peristiwa penting dalam sejarah Nabi Muhammad saw. dan para sahabat, khususnya berbagai tantangan, tekanan, dan rintangan dalam dakwah serta ketabahan yang ditunjukkan dalam menghadapinya. Murid mampu mengambil ibrah dari peristiwa tersebut untuk menumbuhkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt., kecintaan kepada Rasulullah saw., cinta ilmu, cinta diri dan sesama, serta menerapkan sikap sabar, teguh pendirian, berani, ikhlas, saling menolong, dan pantang menyerah dalam kehidupan sehari-hari.

B. Lintas Disiplin Ilmu

C TUJUAN PEMBELAJARAN

PERTEMUAN 1 — MENGIDENTIFIKASI

Murid mampu mengidentifikasi bentuk ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat dalam menghadapi tantangan, tekanan, dan rintangan dakwah berdasarkan kisah sejarah untuk menumbuhkan cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya serta cinta ilmu, sekaligus mengembangkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt.

PERTEMUAN 2 — MENJELASKAN DAN MENGHUBUNGKAN

Murid mampu menjelaskan ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat serta menghubungkannya dengan sikap sabar, teguh pendirian, berani, ikhlas, saling menolong, dan pantang menyerah melalui kegiatan membaca, bercerita, berdiskusi, dan bekerja sama untuk menumbuhkan cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, cinta diri dan sesama, serta cinta ilmu, sekaligus mengembangkan kemampuan komunikasi dan kolaborasi.

PERTEMUAN 3 — MENGANALISIS

Murid mampu menganalisis ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat dalam menghadapi rintangan dakwah serta membandingkannya dengan sikap yang tepat ketika menghadapi kesulitan belajar, berteman, menjalankan tugas, dan berbuat baik untuk menumbuhkan cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya serta cinta diri dan sesama, sekaligus mengembangkan penalaran kritis, komunikasi, dan kolaborasi.

PERTEMUAN 4 — MENGANALISIS DAN MEMPERKUAT PEMAHAMAN

Murid mampu menganalisis ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat dalam menghadapi rintangan dakwah serta membandingkannya dengan sikap yang tepat ketika menghadapi kesulitan belajar, berteman, menjalankan tugas, dan berbuat baik melalui kegiatan pemecahan masalah, diskusi kelompok, dan presentasi.

PERTEMUAN 5 — MENGEVALUASI DAN MERUMUSKAN AKSI

Murid mampu mengevaluasi ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat serta merumuskan tindakan nyata berupa sikap sabar, pantang menyerah, berani berbuat benar, ikhlas, dan saling membantu melalui cerita, poster, komik, jurnal aksi, bermain peran, atau presentasi untuk menumbuhkan cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, cinta ilmu, cinta diri dan sesama, cinta lingkungan, serta cinta tanah air.

PERTEMUAN 6 — MENGEVALUASI, BERKARYA, DAN MEMPRESENTASIKAN

Murid mampu mengevaluasi ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat serta menyajikan tindakan nyata berupa sikap sabar, pantang menyerah, berani berbuat benar, ikhlas, dan saling membantu melalui cerita, poster, komik, jurnal aksi, bermain peran, atau presentasi sekaligus mengembangkan keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, dan kemandirian.

D INDIKATOR KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengidentifikasi berbagai tantangan, tekanan, dan rintangan yang dihadapi Nabi Muhammad saw. dan para sahabat dalam berdakwah.
  2. Menyebutkan dan menjelaskan contoh ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat dalam menghadapi rintangan dakwah.
  3. Menjelaskan hubungan ketabahan dengan sikap sabar, teguh pendirian, berani, ikhlas, saling menolong, dan pantang menyerah.
  4. Menganalisis alasan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat tetap teguh dalam menyampaikan kebenaran meskipun menghadapi tekanan.
  5. Membandingkan sikap ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat dengan sikap yang tepat ketika menghadapi kesulitan belajar, pertemanan, tugas, dan berbuat baik.
  6. Mengevaluasi perilaku sehari-hari dan merumuskan aksi nyata yang mencerminkan kesabaran, keberanian, keikhlasan, saling membantu, dan pantang menyerah.

E IKLIM / BUDAYA MADRASAH

F TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL

“Bagaimana ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat mengajarkan kita untuk tetap sabar, berani, ikhlas, saling membantu, dan pantang menyerah ketika menghadapi kesulitan?”

Murid menghubungkan kisah ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat dengan situasi nyata yang mereka hadapi, seperti kesulitan memahami pelajaran, gagal menyelesaikan tugas, berselisih dengan teman, menghadapi ejekan, berani berkata benar, membantu teman yang kesulitan, menjaga kebersihan lingkungan, dan melaksanakan tanggung jawab.

G KERANGKA PEMBELAJARAN

🎯 Model Pembelajaran

Problem Based Learning (PBL), Project Based Learning (PjBL), Cooperative Learning, Contextual Teaching and Learning (CTL), dan pembelajaran berbasis cerita.

🧘 Mindful Learning

Murid menyimak kisah dengan penuh perhatian, mengelola emosi, melakukan jeda refleksi, dan menyadari nilai kesabaran serta keteguhan dalam menghadapi kesulitan.

💡 Meaningful Learning

Murid menghubungkan ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat dengan pengalaman nyata dalam belajar, berteman, melaksanakan tugas, menolong sesama, dan menjaga lingkungan.

😊 Joyful Learning

Pembelajaran dilakukan melalui cerita, kartu peristiwa, permainan edukatif, diskusi, bermain peran, poster, komik, jurnal aksi, dan presentasi.

📚 Metode Pembelajaran

Membaca, menyimak, bercerita, tanya jawab, diskusi, kerja kelompok, bermain peran, pemecahan masalah, presentasi, refleksi, penugasan, dan proyek sederhana.

🔄 Strategi Berdiferensiasi

Konten, proses, dan produk disesuaikan dengan kesiapan, minat, kebutuhan, serta profil belajar murid.

Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi

Diferensiasi Konten: Murid memperoleh materi melalui teks sederhana, cerita bergambar, kartu peristiwa, video, cerita guru, dan bahan bacaan sesuai tingkat kesiapan.

Diferensiasi Proses: Murid dapat belajar secara mandiri, berpasangan, kelompok kecil, melalui membaca terbimbing, menyimak, diskusi, menyusun kartu, bermain peran, atau menggunakan peta konsep.

Diferensiasi Produk: Murid dapat memilih menghasilkan poster, komik, cerita, jurnal aksi, peta konsep, bermain peran, atau presentasi.

Kemitraan Pembelajaran

Lingkungan Belajar

Pemanfaatan Digital

📘 PERTEMUAN 1 — 2 JP (70 MENIT)

Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya serta Cinta Ilmu

10 MENIT

KEGIATAN PENDAHULUAN

Salam dan Doa: Guru mengucapkan salam, mengajak murid berdoa, berselawat kepada Nabi Muhammad saw., dan mengondisikan kelas.

Apersepsi: Guru bertanya, “Apakah kalian pernah mengalami kesulitan?” dan “Apa yang biasanya kalian lakukan ketika menghadapi kesulitan?”

Motivasi: Guru menyampaikan bahwa Nabi Muhammad saw. dan para sahabat juga menghadapi berbagai tantangan, tetapi tetap sabar dan teguh.

Penyampaian Tujuan: Guru menjelaskan bahwa murid akan mengidentifikasi bentuk ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat.

50 MENIT

KEGIATAN INTI

Mengamati (Mindful): Murid menyimak cerita atau video pendek tentang tantangan dakwah Nabi Muhammad saw. dan para sahabat.

Mengeksplorasi (Meaningful): Murid membaca bahan ajar tentang tekanan, gangguan, penolakan, dan rintangan yang dihadapi dalam dakwah.

Mengasosiasi: Murid mengelompokkan informasi menjadi dua bagian: “Rintangan yang Dihadapi” dan “Bentuk Ketabahan”.

Mengomunikasikan: Murid menyampaikan hasil identifikasi secara lisan atau tertulis.

Proses: Murid dapat membaca mandiri, membaca terbimbing, menyimak cerita guru, atau menggunakan kartu gambar.

Produk: Tabel identifikasi rintangan dan bentuk ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat.

10 MENIT

KEGIATAN PENUTUP

Refleksi: “Bentuk ketabahan apa yang paling mengesankan bagi kalian?”

Rangkuman: Guru dan murid menyimpulkan bahwa Nabi Muhammad saw. dan para sahabat tetap teguh meskipun menghadapi berbagai rintangan.

Tindak Lanjut: Murid menceritakan kepada keluarga satu kisah ketabahan yang dipelajarinya.

Penutup: Doa dan salam.

📗 PERTEMUAN 2 — 2 JP (70 MENIT)

Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu, serta Cinta Diri dan Sesama

10 MENIT

KEGIATAN PENDAHULUAN

Salam dan Doa: Guru mengawali pembelajaran dengan salam, doa, dan selawat.

Apersepsi: Murid mengingat kembali berbagai rintangan yang dihadapi Nabi Muhammad saw. dan para sahabat.

Motivasi: Guru menjelaskan bahwa ketabahan dapat diwujudkan melalui sabar, teguh pendirian, berani, ikhlas, saling menolong, dan pantang menyerah.

50 MENIT

KEGIATAN INTI

Mengamati (Joyful): Murid mengamati kartu situasi yang menggambarkan sabar, teguh pendirian, keberanian, keikhlasan, saling membantu, dan pantang menyerah.

Menanya: Murid mengajukan pertanyaan tentang sikap yang ditunjukkan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat.

Mengeksplorasi (Meaningful): Kelompok membaca kisah dan menemukan contoh sikap ketabahan.

Mengasosiasi: Murid memasangkan peristiwa dengan sikap yang tepat melalui permainan kartu.

Mengomunikasikan: Setiap kelompok menceritakan hasil diskusi di depan kelas.

Pembelajaran Berdiferensiasi:

  • Proses: murid dapat menggunakan kartu, gambar, tabel, atau membaca sumber secara langsung.
  • Produk: tabel peristiwa dan sikap, peta konsep, cerita, atau presentasi sederhana.
10 MENIT

KEGIATAN PENUTUP

Refleksi: “Ketika mengalami kesulitan, sikap apa yang akan kalian pilih?”

Rangkuman: Ketabahan dapat diwujudkan dengan sabar, teguh pendirian, berani, ikhlas, saling menolong, dan pantang menyerah.

Tindak Lanjut: Murid memilih satu sikap untuk dipraktikkan selama satu hari.

Penutup: Doa dan salam.

📙 PERTEMUAN 3 — 2 JP (70 MENIT)

Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, Cinta Diri dan Sesama, serta Cinta Ilmu

10 MENIT

KEGIATAN PENDAHULUAN

Salam dan Doa: Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan selawat.

Apersepsi: Guru mengajak murid mengingat berbagai bentuk ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat.

Motivasi: Guru menyampaikan bahwa ketabahan tidak hanya penting dalam dakwah, tetapi juga dalam menghadapi masalah sehari-hari.

50 MENIT

KEGIATAN INTI

Bercerita (Joyful): Guru menceritakan beberapa peristiwa ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat dalam menghadapi tekanan dan rintangan.

Mengeksplorasi: Murid bekerja dalam kelompok untuk menemukan nilai ketabahan dari setiap kisah.

Mengasosiasi (Meaningful): Murid menganalisis kasus: “Bagaimana sikap seorang murid ketika sudah belajar tetapi belum memahami pelajaran?”

Murid membandingkan sikap menyerah dengan sikap sabar, berusaha, bertanya, dan pantang menyerah.

Mengomunikasikan: Kelompok mempresentasikan hasil analisis.

Pembelajaran Berdiferensiasi:

  • Proses: guru memberikan pertanyaan pemantik dengan tingkat bantuan yang berbeda sesuai kesiapan murid.
  • Produk: tabel perbandingan, peta konsep, atau jawaban analitis sederhana.
10 MENIT

KEGIATAN PENUTUP

Refleksi: “Bagaimana ketabahan Nabi Muhammad saw. dapat membantu kita menghadapi kesulitan belajar?”

Rangkuman: Ketabahan mengajarkan kita untuk tidak mudah menyerah, tetap berusaha, dan meminta bantuan ketika diperlukan.

Tindak Lanjut: Murid mencoba menerapkan sikap pantang menyerah ketika menghadapi satu kesulitan belajar.

Penutup: Doa dan salam.

📕 PERTEMUAN 4 — 2 JP (70 MENIT)

Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, Cinta Diri dan Sesama, Cinta Ilmu, serta Cinta Tanah Air

10 MENIT

KEGIATAN PENDAHULUAN

Salam dan Doa: Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.

Apersepsi: Murid mengingat kembali hubungan ketabahan dengan sabar, berani, ikhlas, dan pantang menyerah.

Motivasi: Guru mengajak murid memahami bahwa ketabahan juga diperlukan dalam menjaga pertemanan dan menjalankan tanggung jawab.

50 MENIT

KEGIATAN INTI

Mendengarkan (Mindful): Murid menyimak beberapa cerita pendek tentang masalah pertemanan, tugas kelompok, dan tanggung jawab.

Mengeksplorasi: Murid mengamati kartu kasus, misalnya: teman mengejek, tugas sulit, teman tidak mau bekerja sama, atau melihat teman melakukan kesalahan.

Mengasosiasi (Meaningful): Kelompok menganalisis: “Bagaimana sikap yang sesuai dengan ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat?”

Murid memilih tindakan yang sabar, berani berbuat benar, ikhlas, saling membantu, dan tidak mudah menyerah.

Mengomunikasikan (Joyful): Kelompok menyampaikan solusi dan alasan di depan kelas.

Pembelajaran Berdiferensiasi:

  • Proses: murid dapat menggunakan kartu kasus, tabel, gambar situasi, atau bimbingan guru.
  • Produk: tabel solusi, peta konsep, cerita pendek, atau presentasi kelompok.
10 MENIT

KEGIATAN PENUTUP

Refleksi: “Apakah kita boleh membalas keburukan dengan keburukan? Apa sikap yang lebih baik?”

Rangkuman: Ketabahan bukan berarti menyerah, tetapi tetap sabar, teguh, berani berbuat benar, dan terus melakukan kebaikan.

Tindak Lanjut: Murid melakukan satu tindakan baik kepada teman atau keluarga.

Penutup: Doa dan salam.

📒 PERTEMUAN 5 — 2 JP (70 MENIT)

Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu, Cinta Diri dan Sesama, Cinta Lingkungan, serta Cinta Tanah Air

10 MENIT

KEGIATAN PENDAHULUAN

Salam dan Doa: Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan selawat.

Apersepsi: Guru mengajak murid mengingat kembali ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat.

Motivasi: Guru menjelaskan bahwa belajar tentang ketabahan harus menghasilkan perubahan perilaku dan aksi nyata.

50 MENIT

KEGIATAN INTI

Mengamati (Mindful): Murid menyimak cerita reflektif tentang kesabaran, keteguhan, keberanian, keikhlasan, dan saling membantu.

Mengeksplorasi: Murid memilih bentuk karya yang akan dibuat.

  • Poster “Aku Anak Tangguh Meneladani Rasulullah”.
  • Komik ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat.
  • Cerita reflektif.
  • Jurnal aksi ketabahan.
  • Peta konsep ketabahan.
  • Drama sederhana.

Mengasosiasi (Meaningful): Murid menentukan tindakan nyata yang akan dilakukan di rumah, madrasah, dan lingkungan.

Pembelajaran Berdiferensiasi:

  • Proses: murid dapat bekerja mandiri, berpasangan, atau berkelompok.
  • Produk: poster, komik, cerita, jurnal aksi, drama, peta konsep, atau presentasi.

❤️ RANCANGAN AKSI NYATA

Setiap murid memilih minimal dua tindakan:

  • Aku akan sabar ketika menghadapi kesulitan.
  • Aku tidak mudah menyerah ketika belajar.
  • Aku berani berkata dan berbuat benar.
  • Aku akan ikhlas membantu orang lain.
  • Aku akan menolong teman yang mengalami kesulitan.
  • Aku akan menyelesaikan tugasku dengan tanggung jawab.
  • Aku akan menjaga kebersihan lingkungan.
  • Aku akan menjaga persatuan dan kerukunan.
10 MENIT

KEGIATAN PENUTUP

Refleksi: “Jika kamu ingin meneladani ketabahan Rasulullah saw., perilaku apa yang akan kamu ubah mulai hari ini?”

Rangkuman: Ketabahan harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan hanya dipahami sebagai cerita sejarah.

Tindak Lanjut: Murid menyelesaikan karya untuk dipresentasikan pada pertemuan berikutnya.

Penutup: Doa dan salam.

📓 PERTEMUAN 6 — 2 JP (70 MENIT)

Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu, Cinta Diri dan Sesama, Cinta Lingkungan, serta Cinta Tanah Air

10 MENIT

KEGIATAN PENDAHULUAN

Salam dan Doa: Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan selawat.

Apersepsi: Murid mengingat kembali berbagai bentuk ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat.

Motivasi: Guru menyampaikan bahwa keberhasilan belajar bukan hanya ditunjukkan melalui nilai, tetapi juga melalui perubahan sikap.

50 MENIT

KEGIATAN INTI

Mengamati: Murid mengamati kembali karya yang telah dibuat dan memperbaiki isi maupun tampilannya.

Mengeksplorasi: Murid menyelesaikan poster, komik, cerita, jurnal aksi, peta konsep, drama, atau karya kreatif lainnya.

Mengasosiasi (Meaningful): Murid menuliskan alasan mengapa tindakan yang dipilih merupakan bentuk keteladanan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat.

Mengomunikasikan (Joyful): Murid mempresentasikan karya atau menampilkan drama di depan kelas.

Teman memberikan apresiasi dan tanggapan menggunakan bahasa yang santun.

Pembelajaran Berdiferensiasi:

  • Proses: murid dapat menyelesaikan karya secara individu, berpasangan, atau kelompok sesuai kebutuhan.
  • Produk: poster, komik, cerita, jurnal aksi, drama, peta konsep, atau presentasi.

❤️ KOMITMEN AKSI NYATAKU

Setiap murid membuat komitmen:

  • 🌱 Saya akan sabar ketika menghadapi kesulitan.
  • 💪 Saya tidak mudah menyerah dalam belajar.
  • ⚖️ Saya berani melakukan yang benar.
  • 🤲 Saya ikhlas membantu orang lain.
  • 🤝 Saya akan menolong teman yang membutuhkan.
  • 📚 Saya akan rajin belajar dan mencintai ilmu.
  • 🌿 Saya akan menjaga lingkungan.
  • 🇮🇩 Saya akan menjaga persatuan dan mencintai tanah air.
10 MENIT

KEGIATAN PENUTUP

Refleksi: “Apa bukti bahwa kamu sudah belajar menjadi anak yang tabah?”

Rangkuman: Murid bersama guru menyimpulkan makna ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat serta penerapannya dalam kehidupan.

Tindak Lanjut: Murid melaksanakan aksi nyata yang telah dirancang dan mencatat pelaksanaannya selama satu minggu.

Penutup: Doa, selawat, dan salam.

I ASESMEN PEMBELAJARAN

🩺 ASESMEN DIAGNOSTIK

  • Tanya jawab tentang Nabi Muhammad saw. dan para sahabat.
  • Mengidentifikasi pengetahuan awal murid tentang tantangan dakwah.
  • Pertanyaan sederhana tentang makna sabar dan pantang menyerah.
  • Murid menceritakan pengalaman ketika menghadapi kesulitan.

📝 ASESMEN FORMATIF

Observasi:

  • Keaktifan mengikuti pembelajaran.
  • Kesabaran dan ketekunan.
  • Keberanian menyampaikan pendapat.
  • Kejujuran.
  • Tanggung jawab.
  • Kerja sama.
  • Kemampuan komunikasi.
  • Kemampuan penalaran kritis.

Penilaian Kinerja:

Kemampuan membaca, menyimak, mengidentifikasi, menjelaskan, menganalisis, berdiskusi, bekerja sama, bercerita, bermain peran, dan mempresentasikan karya.

Penugasan:

Tabel identifikasi, kartu pasangan peristiwa dan sikap, analisis kasus, peta konsep, cerita, dan jurnal aksi.

🎯 ASESMEN SUMATIF

Tes Tulis:

Murid menjawab pertanyaan mengenai tantangan dakwah, ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat, serta sikap sabar, teguh pendirian, berani, ikhlas, saling menolong, dan pantang menyerah.

Projek Sederhana:

Murid menghasilkan poster, komik, cerita, jurnal aksi, drama, peta konsep, atau presentasi yang menunjukkan pemahaman tentang ketabahan dan penerapannya dalam kehidupan.

📊 RUBRIK PENILAIAN PROJEK

Aspek 4 — Sangat Baik 3 — Baik 2 — Cukup 1 — Perlu Bimbingan
Pemahaman Materi Memahami ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat secara tepat dan lengkap. Memahami sebagian besar materi dengan tepat. Memahami sebagian materi tetapi masih membutuhkan bantuan. Belum memahami materi dengan baik.
Penalaran Kritis Mampu menganalisis hubungan ketabahan dengan masalah kehidupan dan memberikan alasan yang jelas. Mampu menjelaskan hubungan dengan cukup tepat. Analisis masih sederhana dan membutuhkan bantuan. Belum mampu menganalisis hubungan.
Keteladanan Mampu menghubungkan ketabahan Rasul dan sahabat dengan kehidupan nyata secara sangat jelas. Mampu memberikan contoh penerapan. Contoh penerapan masih terbatas. Belum mampu memberikan contoh penerapan.
Kreativitas Karya sangat kreatif, menarik, informatif, dan komunikatif. Karya menarik dan cukup kreatif. Karya sederhana. Karya belum selesai atau belum sesuai.
Komunikasi Menyampaikan gagasan dengan jelas, santun, dan percaya diri. Menyampaikan gagasan dengan cukup jelas. Masih memerlukan bantuan dalam menyampaikan gagasan. Belum mampu menjelaskan karya.
Kolaborasi Sangat aktif bekerja sama, membantu teman, dan menghargai anggota kelompok. Bekerja sama dengan baik. Kadang terlibat dalam kelompok. Belum menunjukkan kerja sama.

🔄 TINDAK LANJUT

🌱 Remedial

Murid yang belum mencapai tujuan pembelajaran memperoleh pendampingan melalui cerita bergambar, kartu peristiwa, membaca terbimbing, video sederhana, pertanyaan bertahap, dan contoh situasi kehidupan nyata.

🚀 Pengayaan

Murid yang telah mencapai tujuan pembelajaran dapat mencari kisah ketabahan sahabat Nabi lainnya dari sumber yang terpercaya, membuat karya tambahan, atau menjadi teman pendamping bagi murid lain.

❤️ Aksi Nyata

Murid melaksanakan jurnal aksi selama satu minggu dengan memilih perilaku sabar, pantang menyerah, berani berbuat benar, ikhlas, dan saling membantu.

🪞 REFLEKSI MURID

  1. Apa hal baru yang kamu pelajari tentang ketabahan Nabi Muhammad saw.?
  2. Rintangan apa yang pernah dihadapi Nabi Muhammad saw. dan para sahabat?
  3. Sikap apa yang ditunjukkan Nabi Muhammad saw. ketika menghadapi kesulitan?
  4. Sikap ketabahan apa yang paling ingin kamu teladani?
  5. Apa yang akan kamu lakukan ketika mengalami kesulitan belajar?
  6. Bagaimana cara kamu menunjukkan sikap sabar dan pantang menyerah?
  7. Bagaimana cara kamu membantu teman yang mengalami kesulitan?
  8. Apa tindakan yang dapat kamu lakukan untuk menjaga lingkungan?
  9. Bagaimana cara kamu menunjukkan cinta kepada tanah air?
Komitmenku:

“Setelah mempelajari ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat, saya akan berusaha menjadi anak yang sabar, teguh pendirian, berani berbuat benar, ikhlas, suka menolong, rajin belajar, dan tidak mudah menyerah.”

PENGESAHAN

Pecabean, Juli 2026

Mengetahui,
Kepala Madrasah





Amirudin, S.Pd.I.
NIP. 198006182005011005


Guru Mata Pelajaran





Budi Santoso, S.Pd.I., M.Pd.
NIP. 197712022005011003