MODUL AJAR
DEEP LEARNING & KURIKULUM BERBASIS CINTA (KBC)
BAB 8 : BUKTI-BUKTI KERASULAN NABI MUHAMMAD SAW.
A IDENTITAS MODUL
B IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
📖 Pengetahuan Awal
Murid telah mengenal Nabi Muhammad saw. sebagai nabi dan rasul Allah Swt. serta mengetahui secara sederhana tentang kehidupan beliau sebelum menjadi rasul. Sebagian murid telah mengenal kisah turunnya wahyu pertama di Gua Hira.
❤️ Minat
Murid umumnya tertarik pada kisah Nabi Muhammad saw., cerita sejarah, gambar, video pembelajaran, permainan edukatif, drama, dan kegiatan membuat karya kreatif.
👨👩👧 Latar Belakang
Murid memiliki pengalaman keluarga dan lingkungan sosial yang beragam. Pembelajaran perlu menghubungkan bukti kerasulan dan keteladanan Nabi Muhammad saw. dengan pengalaman nyata murid dalam kehidupan sehari-hari.
🎯 Kebutuhan Belajar
Visual: gambar Gua Hira, kartu peristiwa, infografis, peta konsep, dan ilustrasi.
Auditori: cerita guru, membaca nyaring, menyimak video, dan diskusi.
Kinestetik: menyusun kartu peristiwa, bermain peran, membuat poster, peta konsep, dan karya kreatif.
C TEMA KURIKULUM BERBASIS CINTA
❤️ Topik Panca Cinta
- Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya.
- Cinta diri dan sesama.
- Cinta ilmu.
- Cinta lingkungan.
- Cinta tanah air.
📚 Materi Insersi
Kejujuran, amanah, siddiq, tabligh, fathanah, kesabaran, keteguhan pendirian, tanggung jawab, kasih sayang, kepedulian, santun dalam menyampaikan kebaikan, dan kecintaan terhadap ilmu.
D KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
📘 Pengetahuan Konseptual
Murid memahami pengertian kerasulan, bukti kerasulan Nabi Muhammad saw., mukjizat, wahyu, kejujuran, amanah, serta sifat wajib Rasul, yaitu siddiq, amanah, tabligh, dan fathanah.
🛠️ Pengetahuan Prosedural
Murid mampu membaca dan menyimak sumber belajar, mengidentifikasi bukti kerasulan, mengelompokkan informasi, membandingkan sumber, berdiskusi, menganalisis hubungan bukti kerasulan dengan keteladanan Nabi, serta menghasilkan karya dan aksi nyata.
🌱 Relevansi Kehidupan Nyata
Murid menghubungkan sifat siddiq, amanah, tabligh, dan fathanah dengan kehidupan sehari-hari, seperti berkata benar, menjaga kepercayaan, menyampaikan kebaikan dengan santun, belajar dengan sungguh-sungguh, dan bertanggung jawab.
📊 Tingkat Kesulitan
Sedang. Materi disajikan melalui cerita, gambar, video, diskusi, permainan kartu, peta konsep, kegiatan analisis sederhana, dan proyek kreatif yang sesuai dengan perkembangan murid kelas III.
🧩 Struktur Materi
- Pengertian kerasulan Nabi Muhammad saw.
- Bukti kerasulan Nabi Muhammad saw.
- Mukjizat Nabi Muhammad saw.
- Kejujuran dan amanah Nabi Muhammad saw.
- Sifat siddiq, amanah, tabligh, dan fathanah.
- Bukti kerasulan berdasarkan Al-Qur'an dan hadis.
- Hubungan bukti kerasulan dengan keberhasilan dakwah.
- Keteladanan Nabi Muhammad saw.
- Penerapan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.
✨ Integrasi Nilai dan Karakter
Keimanan dan ketakwaan, akhlak mulia, kejujuran, amanah, kecerdasan, tanggung jawab, kesabaran, keteguhan, kepedulian, kasih sayang, santun, kerja sama, kemandirian, kreativitas, dan cinta tanah air.
E DIMENSI PROFIL LULUSAN
DESAIN PEMBELAJARAN
A. Capaian Pembelajaran (CP)
Murid mampu mengenal, memahami, dan menganalisis peristiwa penting dalam sejarah kerasulan Nabi Muhammad saw., termasuk bukti-bukti kerasulan, mukjizat, sifat dan keteladanan Rasulullah saw., serta mengambil ibrah dari kehidupan beliau untuk menumbuhkan keimanan, kecintaan kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, serta menerapkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
B. Lintas Disiplin Ilmu
- Bahasa Indonesia: membaca, menyimak, menemukan informasi, berdiskusi, bercerita, menulis refleksi, dan mempresentasikan hasil karya.
- Pendidikan Pancasila: tanggung jawab, kejujuran, kerja sama, kepedulian, santun, dan hidup bersama.
- Al-Qur'an Hadis: mengenal ayat atau hadis yang berkaitan dengan kerasulan dan keteladanan Nabi Muhammad saw.
- Seni dan Prakarya: membuat poster, infografis, peta konsep, drama, dan karya kreatif.
C TUJUAN PEMBELAJARAN
Murid mampu mengidentifikasi bukti kerasulan Nabi Muhammad saw., meliputi mukjizat, kejujuran, amanah, peristiwa luar biasa, serta bukti dari Al-Qur'an dan hadis melalui kegiatan membaca dan menyimak untuk menumbuhkan cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya serta cinta ilmu, sekaligus mengembangkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt.
Murid mampu menjelaskan bukti kerasulan Nabi Muhammad saw. serta menghubungkannya dengan sifat siddiq, amanah, tabligh, dan fathanah melalui kegiatan diskusi dan pembelajaran kolaboratif untuk menumbuhkan cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, cinta ilmu, serta cinta diri dan sesama, sekaligus mengembangkan kemampuan komunikasi dan kolaborasi.
Murid mampu menganalisis hubungan antara bukti kerasulan Nabi Muhammad saw., keteladanan akhlak beliau, dan keberhasilan penyampaian risalah Islam serta membedakan bukti yang bersumber dari wahyu dengan informasi sejarah yang perlu dikaji secara kritis untuk menumbuhkan cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya serta cinta ilmu, sekaligus mengembangkan penalaran kritis.
Murid mampu mengevaluasi makna bukti kerasulan Nabi Muhammad saw. dalam meneguhkan keimanan dan kecintaan kepada Rasulullah saw. serta merancang aksi nyata untuk menerapkan sikap sabar, amanah, jujur, kecerdasan, tanggung jawab, dan keteguhan melalui poster, infografis, peta konsep, cerita reflektif, presentasi, atau karya kreatif untuk menumbuhkan cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, cinta ilmu, cinta lingkungan, cinta diri dan sesama, serta cinta tanah air, sekaligus mengembangkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt., penalaran kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, dan kemandirian.
D INDIKATOR KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN
- Menyebutkan dan mengidentifikasi berbagai bukti kerasulan Nabi Muhammad saw.
- Menjelaskan pengertian dan contoh mukjizat serta bukti kerasulan Nabi Muhammad saw.
- Menghubungkan bukti kerasulan dengan sifat siddiq, amanah, tabligh, dan fathanah.
- Menganalisis hubungan akhlak Nabi Muhammad saw. dengan keberhasilan penyampaian risalah Islam.
- Membedakan bukti kerasulan yang bersumber dari wahyu dengan informasi sejarah yang perlu dikaji secara kritis.
- Menghasilkan karya dan aksi nyata yang mencerminkan keteladanan Nabi Muhammad saw. dalam kehidupan sehari-hari.
E IKLIM / BUDAYA MADRASAH
- Membiasakan salam, doa, membaca basmalah, bersyukur, dan berselawat kepada Nabi Muhammad saw. sebelum pembelajaran.
- Membangun budaya jujur, amanah, disiplin, bertanggung jawab, saling membantu, menghargai pendapat, dan santun dalam berkomunikasi.
- Menciptakan lingkungan belajar yang aman, menyenangkan, kolaboratif, reflektif, bebas dari perundungan, serta mendorong murid berani menyampaikan kebaikan dengan cara yang santun.
F TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
“Bagaimana bukti kerasulan Nabi Muhammad saw. dapat membuat kita semakin mencintai Rasulullah dan meneladani sifat beliau dalam kehidupan sehari-hari?”
Murid menghubungkan bukti kerasulan dan sifat Nabi Muhammad saw. dengan kehidupan mereka di rumah, madrasah, dan masyarakat, misalnya berkata jujur, menjaga amanah, bertanggung jawab, rajin belajar, menyampaikan kebaikan dengan santun, peduli terhadap teman, dan menjaga lingkungan.
G KERANGKA PEMBELAJARAN
🎯 Model Pembelajaran
Problem Based Learning (PBL), Project Based Learning (PjBL), Cooperative Learning, Contextual Teaching and Learning (CTL), serta pembelajaran berbasis cerita.
🧘 Mindful Learning
Murid menyimak kisah Nabi Muhammad saw. dengan penuh perhatian, melakukan jeda refleksi, menyadari nilai keteladanan, dan menghubungkan pembelajaran dengan keimanan.
💡 Meaningful Learning
Murid menghubungkan bukti kerasulan dan sifat Rasulullah saw. dengan pengalaman nyata dalam kehidupan pribadi, keluarga, madrasah, dan masyarakat.
😊 Joyful Learning
Pembelajaran dilakukan melalui cerita, kartu peristiwa, permainan edukatif, diskusi, drama, peta konsep, poster, infografis, dan presentasi.
📚 Metode Pembelajaran
Cerita, membaca, menyimak, tanya jawab, diskusi, kerja kelompok, bermain peran, presentasi, refleksi, penugasan, dan proyek sederhana.
🔄 Strategi Berdiferensiasi
Konten, proses, dan produk disesuaikan dengan kesiapan, minat, kebutuhan, serta profil belajar murid.
Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi
Diferensiasi Konten: Murid memperoleh materi melalui teks sederhana, gambar, kartu informasi, video, cerita guru, dan bahan bacaan sesuai tingkat kesiapan.
Diferensiasi Proses: Murid dapat belajar secara mandiri, berpasangan, kelompok kecil, melalui diskusi, membaca terbimbing, menyimak, bermain peran, atau menggunakan peta konsep.
Diferensiasi Produk: Murid dapat memilih menghasilkan poster, infografis, peta konsep, cerita reflektif, drama, presentasi, atau karya kreatif lainnya.
Kemitraan Pembelajaran
- Lingkungan Sekolah: guru, teman sebaya, perpustakaan, dan warga madrasah.
- Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat: keluarga dan masyarakat sekitar sebagai sumber pengalaman penerapan nilai keteladanan.
- Mitra Digital: website media pembelajaran SKI, video pembelajaran, perpustakaan digital, gambar, dan sumber belajar daring yang sesuai usia.
Lingkungan Belajar
- Ruang Fisik: kelas, perpustakaan, halaman madrasah, dan ruang kegiatan.
- Ruang Virtual: website media pembelajaran SKI MIN 2 Tegal.
- Budaya Belajar: santun, aman, aktif, kolaboratif, reflektif, kritis, dan menyenangkan.
Pemanfaatan Digital
- Video pembelajaran tentang kerasulan Nabi Muhammad saw.
- Infografis dan gambar peristiwa sejarah.
- Website pembelajaran SKI sebagai sumber belajar dan dokumentasi karya murid.
📘 PERTEMUAN 1 — 2 JP (70 MENIT)
Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya serta Cinta Ilmu
KEGIATAN PENDAHULUAN
Salam dan Doa: Guru mengucapkan salam, mengajak murid berdoa, berselawat kepada Nabi Muhammad saw., dan mengondisikan kelas.
Apersepsi: Guru bertanya, “Apa yang kalian ketahui tentang Nabi Muhammad saw.?” dan “Mengapa Nabi Muhammad saw. disebut Rasul Allah Swt.?”
Motivasi: Guru menyampaikan bahwa mempelajari bukti kerasulan dapat memperkuat kecintaan kepada Rasulullah saw.
Penyampaian Tujuan: Guru menjelaskan bahwa murid akan mengidentifikasi berbagai bukti kerasulan Nabi Muhammad saw.
KEGIATAN INTI
Mengamati (Mindful): Murid menyimak cerita atau video pendek tentang Nabi Muhammad saw. dan beberapa peristiwa yang menjadi bukti kerasulan beliau.
Mengeksplorasi (Meaningful): Murid membaca bahan ajar tentang mukjizat, kejujuran, amanah, peristiwa luar biasa, serta bukti dari Al-Qur'an dan hadis.
Mengasosiasi: Murid mengelompokkan informasi ke dalam tabel “Bukti Kerasulan Nabi Muhammad saw.”
Mengomunikasikan: Murid menyampaikan hasil identifikasi kepada teman secara lisan atau tertulis.
Proses: Murid dapat membaca secara mandiri, membaca terbimbing, menyimak cerita guru, atau menggunakan kartu gambar.
Produk: Tabel identifikasi bukti kerasulan Nabi Muhammad saw.
KEGIATAN PENUTUP
Refleksi: “Bukti kerasulan apa yang paling membuatmu semakin mengenal dan mencintai Nabi Muhammad saw.?”
Rangkuman: Guru dan murid menyimpulkan berbagai bukti kerasulan Nabi Muhammad saw.
Tindak Lanjut: Murid menceritakan kepada keluarga satu bukti kerasulan yang dipelajarinya.
Penutup: Doa dan salam.
📗 PERTEMUAN 2 — 2 JP (70 MENIT)
Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu, serta Cinta Diri dan Sesama
KEGIATAN PENDAHULUAN
Salam dan Doa: Guru mengawali pembelajaran dengan salam, doa, dan selawat.
Apersepsi: Murid mengingat kembali berbagai bukti kerasulan yang dipelajari pada pertemuan sebelumnya.
Motivasi: Guru mengajak murid memahami bahwa Rasulullah saw. memiliki sifat mulia yang mendukung tugas beliau sebagai Rasul Allah Swt.
KEGIATAN INTI
Mengamati (Joyful): Murid mengamati kartu atau gambar yang menggambarkan sifat siddiq, amanah, tabligh, dan fathanah.
Menanya: Murid mengajukan pertanyaan tentang hubungan sifat Rasul dengan bukti kerasulan beliau.
Mengeksplorasi (Meaningful): Kelompok membaca bahan ajar dan mencari contoh siddiq, amanah, tabligh, dan fathanah.
Mengasosiasi: Murid memasangkan bukti kerasulan dengan sifat Rasul yang sesuai melalui permainan kartu.
Mengomunikasikan: Setiap kelompok menjelaskan hasil diskusi di depan kelas.
Pembelajaran Berdiferensiasi:
- Proses: murid dapat menggunakan kartu, tabel, gambar, atau membaca sumber secara langsung.
- Produk: tabel hubungan bukti kerasulan dengan sifat Rasul, peta konsep, atau presentasi sederhana.
KEGIATAN PENUTUP
Refleksi: “Bagaimana sifat siddiq dan amanah dapat kamu lakukan di madrasah?”
Rangkuman: Guru dan murid menyimpulkan hubungan bukti kerasulan dengan sifat siddiq, amanah, tabligh, dan fathanah.
Tindak Lanjut: Murid memilih satu sifat Rasul untuk dipraktikkan selama satu hari.
Penutup: Doa dan salam.
📙 PERTEMUAN 3 — 2 JP (70 MENIT)
Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya serta Cinta Ilmu
KEGIATAN PENDAHULUAN
Salam dan Doa: Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan selawat.
Apersepsi: Guru mengajak murid mengingat kembali empat sifat wajib Rasul.
Motivasi: Guru menjelaskan bahwa keberhasilan Nabi Muhammad saw. dalam menyampaikan risalah tidak hanya berkaitan dengan mukjizat, tetapi juga dengan akhlak dan keteladanan beliau.
KEGIATAN INTI
Bercerita (Joyful): Guru menceritakan beberapa peristiwa yang menunjukkan kejujuran, amanah, kecerdasan, kesabaran, dan keteguhan Nabi Muhammad saw.
Mengeksplorasi: Murid bekerja dalam kelompok untuk menemukan hubungan antara bukti kerasulan dan akhlak Nabi Muhammad saw.
Mengasosiasi (Meaningful): Murid menganalisis pertanyaan: “Mengapa masyarakat dapat mempercayai Nabi Muhammad saw.?”
Mengomunikasikan: Kelompok mempresentasikan hubungan antara bukti kerasulan, akhlak, dan keberhasilan dakwah.
Pembelajaran Berdiferensiasi:
- Proses: guru memberikan pertanyaan pemantik dengan tingkat bantuan yang berbeda sesuai kesiapan murid.
- Produk: peta konsep, tabel sebab-akibat, atau cerita analitis sederhana.
KEGIATAN PENUTUP
Refleksi: “Mengapa akhlak yang baik penting dalam menyampaikan kebaikan?”
Rangkuman: Guru dan murid menyimpulkan hubungan bukti kerasulan, akhlak Nabi, dan keberhasilan penyampaian risalah.
Tindak Lanjut: Murid mencari satu contoh perilaku jujur atau amanah yang dapat dilakukan di rumah.
Penutup: Doa dan salam.
📕 PERTEMUAN 4 — 2 JP (70 MENIT)
Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya serta Cinta Ilmu
KEGIATAN PENDAHULUAN
Salam dan Doa: Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: Murid mengingat hubungan antara akhlak Nabi Muhammad saw. dengan keberhasilan penyampaian risalah.
Motivasi: Guru mengajak murid menjadi pembelajar yang mampu membedakan informasi berdasarkan sumbernya.
KEGIATAN INTI
Mendengarkan (Mindful): Murid menyimak dua jenis informasi mengenai Nabi Muhammad saw., yaitu informasi yang bersumber dari wahyu dan informasi sejarah.
Mengeksplorasi: Murid mengamati bahan bacaan dan kartu informasi.
Mengasosiasi (Meaningful): Murid mengelompokkan informasi berdasarkan sumbernya: Al-Qur'an/hadis dan informasi sejarah.
Murid diajak memahami bahwa informasi tentang sejarah perlu dikaji berdasarkan sumber yang dapat dipercaya.
Mengomunikasikan (Joyful): Setiap kelompok menyampaikan hasil pengelompokan dan alasan mereka.
Pembelajaran Berdiferensiasi:
- Proses: murid dapat menggunakan kartu warna, tabel, atau bimbingan guru.
- Produk: tabel klasifikasi sumber, peta konsep, atau presentasi.
KEGIATAN PENUTUP
Refleksi: “Apakah semua informasi yang kita dengar harus langsung dipercaya? Mengapa?”
Rangkuman: Guru menegaskan pentingnya menggunakan sumber yang tepat dan mengkaji informasi sejarah secara kritis.
Tindak Lanjut: Murid diminta bertanya kepada keluarga tentang satu kisah Nabi Muhammad saw. yang pernah mereka dengar.
Penutup: Doa dan salam.
📒 PERTEMUAN 5 — 2 JP (70 MENIT)
Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu, Cinta Diri dan Sesama, serta Cinta Lingkungan
KEGIATAN PENDAHULUAN
Salam dan Doa: Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan selawat.
Apersepsi: Guru mengajak murid mengingat kembali bukti kerasulan dan keteladanan Nabi Muhammad saw.
Motivasi: Guru menjelaskan bahwa memahami bukti kerasulan harus mendorong tumbuhnya iman dan perilaku baik.
KEGIATAN INTI
Mendengarkan (Mindful): Murid menyimak cerita reflektif tentang keteguhan, kejujuran, amanah, kecerdasan, dan kasih sayang Nabi Muhammad saw.
Mengeksplorasi: Murid mengidentifikasi perilaku yang dapat diteladani dan memilih salah satu bentuk karya.
- Poster “Aku Meneladani Rasulullah”.
- Infografis sifat Rasul.
- Peta konsep bukti kerasulan.
- Cerita reflektif.
- Peta perjalanan peristiwa kerasulan.
- Drama sederhana.
Mengasosiasi (Meaningful): Murid menentukan perilaku nyata yang dapat diterapkan di rumah, madrasah, dan lingkungan.
Pembelajaran Berdiferensiasi:
- Proses: murid dapat bekerja mandiri, berpasangan, atau berkelompok.
- Produk: poster, infografis, peta konsep, cerita reflektif, drama, atau karya kreatif.
KEGIATAN PENUTUP
Refleksi: “Jika kamu mencintai Nabi Muhammad saw., perilaku apa yang akan kamu ubah mulai hari ini?”
Rangkuman: Guru dan murid menyimpulkan makna bukti kerasulan dalam meneguhkan keimanan.
Tindak Lanjut: Murid menyelesaikan rancangan karya untuk dipresentasikan pada pertemuan berikutnya.
Penutup: Doa dan salam.
📓 PERTEMUAN 6 — 2 JP (70 MENIT)
Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu, Cinta Lingkungan, Cinta Diri dan Sesama, serta Cinta Tanah Air
KEGIATAN PENDAHULUAN
Salam dan Doa: Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan selawat.
Apersepsi: Murid mengingat kembali makna bukti kerasulan dan sifat keteladanan Nabi Muhammad saw.
Motivasi: Guru menyampaikan bahwa kecintaan kepada Rasulullah saw. perlu diwujudkan melalui perilaku nyata.
KEGIATAN INTI
Mengamati: Murid mengamati kembali karya yang telah dibuat dan memperbaiki isi maupun tampilannya.
Mengeksplorasi: Murid menyelesaikan poster, infografis, peta konsep, cerita reflektif, drama, atau karya kreatif.
Mengasosiasi (Meaningful): Murid menuliskan aksi nyata yang akan dilakukan, misalnya berkata jujur, menjaga amanah, bertanggung jawab, rajin belajar, santun, peduli teman, menjaga kebersihan, dan mencintai lingkungan.
Mengomunikasikan (Joyful): Murid mempresentasikan karya atau menampilkan drama di depan kelas.
Teman memberikan apresiasi dan tanggapan dengan bahasa yang santun.
Pembelajaran Berdiferensiasi:
- Proses: murid dapat menyelesaikan karya secara individu atau kelompok sesuai kebutuhan.
- Produk: poster, infografis, peta konsep, cerita reflektif, drama, presentasi, atau karya kreatif lainnya.
❤️ AKSI NYATA
Setiap murid membuat komitmen sederhana:
- Aku akan berkata jujur.
- Aku akan menjaga amanah.
- Aku akan bertanggung jawab.
- Aku akan rajin belajar.
- Aku akan menyampaikan kebaikan dengan santun.
- Aku akan peduli kepada teman.
- Aku akan menjaga kebersihan lingkungan.
KEGIATAN PENUTUP
Refleksi: “Apa bukti bahwa kamu benar-benar mencintai Nabi Muhammad saw.?”
Rangkuman: Murid bersama guru menyimpulkan bukti kerasulan, sifat keteladanan, dan penerapannya dalam kehidupan.
Tindak Lanjut: Murid melaksanakan aksi nyata yang telah dirancang dan mencatat pelaksanaannya selama satu minggu.
Penutup: Doa, selawat, dan salam.
I ASESMEN PEMBELAJARAN
🩺 ASESMEN DIAGNOSTIK
- Tanya jawab tentang Nabi Muhammad saw.
- Mengidentifikasi pengetahuan awal murid tentang kerasulan.
- Pertanyaan sederhana tentang mukjizat dan sifat Rasul.
- Mengidentifikasi pemahaman awal tentang siddiq, amanah, tabligh, dan fathanah.
📝 ASESMEN FORMATIF
Observasi:
- Keaktifan dalam pembelajaran.
- Kejujuran.
- Tanggung jawab.
- Kerja sama.
- Kemampuan komunikasi.
- Kemampuan berpikir kritis.
Penilaian Kinerja:
Kemampuan membaca, menyimak, mengidentifikasi, menjelaskan, menganalisis, berdiskusi, mempresentasikan, dan menghasilkan karya.
Penugasan:
Tabel bukti kerasulan, kartu pasangan sifat Rasul, peta konsep, analisis sumber, dan jurnal aksi.
🎯 ASESMEN SUMATIF
Tes Tulis:
Murid menjawab pertanyaan mengenai bukti kerasulan, mukjizat, sifat siddiq, amanah, tabligh, fathanah, dan keteladanan Nabi Muhammad saw.
Projek Sederhana:
Murid menghasilkan poster, infografis, peta konsep, cerita reflektif, drama, presentasi, atau karya kreatif yang menunjukkan pemahaman dan penerapan keteladanan Rasulullah saw.
📊 RUBRIK PENILAIAN PROJEK
| Aspek | 4 — Sangat Baik | 3 — Baik | 2 — Cukup | 1 — Perlu Bimbingan |
|---|---|---|---|---|
| Pemahaman Materi | Memahami bukti kerasulan dan keteladanan Nabi Muhammad saw. secara sangat tepat. | Memahami sebagian besar materi dengan tepat. | Memahami sebagian materi tetapi masih memerlukan bantuan. | Belum memahami materi dengan baik. |
| Penalaran Kritis | Mampu menganalisis hubungan bukti kerasulan dengan keteladanan dan memberikan alasan yang jelas. | Mampu menjelaskan hubungan dengan cukup tepat. | Analisis masih sederhana dan memerlukan bantuan. | Belum mampu menganalisis hubungan. |
| Keteladanan | Mampu menghubungkan sifat Rasul dengan kehidupan nyata secara sangat jelas. | Mampu memberikan contoh penerapan. | Contoh penerapan masih terbatas. | Belum mampu memberikan contoh penerapan. |
| Kreativitas | Karya sangat kreatif, menarik, informatif, dan komunikatif. | Karya menarik dan cukup kreatif. | Karya sederhana. | Karya belum selesai atau belum sesuai. |
| Komunikasi | Menyampaikan gagasan dengan jelas, santun, dan percaya diri. | Menyampaikan gagasan dengan cukup jelas. | Masih memerlukan bantuan dalam menyampaikan gagasan. | Belum mampu menjelaskan karya. |
| Kolaborasi | Sangat aktif bekerja sama dan menghargai anggota kelompok. | Bekerja sama dengan baik. | Kadang terlibat dalam kelompok. | Belum menunjukkan kerja sama. |
🔄 TINDAK LANJUT
🌱 Remedial
Murid yang belum mencapai tujuan pembelajaran memperoleh pendampingan melalui cerita bergambar, kartu bukti kerasulan, membaca terbimbing, video sederhana, dan pertanyaan bertahap.
🚀 Pengayaan
Murid yang telah mencapai tujuan pembelajaran dapat mencari informasi tambahan dari sumber yang terpercaya, membuat karya tambahan, atau menjadi teman pendamping bagi murid lain.
❤️ Aksi Nyata
Murid melaksanakan jurnal aksi selama satu minggu dengan memilih perilaku yang akan diterapkan, seperti jujur, amanah, bertanggung jawab, rajin belajar, santun, peduli, dan menjaga lingkungan.
🪞 REFLEKSI MURID
- Apa hal baru yang kamu pelajari tentang kerasulan Nabi Muhammad saw.?
- Bukti kerasulan apa yang paling kamu ingat? Mengapa?
- Sifat Rasul apa yang paling ingin kamu teladani?
- Bagaimana cara kamu menunjukkan cinta kepada Nabi Muhammad saw.?
- Apa perilaku baik yang akan kamu lakukan di rumah?
- Apa perilaku baik yang akan kamu lakukan di madrasah?
- Apa kebaikan yang akan kamu lakukan untuk teman dan lingkungan?
“Setelah mempelajari kerasulan Nabi Muhammad saw., saya akan berusaha menjadi anak yang jujur, amanah, bertanggung jawab, rajin belajar, santun, dan peduli kepada sesama.”
PENGESAHAN
Pecabean, Juli 2026
Mengetahui,
Kepala Madrasah
Amirudin, S.Pd.I.
NIP. 198006182005011005
Guru Mata Pelajaran
Budi Santoso, S.Pd.I., M.Pd.
NIP. 197712022005011003