MODUL AJAR
DEEP LEARNING & KURIKULUM BERBASIS CINTA (KBC)
BAB 7 : KERASULAN NABI MUHAMMAD SAW.
A IDENTITAS MODUL
B IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
📖 Pengetahuan Awal
Murid telah mengenal Nabi Muhammad saw. sebagai nabi dan rasul Allah Swt. serta mengetahui secara sederhana tentang kehidupan beliau sebelum menjadi rasul. Murid juga telah mengenal konsep dasar wahyu dan malaikat.
❤️ Minat
Murid tertarik pada kisah Nabi Muhammad saw., cerita sejarah, gambar, video pembelajaran, permainan edukatif, kegiatan bermain peran, dan aktivitas membuat karya kreatif.
👨👩👧 Latar Belakang
Murid memiliki pengalaman keluarga dan lingkungan sosial yang beragam. Pembelajaran perlu menghubungkan peristiwa kerasulan Nabi Muhammad saw. dengan pengalaman murid dalam menerima tanggung jawab, menyampaikan kebaikan, dan menghadapi kesulitan.
🎯 Kebutuhan Belajar
Visual: gambar Gua Hira, kartu urutan peristiwa, peta perjalanan, infografis, dan poster.
Auditori: cerita guru, membaca nyaring, menyimak cerita, audio, dan video pembelajaran.
Kinestetik: menyusun kartu peristiwa, bermain peran, drama sederhana, membuat poster, dan simulasi.
C TEMA KURIKULUM BERBASIS CINTA
❤️ Topik Panca Cinta
- Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya.
- Cinta diri dan sesama.
- Cinta ilmu.
- Cinta lingkungan.
- Cinta tanah air.
📚 Materi Insersi
Keimanan, ketakwaan, kesabaran, amanah, kejujuran, keteguhan pendirian, tanggung jawab, kasih sayang, kepedulian, kesantunan, musyawarah, perdamaian, dan semangat menyampaikan kebaikan.
D KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
📘 Pengetahuan Konseptual
Murid memahami peristiwa menjelang dan saat Nabi Muhammad saw. menerima wahyu pertama, Gua Hira, Malaikat Jibril a.s., wahyu pertama, serta awal kerasulan Nabi Muhammad saw.
🛠️ Pengetahuan Prosedural
Murid mampu membaca dan menyimak sumber sejarah, mengurutkan peristiwa, mengidentifikasi informasi penting, berdiskusi, menganalisis makna, menyampaikan pendapat, melakukan refleksi, dan membuat karya.
🌱 Relevansi dengan Kehidupan Nyata
Murid menghubungkan keteladanan Nabi Muhammad saw. dengan kehidupan sehari-hari, seperti bersabar ketika menghadapi kesulitan, jujur, amanah, santun, bertanggung jawab, peduli kepada teman, dan berani menyampaikan kebaikan dengan cara yang baik.
📊 Tingkat Kesulitan
Sedang. Materi disajikan melalui cerita, gambar, peta perjalanan, kartu peristiwa, diskusi, bermain peran, refleksi, dan contoh konkret yang dekat dengan kehidupan murid.
🧩 Struktur Materi
- Keadaan Nabi Muhammad saw. sebelum menerima wahyu.
- Gua Hira dan peristiwa menjelang turunnya wahyu.
- Malaikat Jibril a.s. menyampaikan wahyu.
- Turunnya wahyu pertama.
- Awal kerasulan Nabi Muhammad saw.
- Makna wahyu pertama.
- Tantangan awal kerasulan.
- Keteladanan Nabi Muhammad saw.
- Penerapan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.
✨ Integrasi Nilai dan Karakter
Keimanan, ketakwaan, akhlak mulia, sabar, amanah, jujur, teguh pendirian, tanggung jawab, kasih sayang, kepedulian, kesantunan, kerja sama, kreativitas, komunikasi, kemandirian, cinta ilmu, cinta lingkungan, dan cinta tanah air.
E DIMENSI PROFIL LULUSAN
DESAIN PEMBELAJARAN
A. Capaian Pembelajaran (CP)
Murid mampu mengenal, memahami, dan mengambil ibrah dari sejarah kehidupan Nabi Muhammad saw. serta peristiwa penting dalam kerasulan beliau untuk menumbuhkan kecintaan kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, memperkuat keimanan dan ketakwaan, membentuk akhlak mulia, serta menerapkan nilai keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.
B. Lintas Disiplin Ilmu
- Bahasa Indonesia: membaca, menyimak, menemukan informasi, berdiskusi, bercerita, menulis refleksi, dan mempresentasikan karya.
- Pendidikan Pancasila: tanggung jawab, sikap santun, kepedulian, kerja sama, musyawarah, persatuan, dan cinta tanah air.
- IPAS: mengenal lingkungan geografis sederhana Gua Hira, Makkah, serta kondisi lingkungan masyarakat Arab.
- Seni dan Prakarya: poster, infografis, peta perjalanan, drama, cerita reflektif, dan karya kreatif.
C TUJUAN PEMBELAJARAN
Murid mampu mengidentifikasi peristiwa menjelang dan saat Nabi Muhammad saw. menerima wahyu pertama, termasuk peristiwa di Gua Hira, turunnya wahyu, malaikat Jibril a.s., dan awal kerasulan melalui kegiatan membaca dan menyimak untuk menumbuhkan cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya serta cinta ilmu, sekaligus mengembangkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt.
Murid mampu menjelaskan proses awal kerasulan Nabi Muhammad saw. serta menghubungkan turunnya wahyu pertama dengan tugas dan tanggung jawab beliau sebagai Rasul Allah Swt. melalui kegiatan diskusi dan refleksi untuk menumbuhkan cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, cinta ilmu, serta cinta diri dan sesama, sekaligus mengembangkan kemampuan komunikasi dan kemandirian.
Murid mampu menganalisis makna wahyu pertama dan tantangan awal kerasulan serta keteladanan Nabi Muhammad saw. dalam menghadapinya dengan sabar, teguh, amanah, dan penuh kasih sayang untuk menumbuhkan cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya serta cinta diri dan sesama, sekaligus mengembangkan penalaran kritis.
Murid mampu menganalisis hubungan antara wahyu pertama, tugas kerasulan, tantangan dakwah awal, dan sikap Nabi Muhammad saw. dalam menghadapinya dengan sabar, teguh pendirian, amanah, jujur, dan penuh kasih sayang melalui kegiatan diskusi, pemecahan masalah, dan refleksi untuk menumbuhkan cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya serta cinta diri dan sesama, sekaligus mengembangkan penalaran kritis.
Murid mampu mengevaluasi keteladanan Nabi Muhammad saw. setelah menerima tugas kerasulan dalam hal kesabaran, amanah, kejujuran, keteguhan, kepedulian, dan kesantunan melalui kegiatan refleksi dan diskusi untuk menumbuhkan cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, cinta ilmu, cinta diri dan sesama, serta mengembangkan keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis, komunikasi, dan kemandirian.
Murid mampu merancang aksi nyata untuk menerapkan sikap sabar, amanah, jujur, teguh pendirian, peduli, dan santun dalam menyampaikan kebaikan melalui cerita reflektif, poster, infografis, peta perjalanan, drama, atau karya kreatif untuk menumbuhkan cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, cinta ilmu, cinta lingkungan, cinta diri dan sesama, serta cinta tanah air, sekaligus mengembangkan keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, dan kemandirian.
D INDIKATOR KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN
- Menyebutkan peristiwa penting menjelang dan saat Nabi Muhammad saw. menerima wahyu pertama.
- Menjelaskan peristiwa di Gua Hira, turunnya wahyu pertama, malaikat Jibril a.s., dan awal kerasulan Nabi Muhammad saw.
- Menjelaskan hubungan wahyu pertama dengan tugas dan tanggung jawab Nabi Muhammad saw. sebagai Rasul Allah Swt.
- Menganalisis makna wahyu pertama dan tantangan yang dihadapi Nabi Muhammad saw. pada awal kerasulan.
- Menganalisis keteladanan Nabi Muhammad saw. dalam menghadapi tantangan dengan sabar, teguh, amanah, jujur, peduli, dan penuh kasih sayang.
- Mengevaluasi keteladanan Nabi Muhammad saw. serta menghasilkan karya atau aksi nyata yang menunjukkan penerapan nilai-nilai tersebut.
E IKLIM / BUDAYA MADRASAH
- Membiasakan salam, doa, basmalah, membaca Al-Qur'an, dan bersyukur sebelum memulai pembelajaran.
- Membangun budaya jujur, amanah, sabar, santun, bertanggung jawab, saling membantu, dan menghargai pendapat teman.
- Menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, menyenangkan, inklusif, kolaboratif, dan bebas dari perundungan.
F TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
Murid menghubungkan pengalaman Nabi Muhammad saw. ketika menerima wahyu pertama dan menghadapi tugas kerasulan dengan kehidupan mereka sebagai anak, anggota keluarga, murid, dan bagian dari masyarakat.
G KERANGKA PEMBELAJARAN
🎯 Model Pembelajaran
Project Based Learning (PjBL), Cooperative Learning, Contextual Teaching and Learning (CTL), Problem Based Learning (PBL), dan pembelajaran berbasis cerita.
🧘 Mindful Learning
Murid menyimak kisah wahyu pertama dengan penuh perhatian, menyadari makna peristiwa, melakukan refleksi, dan menghubungkan nilai keteladanan dengan kehidupan.
💡 Meaningful Learning
Murid menghubungkan peristiwa kerasulan Nabi Muhammad saw. dengan pengalaman menerima tanggung jawab, menghadapi kesulitan, bersikap sabar, dan menyampaikan kebaikan.
😊 Joyful Learning
Pembelajaran melalui cerita, gambar, kartu peristiwa, permainan edukatif, drama, peta perjalanan, poster, infografis, dan karya kreatif.
📚 Metode Pembelajaran
Cerita, membaca, menyimak, tanya jawab, diskusi, kerja kelompok, bermain peran, presentasi, refleksi, penugasan, dan proyek sederhana.
🔄 Diferensiasi
Konten, proses, dan produk disesuaikan dengan kesiapan, minat, kebutuhan, serta profil belajar murid.
Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi
- Diferensiasi Konten: teks bacaan sederhana, cerita bergambar, kartu informasi, video, audio, dan peta perjalanan.
- Diferensiasi Proses: membaca mandiri, menyimak cerita guru, diskusi kelompok, pendampingan terbimbing, bermain peran, dan pemecahan masalah.
- Diferensiasi Produk: tabel peristiwa, peta konsep, poster, infografis, cerita reflektif, drama, peta perjalanan, atau karya kreatif.
Kemitraan Pembelajaran
- Lingkungan Sekolah: guru, teman sebaya, perpustakaan, dan warga madrasah.
- Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat: keluarga dan masyarakat sekitar.
- Mitra Digital: video pembelajaran, gambar, perpustakaan digital, website pembelajaran SKI, dan sumber belajar daring yang sesuai usia dan terverifikasi.
Lingkungan Belajar
- Ruang Fisik: kelas, perpustakaan, halaman madrasah, dan ruang karya.
- Ruang Virtual: website media pembelajaran SKI MIN 2 Tegal.
- Budaya Belajar: religius, santun, aman, aktif, kolaboratif, reflektif, mandiri, dan menyenangkan.
Pemanfaatan Digital
- Video atau animasi pembelajaran tentang wahyu pertama.
- Gambar Gua Hira, Makkah, dan peta perjalanan sederhana.
- Website pembelajaran SKI sebagai sumber belajar, media membaca, refleksi, dan pengumpulan karya.
📘 PERTEMUAN 1 — 2 JP (70 MENIT)
Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya serta Cinta Ilmu
KEGIATAN PENDAHULUAN
Salam dan Doa: Guru mengucapkan salam, mengajak murid berdoa, membaca basmalah, dan mengondisikan kelas.
Apersepsi: Guru mengajukan pertanyaan tentang siapa Nabi Muhammad saw. dan apa yang telah murid ketahui tentang beliau.
Motivasi: Guru menjelaskan bahwa wahyu pertama merupakan peristiwa sangat penting dalam sejarah kerasulan Nabi Muhammad saw.
Penyampaian Tujuan: Guru menyampaikan bahwa murid akan mempelajari peristiwa menjelang dan saat Nabi Muhammad saw. menerima wahyu pertama.
KEGIATAN INTI
Mengamati (Mindful): Murid mengamati gambar Gua Hira dan menyimak cerita guru tentang keadaan Nabi Muhammad saw. sebelum menerima wahyu.
Mengeksplorasi (Meaningful): Murid membaca bahan ajar tentang Gua Hira, Malaikat Jibril a.s., turunnya wahyu pertama, dan awal kerasulan.
Mengasosiasi: Murid mengidentifikasi tokoh, tempat, peristiwa, dan informasi penting dari bacaan.
Mengomunikasikan: Murid menyampaikan hasil identifikasi secara lisan atau tertulis.
Proses: Murid dapat memilih membaca mandiri, menyimak cerita guru, atau menggunakan bahan visual dan audio.
Produk: Tabel “Peristiwa Wahyu Pertama Nabi Muhammad saw.”
KEGIATAN PENUTUP
Refleksi: “Apa peristiwa yang paling kamu ingat dari turunnya wahyu pertama?”
Rangkuman: Guru bersama murid menyimpulkan peristiwa penting menjelang dan saat wahyu pertama turun.
Tindak Lanjut: Murid menceritakan kembali secara sederhana kepada keluarga.
Penutup: Doa dan salam.
📗 PERTEMUAN 2 — 2 JP (70 MENIT)
Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu, serta Cinta Diri dan Sesama
KEGIATAN PENDAHULUAN
Salam dan Doa: Guru mengawali pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: Murid mengingat kembali peristiwa wahyu pertama melalui permainan pertanyaan singkat.
Motivasi: Guru mengajak murid memahami bahwa menerima tugas membutuhkan tanggung jawab dan kesungguhan.
KEGIATAN INTI
Mengamati (Joyful): Murid menyusun kartu gambar secara berurutan mulai dari Nabi Muhammad saw. berada di Gua Hira hingga menerima wahyu.
Menanya: Murid mengajukan pertanyaan tentang tugas Nabi Muhammad saw. setelah menerima wahyu.
Mengeksplorasi (Meaningful): Kelompok membaca sumber belajar dan mendiskusikan makna awal kerasulan serta tanggung jawab Rasulullah saw.
Mengasosiasi: Murid menghubungkan tanggung jawab Rasulullah saw. dengan tanggung jawab mereka sebagai murid.
Mengomunikasikan: Kelompok mempresentasikan hasil diskusi.
Pembelajaran Berdiferensiasi:
- Proses: murid dapat berdiskusi, menyusun kartu, menggunakan peta konsep, atau mendapat bimbingan guru.
- Produk: peta konsep, tabel tanggung jawab, cerita singkat, atau presentasi.
KEGIATAN PENUTUP
Refleksi: “Tanggung jawab apa yang dapat kamu lakukan dengan sungguh-sungguh?”
Rangkuman: Guru dan murid menyimpulkan hubungan wahyu pertama dengan tugas kerasulan Nabi Muhammad saw.
Tindak Lanjut: Murid memilih satu tanggung jawab yang akan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh di rumah.
Penutup: Doa dan salam.
📙 PERTEMUAN 3 — 2 JP (70 MENIT)
Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya serta Cinta Diri dan Sesama
KEGIATAN PENDAHULUAN
Salam dan Doa: Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: Guru mengajak murid mengingat makna wahyu pertama dan tugas Nabi Muhammad saw.
Motivasi: Guru menjelaskan bahwa menjalankan kebaikan tidak selalu mudah sehingga diperlukan kesabaran dan keteguhan.
KEGIATAN INTI
Bercerita (Joyful): Guru menceritakan tantangan yang dihadapi Nabi Muhammad saw. pada awal kerasulan secara sederhana dan sesuai usia murid.
Mengeksplorasi: Murid bekerja dalam kelompok untuk menemukan bentuk tantangan dan sikap Nabi Muhammad saw. dalam menghadapinya.
Mengasosiasi (Meaningful): Murid menganalisis hubungan antara tantangan, kesabaran, keteguhan, amanah, dan kasih sayang.
Mengomunikasikan: Kelompok menyampaikan hasil analisis dan alasan mereka.
Pembelajaran Berdiferensiasi:
- Proses: pertanyaan pemantik diberikan sesuai tingkat kesiapan murid.
- Produk: peta konsep, tabel sebab-akibat, atau cerita analitis sederhana.
KEGIATAN PENUTUP
Refleksi: “Mengapa Nabi Muhammad saw. tetap sabar ketika menghadapi kesulitan?”
Rangkuman: Guru dan murid menyimpulkan keteladanan Nabi Muhammad saw. dalam menghadapi tantangan.
Tindak Lanjut: Murid mengamati satu masalah sederhana di rumah atau madrasah yang membutuhkan kesabaran.
Penutup: Doa dan salam.
📕 PERTEMUAN 4 — 2 JP (70 MENIT)
Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya serta Cinta Diri dan Sesama
KEGIATAN PENDAHULUAN
Salam dan Doa: Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: Murid mengingat kembali tantangan awal kerasulan dan sikap Nabi Muhammad saw.
Motivasi: Guru mengajak murid berpikir tentang bagaimana menyampaikan kebaikan tanpa menyakiti orang lain.
KEGIATAN INTI
Mendengarkan (Mindful): Murid menyimak cerita reflektif mengenai kesabaran, keteguhan, amanah, kejujuran, dan kasih sayang Nabi Muhammad saw.
Mengeksplorasi: Murid menganalisis beberapa situasi sederhana, misalnya menghadapi teman yang berbeda pendapat, mendapat tugas sulit, atau menyampaikan nasihat kepada teman.
Mengasosiasi (Meaningful): Murid menentukan sikap yang sesuai dengan keteladanan Nabi Muhammad saw.
Mengomunikasikan (Joyful): Murid melakukan simulasi atau bermain peran tentang penyelesaian masalah secara santun.
Pembelajaran Berdiferensiasi:
- Proses: murid dapat bekerja berpasangan, kelompok kecil, atau secara mandiri.
- Produk: dialog pendek, peta konsep, cerita penyelesaian masalah, atau simulasi.
KEGIATAN PENUTUP
Refleksi: “Bagaimana cara menyampaikan kebaikan dengan santun?”
Rangkuman: Murid bersama guru menyimpulkan cara Nabi Muhammad saw. menghadapi tantangan dengan sabar dan penuh kasih sayang.
Tindak Lanjut: Murid mempraktikkan komunikasi santun kepada keluarga dan teman.
Penutup: Doa dan salam.
📔 PERTEMUAN 5 — 2 JP (70 MENIT)
Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu, serta Cinta Diri dan Sesama
KEGIATAN PENDAHULUAN
Salam dan Doa: Guru mengawali pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: Murid mengingat kembali sikap Nabi Muhammad saw. dalam menghadapi tantangan awal kerasulan.
Motivasi: Guru mengajak murid mengevaluasi sikap yang paling penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
KEGIATAN INTI
Mengamati: Murid mengamati beberapa contoh perilaku: jujur, sabar, amanah, peduli, santun, dan teguh pendirian.
Mengeksplorasi: Kelompok menilai beberapa situasi sederhana, kemudian menentukan apakah perilaku tersebut sesuai dengan keteladanan Nabi Muhammad saw.
Mengevaluasi: Murid memberikan alasan atas penilaian mereka.
Merefleksi: Murid menuliskan satu sikap yang sudah dilakukan dan satu sikap yang masih perlu diperbaiki.
Mengomunikasikan: Murid menyampaikan hasil refleksi secara lisan atau melalui tulisan singkat.
Pembelajaran Berdiferensiasi:
- Proses: murid dapat menggunakan kartu situasi, lembar refleksi, diskusi, atau pendampingan guru.
- Produk: lembar evaluasi, cerita reflektif, peta konsep, atau presentasi.
KEGIATAN PENUTUP
Refleksi: “Keteladanan Nabi Muhammad saw. apa yang paling perlu kamu praktikkan dalam kehidupanmu?”
Rangkuman: Guru bersama murid menyimpulkan keteladanan Nabi Muhammad saw. setelah menerima tugas kerasulan.
Tindak Lanjut: Murid menentukan rencana aksi nyata yang akan dibuat pada pertemuan berikutnya.
Penutup: Doa dan salam.
📒 PERTEMUAN 6 — 2 JP (70 MENIT)
Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu, Cinta Lingkungan, Cinta Diri dan Sesama, serta Cinta Tanah Air
KEGIATAN PENDAHULUAN
Salam dan Doa: Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: Murid mengingat kembali hasil evaluasi dan refleksi pada pertemuan sebelumnya.
Motivasi: Guru menyampaikan bahwa ilmu akan lebih bermakna jika diwujudkan dalam tindakan nyata.
KEGIATAN INTI
Merancang: Murid menentukan aksi nyata berdasarkan keteladanan Nabi Muhammad saw.
Murid dapat memilih salah satu bentuk karya:
- Poster “Aku Meneladani Rasulullah”.
- Infografis keteladanan Nabi Muhammad saw.
- Peta perjalanan peristiwa wahyu pertama.
- Cerita reflektif.
- Drama atau bermain peran.
- Karya kreatif lainnya.
Membuat: Murid bekerja secara mandiri atau berkelompok untuk menghasilkan karya.
Mengomunikasikan (Joyful): Murid mempresentasikan karya dan menjelaskan aksi nyata yang akan dilakukan.
Refleksi: Murid menyampaikan komitmen untuk menerapkan sikap sabar, amanah, jujur, teguh, peduli, dan santun.
Pembelajaran Berdiferensiasi:
- Proses: murid dapat memilih bekerja mandiri atau berkelompok sesuai minat dan kebutuhan.
- Produk: poster, infografis, peta perjalanan, cerita reflektif, drama, atau karya kreatif.
KEGIATAN PENUTUP
Refleksi: “Sikap apa yang akan kamu praktikkan mulai hari ini?”
Rangkuman: Murid bersama guru menyimpulkan peristiwa kerasulan dan keteladanan Nabi Muhammad saw.
Tindak Lanjut: Murid melaksanakan aksi nyata selama satu minggu dan mencatat pengalaman dalam jurnal sederhana.
Penutup: Guru memberikan penguatan, doa, dan salam.
I ASESMEN PEMBELAJARAN
🩺 Asesmen Diagnostik
- Tanya jawab tentang Nabi Muhammad saw.
- Mengidentifikasi pengetahuan awal tentang wahyu.
- Pertanyaan sederhana tentang Gua Hira dan Malaikat Jibril a.s.
- Pertanyaan tentang sikap sabar, jujur, amanah, dan bertanggung jawab.
📝 Asesmen Formatif
Observasi:
- Keaktifan mengikuti pembelajaran.
- Kesungguhan menyimak dan membaca.
- Kejujuran.
- Tanggung jawab.
- Kerja sama.
- Komunikasi santun.
Penilaian Kinerja:
Kemampuan mengidentifikasi peristiwa, menjelaskan, berdiskusi, menganalisis, bermain peran, mempresentasikan, dan menghasilkan karya.
Penugasan:
Tabel peristiwa, peta konsep, analisis keteladanan, lembar refleksi, dan rancangan aksi nyata.
🎯 Asesmen Sumatif
Tes Tulis:
Murid menjawab pertanyaan tentang peristiwa wahyu pertama, Gua Hira, Malaikat Jibril a.s., awal kerasulan, makna wahyu pertama, tantangan awal kerasulan, dan keteladanan Nabi Muhammad saw.
Projek Sederhana:
Murid menghasilkan poster, infografis, peta perjalanan, cerita reflektif, drama, atau karya kreatif yang menunjukkan penerapan keteladanan Nabi Muhammad saw.
📊 RUBRIK PENILAIAN PROJEK
| Aspek | 4 — Sangat Baik | 3 — Baik | 2 — Cukup | 1 — Perlu Bimbingan |
|---|---|---|---|---|
| Pemahaman Materi | Memahami peristiwa kerasulan dan keteladanan Nabi Muhammad saw. dengan sangat tepat. | Memahami sebagian besar materi dengan tepat. | Memahami sebagian materi tetapi masih memerlukan bantuan. | Belum memahami materi dengan baik. |
| Penalaran Kritis | Mampu menjelaskan hubungan peristiwa, tantangan, dan keteladanan secara sangat jelas. | Mampu menjelaskan hubungan dengan cukup baik. | Analisis masih sederhana dan memerlukan bantuan. | Belum mampu memberikan alasan. |
| Keteladanan | Mampu menghubungkan keteladanan Nabi dengan kehidupan nyata secara jelas. | Mampu memberikan contoh penerapan. | Contoh penerapan masih terbatas. | Belum mampu memberikan contoh. |
| Kreativitas | Karya sangat kreatif, menarik, komunikatif, dan sesuai tema. | Karya menarik dan cukup kreatif. | Karya sederhana. | Karya belum selesai. |
| Komunikasi | Menyampaikan gagasan dengan jelas, santun, dan percaya diri. | Menyampaikan gagasan dengan cukup jelas. | Masih memerlukan bantuan. | Belum mampu menjelaskan karya. |
| Kolaborasi | Sangat aktif bekerja sama dan menghargai anggota kelompok. | Bekerja sama dengan baik. | Kadang terlibat dalam kelompok. | Belum menunjukkan kerja sama. |
| Kemandirian | Sangat mampu menyelesaikan tugas dan aksi nyata secara mandiri. | Mampu menyelesaikan tugas dengan sedikit bantuan. | Sering memerlukan bantuan. | Belum mampu menyelesaikan tugas tanpa bimbingan. |
🔄 TINDAK LANJUT
🌱 Remedial
Murid yang belum mencapai tujuan pembelajaran memperoleh pendampingan melalui cerita bergambar, kartu urutan peristiwa, membaca terbimbing, video pendek, pertanyaan sederhana, dan bimbingan individual atau kelompok kecil.
🚀 Pengayaan
Murid yang telah mencapai tujuan pembelajaran dapat mencari informasi tambahan tentang kehidupan Nabi Muhammad saw., membuat karya tambahan, menjadi tutor sebaya, atau membuat cerita keteladanan.
❤️ Aksi Nyata
Murid melaksanakan jurnal aksi selama satu minggu dengan memilih perilaku sabar, amanah, jujur, teguh pendirian, peduli, bertanggung jawab, dan santun dalam kehidupan sehari-hari.
🪞 REFLEKSI MURID
- Apa hal baru yang kamu pelajari tentang kerasulan Nabi Muhammad saw.?
- Apa yang terjadi ketika Nabi Muhammad saw. menerima wahyu pertama?
- Sikap apa yang paling ingin kamu teladani dari Nabi Muhammad saw.?
- Bagaimana kamu akan menerapkan sikap sabar dan amanah?
- Bagaimana cara menyampaikan kebaikan dengan santun?
- Apa kebaikan yang akan kamu lakukan untuk keluarga, teman, madrasah, lingkungan, atau masyarakat?
PENGESAHAN
Tegal, Juli 2026
Mengetahui,
Kepala Madrasah
Amirudin, S.Pd.I.
NIP. 198006182005011005
Guru Mata Pelajaran
Budi Santoso, S.Pd.I., M.Pd.
NIP. 197712022005011003