MODUL AJAR
DEEP LEARNING & KURIKULUM BERBASIS CINTA (KBC)
BAB 5 : MASA REMAJA NABI MUHAMMAD SAW.
A IDENTITAS MODUL
B IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
📖 Pengetahuan Awal
Murid telah mengenal Nabi Muhammad saw. sebagai nabi dan rasul Allah Swt. serta mengetahui secara sederhana tentang kelahiran dan masa kanak-kanak beliau.
❤️ Minat
Murid umumnya tertarik pada kisah Nabi Muhammad saw., cerita sejarah, gambar, video, permainan edukatif, dan aktivitas membuat karya.
👨👩👧 Latar Belakang
Murid memiliki pengalaman keluarga, lingkungan sosial, dan kebiasaan yang beragam sehingga pembelajaran perlu menghubungkan kisah Nabi Muhammad saw. dengan kehidupan mereka.
🎯 Kebutuhan Belajar
Visual: gambar, peta perjalanan, infografis, kartu peristiwa.
Auditori: cerita guru, membaca nyaring, menyimak audio atau video.
Kinestetik: bermain peran, menyusun kartu peristiwa, membuat poster dan karya kreatif.
C TEMA KURIKULUM BERBASIS CINTA
❤️ Topik Panca Cinta
- Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya.
- Cinta diri dan sesama.
- Cinta ilmu.
- Cinta lingkungan.
- Cinta tanah air.
📚 Materi Insersi
Kejujuran, amanah, kerja keras, kemandirian, disiplin, kesabaran, tanggung jawab, kepedulian, kasih sayang, dan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan.
D KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
📘 Pengetahuan Konseptual
Murid memahami pengalaman Nabi Muhammad saw. pada masa remaja, meliputi kehidupan bersama keluarga, menggembala, berdagang, interaksi dengan masyarakat, serta terbentuknya karakter al-Amīn.
🛠️ Pengetahuan Prosedural
Murid mampu membaca dan menyimak sumber sejarah, mengidentifikasi informasi penting, berdiskusi, menganalisis keteladanan, menyampaikan pendapat, dan merancang aksi nyata.
🌱 Relevansi Kehidupan Nyata
Keteladanan Nabi Muhammad saw. dihubungkan dengan kehidupan murid, seperti berkata jujur, menyelesaikan tugas, membantu keluarga, bekerja keras, menjaga lingkungan, dan bertanggung jawab.
📊 Tingkat Kesulitan
Sedang. Materi diberikan melalui cerita, gambar, diskusi, aktivitas kolaboratif, dan contoh konkret yang dekat dengan kehidupan murid.
🧩 Struktur Materi
- Kehidupan Nabi Muhammad saw. bersama keluarga.
- Nabi Muhammad saw. menggembala.
- Nabi Muhammad saw. berdagang.
- Interaksi dengan masyarakat.
- Terbentuknya karakter al-Amīn.
- Keteladanan Nabi Muhammad saw. bagi murid.
✨ Integrasi Nilai dan Karakter
Keimanan, ketakwaan, akhlak mulia, kejujuran, amanah, kemandirian, kesabaran, kerja keras, disiplin, tanggung jawab, kepedulian, gotong royong, kreativitas, dan cinta tanah air.
E DIMENSI PROFIL LULUSAN
DESAIN PEMBELAJARAN
A. Capaian Pembelajaran (CP)
Murid mampu mengenal dan memahami sejarah kehidupan Nabi Muhammad saw. serta mengambil ibrah dari peristiwa-peristiwa penting dalam kehidupan beliau untuk menumbuhkan kecintaan kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, membentuk akhlak mulia, serta menerapkan nilai keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.
B. Lintas Disiplin Ilmu
- Bahasa Indonesia: membaca, menyimak, berdiskusi, bercerita, dan menulis refleksi.
- Pendidikan Pancasila: tanggung jawab, kerja sama, kepedulian, dan cinta tanah air.
- IPAS: lingkungan, perjalanan, kehidupan masyarakat, dan kondisi geografis sederhana.
- Seni dan Prakarya: poster, infografis, peta perjalanan, dan karya kreatif.
C TUJUAN PEMBELAJARAN
Murid mampu mengidentifikasi pengalaman penting pada masa remaja Nabi Muhammad saw., termasuk kehidupan bersama keluarga, menggembala, berdagang, dan nilai-nilai keteladanan beliau melalui kegiatan membaca dan menyimak untuk menumbuhkan cinta ilmu serta cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, sekaligus mengembangkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt.
Murid mampu menjelaskan pengalaman Nabi Muhammad saw. pada masa remaja serta menghubungkannya dengan kejujuran, tanggung jawab, kemandirian, kesabaran, kerja keras, dan kepedulian melalui kegiatan diskusi dan kolaborasi untuk menumbuhkan cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, cinta diri dan sesama, serta cinta ilmu, sekaligus mengembangkan kemampuan komunikasi dan kolaborasi.
Murid mampu menganalisis hubungan pengalaman Nabi Muhammad saw. dalam menggembala, berdagang, dan berinteraksi dengan masyarakat dengan terbentuknya karakter al-Amīn serta menghubungkannya dengan tantangan kehidupan remaja masa kini untuk menumbuhkan cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya serta cinta diri dan sesama, sekaligus mengembangkan penalaran kritis.
Murid mampu mengevaluasi keteladanan Nabi Muhammad saw. pada masa remaja dan merancang aksi nyata untuk menerapkan kejujuran, amanah, kerja keras, kemandirian, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian melalui poster, infografis, cerita reflektif, jurnal aksi, atau karya kreatif untuk menumbuhkan cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, cinta ilmu, cinta lingkungan, cinta diri dan sesama, serta cinta tanah air, sekaligus mengembangkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt., penalaran kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, dan kemandirian.
D INDIKATOR KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN
- Menyebutkan pengalaman penting Nabi Muhammad saw. pada masa remaja.
- Menjelaskan kegiatan Nabi Muhammad saw. bersama keluarga, menggembala, dan berdagang.
- Mengidentifikasi nilai kejujuran, amanah, kerja keras, kemandirian, kesabaran, disiplin, dan tanggung jawab.
- Menjelaskan hubungan pengalaman Nabi Muhammad saw. dengan terbentuknya karakter al-Amīn.
- Menganalisis penerapan keteladanan Nabi Muhammad saw. dalam menghadapi tantangan kehidupan murid masa kini.
- Membuat dan mempresentasikan karya atau aksi nyata yang mencerminkan keteladanan Nabi Muhammad saw.
E IKLIM / BUDAYA MADRASAH
- Membiasakan salam, doa, membaca basmalah, dan bersyukur sebelum belajar.
- Membangun budaya jujur, disiplin, bertanggung jawab, saling membantu, dan menghargai pendapat teman.
- Menciptakan lingkungan belajar yang aman, santun, menyenangkan, kolaboratif, dan bebas dari perundungan.
F TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
“Bagaimana menjadi anak yang jujur, mandiri, bertanggung jawab, dan peduli seperti keteladanan Nabi Muhammad saw.?”
Murid menghubungkan pengalaman Nabi Muhammad saw. ketika menggembala, berdagang, membantu keluarga, dan berinteraksi dengan masyarakat dengan kehidupan mereka sebagai murid di rumah, madrasah, dan lingkungan masyarakat.
G KERANGKA PEMBELAJARAN
🎯 Model Pembelajaran
Project Based Learning (PjBL), Cooperative Learning, Contextual Teaching and Learning (CTL), dan pembelajaran berbasis cerita.
🧘 Mindful Learning
Murid menyimak cerita dengan penuh perhatian, melakukan refleksi, dan menyadari nilai keteladanan Nabi Muhammad saw.
💡 Meaningful Learning
Murid menghubungkan pengalaman Nabi Muhammad saw. dengan kehidupan pribadi, keluarga, madrasah, dan masyarakat.
😊 Joyful Learning
Pembelajaran dilakukan melalui cerita, permainan kartu, diskusi, peta perjalanan, poster, infografis, dan karya kreatif.
📚 Metode
Cerita, membaca, menyimak, tanya jawab, diskusi, kerja kelompok, presentasi, refleksi, penugasan, dan proyek sederhana.
🔄 Diferensiasi
Konten, proses, dan produk disesuaikan dengan kesiapan, minat, dan profil belajar murid.
Kemitraan Pembelajaran
- Lingkungan Sekolah: guru, teman sebaya, perpustakaan, dan warga madrasah.
- Lingkungan Luar Sekolah: keluarga dan masyarakat sekitar.
- Mitra Digital: video pembelajaran, perpustakaan digital, gambar, dan sumber belajar daring yang sesuai usia.
Lingkungan Belajar
- Ruang Fisik: kelas, perpustakaan, halaman madrasah.
- Ruang Virtual: website media pembelajaran SKI MIN 2 Tegal.
- Budaya Belajar: santun, aman, aktif, kolaboratif, reflektif, dan menyenangkan.
📘 PERTEMUAN 1 — 2 JP (70 MENIT)
Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya serta Cinta Ilmu
KEGIATAN PENDAHULUAN
Salam dan Doa: Guru mengucapkan salam, mengajak murid berdoa, dan mengondisikan kelas.
Apersepsi: Guru mengajukan pertanyaan tentang apa yang telah diketahui murid mengenai kehidupan Nabi Muhammad saw.
Motivasi: Guru menyampaikan bahwa mempelajari kehidupan Nabi Muhammad saw. merupakan salah satu cara menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah saw.
Penyampaian Tujuan: Guru menjelaskan bahwa murid akan mempelajari pengalaman Nabi Muhammad saw. pada masa remaja.
KEGIATAN INTI
Mengamati (Mindful): Murid menyimak cerita atau video pendek mengenai masa remaja Nabi Muhammad saw. dengan penuh perhatian.
Mengeksplorasi (Meaningful): Murid membaca bahan ajar tentang kehidupan bersama keluarga, menggembala, dan berdagang.
Mengasosiasi: Murid mencatat fakta penting dan nilai keteladanan yang ditemukan.
Mengomunikasikan: Murid menyampaikan hasil identifikasi secara lisan atau tertulis.
Proses: Murid dapat memilih membaca mandiri, menyimak cerita guru, atau menggunakan bahan visual.
Produk: Tabel “Pengalaman Nabi Muhammad saw. dan Nilai Keteladanannya”.
KEGIATAN PENUTUP
Refleksi: “Apa pengalaman Nabi Muhammad saw. yang paling menginspirasimu?”
Rangkuman: Guru dan murid menyimpulkan pengalaman penting Nabi Muhammad saw. pada masa remaja.
Tindak Lanjut: Murid diminta menceritakan satu keteladanan Nabi kepada keluarga.
Penutup: Doa dan salam.
📗 PERTEMUAN 2 — 2 JP (70 MENIT)
Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, Cinta Diri dan Sesama, serta Cinta Ilmu
KEGIATAN PENDAHULUAN
Salam dan Doa: Guru mengawali pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: Murid mengingat kembali pengalaman Nabi Muhammad saw. yang dipelajari pada pertemuan sebelumnya.
Motivasi: Guru mengajak murid menemukan sikap baik yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
KEGIATAN INTI
Mengamati (Joyful): Murid mengamati kartu gambar tentang kegiatan Nabi Muhammad saw. pada masa remaja.
Menanya: Murid mengajukan pertanyaan tentang kejujuran, tanggung jawab, kemandirian, kesabaran, kerja keras, dan kepedulian.
Mengeksplorasi (Meaningful): Kelompok membaca sumber belajar dan mencari contoh keteladanan.
Mengasosiasi: Murid menghubungkan sikap Nabi dengan situasi kehidupan mereka.
Mengomunikasikan: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi.
Pembelajaran Berdiferensiasi:
- Proses: murid dapat berdiskusi, membuat tabel, atau menggunakan kartu peristiwa.
- Produk: tabel, peta konsep, cerita singkat, atau presentasi.
KEGIATAN PENUTUP
Refleksi: “Sikap apa yang akan kamu contoh dari Nabi Muhammad saw.?”
Rangkuman: Guru bersama murid menyimpulkan nilai keteladanan.
Tindak Lanjut: Murid memilih satu sikap untuk dipraktikkan di rumah.
Penutup: Doa dan salam.
📙 PERTEMUAN 3 — 2 JP (70 MENIT)
Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya serta Cinta Diri dan Sesama
KEGIATAN PENDAHULUAN
Salam dan Doa: Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: Guru mengajak murid mengingat kembali nilai keteladanan Nabi Muhammad saw.
Motivasi: Guru menyampaikan bahwa kejujuran dan amanah Nabi Muhammad saw. membentuk kepercayaan masyarakat terhadap beliau.
KEGIATAN INTI
Bercerita (Joyful): Guru menceritakan pengalaman Nabi Muhammad saw. ketika menggembala, berdagang, dan berinteraksi dengan masyarakat.
Mengeksplorasi: Murid bekerja dalam kelompok untuk mencari hubungan antara pengalaman tersebut dengan terbentuknya karakter al-Amīn.
Mengasosiasi (Meaningful): Murid membandingkan keteladanan Nabi dengan tantangan kehidupan mereka, misalnya menghadapi godaan berbohong, tidak mengerjakan tugas, atau mengambil milik teman.
Mengomunikasikan: Kelompok menyampaikan hasil analisis dan alasan mereka.
Pembelajaran Berdiferensiasi:
- Proses: guru memberikan pertanyaan pemantik dengan tingkat bantuan berbeda.
- Produk: peta konsep, tabel sebab-akibat, atau cerita analitis.
KEGIATAN PENUTUP
Refleksi: “Mengapa Nabi Muhammad saw. dipercaya oleh masyarakat?”
Rangkuman: Guru bersama murid merumuskan hubungan pengalaman Nabi dengan terbentuknya karakter al-Amīn.
Tindak Lanjut: Murid mengamati satu situasi di rumah atau madrasah yang membutuhkan kejujuran dan amanah.
Penutup: Doa dan salam.
📕 PERTEMUAN 4 — 2 JP (70 MENIT)
Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu, Cinta Lingkungan, Cinta Diri dan Sesama, serta Cinta Tanah Air
KEGIATAN PENDAHULUAN
Salam dan Doa: Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: Murid mengingat kembali sifat-sifat keteladanan Nabi Muhammad saw.
Motivasi: Guru menyampaikan bahwa keteladanan akan bermakna apabila diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
KEGIATAN INTI
Mendengarkan (Mindful): Murid mendengarkan cerita reflektif tentang kejujuran, amanah, kerja keras, dan kepedulian Nabi Muhammad saw.
Mengeksplorasi: Murid memilih bentuk karya yang akan dibuat.
- Poster keteladanan Nabi Muhammad saw.
- Infografis “Aku Anak Jujur”.
- Cerita reflektif.
- Jurnal aksi.
- Peta perjalanan.
- Karya kreatif lainnya.
Mengasosiasi (Meaningful): Murid menentukan tindakan nyata yang akan dilakukan di rumah, madrasah, dan lingkungan.
Mengomunikasikan (Joyful): Murid mempresentasikan karya dan komitmennya kepada teman.
Pembelajaran Berdiferensiasi:
- Proses: murid dapat bekerja secara mandiri atau berkelompok sesuai kebutuhan.
- Produk: poster, infografis, cerita reflektif, jurnal aksi, peta perjalanan, atau karya kreatif.
KEGIATAN PENUTUP
Refleksi: “Sikap apa yang akan kamu praktikkan mulai hari ini?”
Rangkuman: Murid bersama guru menyimpulkan keteladanan Nabi Muhammad saw.
Tindak Lanjut: Murid melaksanakan satu aksi nyata selama satu minggu.
Penutup: Doa dan salam.
I ASESMEN PEMBELAJARAN
🩺 Asesmen Diagnostik
- Tanya jawab tentang Nabi Muhammad saw.
- Mengidentifikasi pengetahuan awal murid.
- Pertanyaan sederhana tentang kejujuran dan amanah.
📝 Asesmen Formatif
Observasi:
- Keaktifan.
- Kejujuran.
- Tanggung jawab.
- Kerja sama.
- Komunikasi.
Penilaian Kinerja:
Kemampuan membaca, berdiskusi, menganalisis, mempresentasikan, dan menghasilkan karya.
Penugasan:
Tabel fakta, peta konsep, analisis keteladanan, dan jurnal aksi.
🎯 Asesmen Sumatif
Tes Tulis:
Murid menjawab pertanyaan mengenai pengalaman Nabi Muhammad saw. pada masa remaja dan nilai keteladanannya.
Projek Sederhana:
Murid menghasilkan poster, infografis, cerita reflektif, jurnal aksi, peta perjalanan, atau karya kreatif lainnya.
📊 RUBRIK PENILAIAN PROJEK
| Aspek | 4 — Sangat Baik | 3 — Baik | 2 — Cukup | 1 — Perlu Bimbingan |
|---|---|---|---|---|
| Pemahaman Materi | Memahami pengalaman dan keteladanan Nabi secara sangat tepat. | Memahami sebagian besar materi dengan tepat. | Memahami materi tetapi masih memerlukan bantuan. | Belum memahami materi dengan baik. |
| Keteladanan | Mampu menghubungkan keteladanan Nabi dengan kehidupan nyata secara jelas. | Mampu memberikan contoh penerapan. | Contoh masih terbatas. | Belum mampu memberikan contoh. |
| Kreativitas | Karya sangat kreatif, menarik, dan komunikatif. | Karya menarik dan cukup kreatif. | Karya sederhana. | Karya belum selesai. |
| Komunikasi | Menyampaikan gagasan dengan jelas, santun, dan percaya diri. | Menyampaikan gagasan dengan cukup jelas. | Masih memerlukan bantuan. | Belum mampu menjelaskan karya. |
| Kolaborasi | Sangat aktif bekerja sama dan menghargai anggota kelompok. | Bekerja sama dengan baik. | Kadang terlibat dalam kelompok. | Belum menunjukkan kerja sama. |
🔄 TINDAK LANJUT
🌱 Remedial
Murid yang belum mencapai tujuan pembelajaran memperoleh pendampingan melalui cerita bergambar, kartu peristiwa, membaca terbimbing, dan pertanyaan sederhana.
🚀 Pengayaan
Murid yang telah mencapai tujuan pembelajaran dapat membuat karya tambahan, mencari kisah keteladanan lainnya, atau menjadi teman pendamping bagi kelompok lain.
❤️ Aksi Nyata
Murid melaksanakan jurnal aksi selama satu minggu dengan memilih satu perilaku: jujur, amanah, mandiri, disiplin, kerja keras, bertanggung jawab, atau peduli.
🪞 REFLEKSI MURID
- Apa hal baru yang kamu pelajari tentang Nabi Muhammad saw.?
- Sikap apa yang paling ingin kamu teladani?
- Kapan kamu akan menerapkan sikap tersebut?
- Siapa yang dapat membantumu menjadi anak yang lebih jujur dan bertanggung jawab?
- Apa kebaikan yang akan kamu lakukan untuk keluarga, teman, atau lingkungan?
PENGESAHAN
Tegal, Juli 2026
Mengetahui,
Kepala Madrasah
Amirudin, S.Pd.I.
NIP. 198006182005011005
Guru Mata Pelajaran
Budi Santoso, S.Pd.I., M.Pd.
NIP. 197712022005011003