MODUL AJAR
DEEP LEARNING & KURIKULUM BERBASIS CINTA (KBC)
BAB 4 : MASA KANAK-KANAK NABI MUHAMMAD SAW.
A IDENTITAS MODUL
B IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
📖 Pengetahuan Awal
Murid telah mengenal Nabi Muhammad saw. sebagai nabi dan rasul terakhir serta mengetahui secara sederhana bahwa beliau lahir di Makkah. Sebagian murid mungkin telah mengetahui nama ayah, ibu, kakek, atau pengasuh Nabi Muhammad saw. melalui pembelajaran sebelumnya, keluarga, TPQ, atau sumber keagamaan.
❤️ Minat
Murid umumnya tertarik pada cerita kehidupan Nabi Muhammad saw., gambar, peta perjalanan, cerita bergambar, video pembelajaran, permainan edukatif, kartu informasi, kegiatan kelompok, dan pembuatan karya kreatif.
👨👩👧 Latar Belakang
Murid memiliki pengalaman keluarga yang beragam dalam mengenal kisah Nabi Muhammad saw. Oleh karena itu, pembelajaran menyediakan sumber informasi yang sederhana, terarah, dan sesuai usia agar semua murid dapat belajar secara bertahap.
🎯 Kebutuhan Belajar
Visual: peta Makkah, kartu tokoh, gambar keluarga Nabi, garis waktu, ilustrasi perjalanan, tabel, dan infografis.
Auditori: cerita guru, membaca nyaring, menyimak, tanya jawab, diskusi, dan presentasi.
Kinestetik: menyusun kartu peristiwa, membuat peta perjalanan, permainan peran sederhana, membuat poster, dan menyajikan karya.
C TEMA KURIKULUM BERBASIS CINTA
❤️ Topik Panca Cinta
- Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya.
- Cinta kepada ilmu.
- Cinta diri dan sesama.
- Cinta lingkungan.
- Cinta tanah air.
📚 Materi Insersi
Keimanan kepada Allah Swt., kecintaan kepada Rasulullah saw., kasih sayang keluarga, menghormati orang tua dan pengasuh, kejujuran, kesabaran, kemandirian, tanggung jawab, kepedulian terhadap sesama, kecintaan terhadap ilmu, menjaga lingkungan, dan membangun kehidupan yang rukun.
D KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
📘 Pengetahuan Konseptual
Murid memahami fakta penting tentang kelahiran dan masa kanak-kanak Nabi Muhammad saw., meliputi waktu dan tempat kelahiran, nasab, keluarga, pengasuh, serta beberapa peristiwa penting dalam masa kanak-kanak beliau.
🛠️ Pengetahuan Prosedural
Murid mampu membaca dan menyimak sumber sejarah, menemukan informasi penting, menyusun urutan peristiwa, menghubungkan tokoh dan peristiwa, menganalisis keteladanan, menyampaikan pendapat, dan membuat karya reflektif.
🌱 Relevansi Kehidupan Nyata
Kisah masa kanak-kanak Nabi Muhammad saw. dihubungkan dengan kehidupan murid, seperti menghormati orang tua, menyayangi saudara, menyayangi teman, bersikap jujur, sabar, mandiri, bertanggung jawab, dan mencintai ilmu.
📊 Tingkat Kesulitan
Sedang. Pembelajaran disusun secara bertahap mulai dari mengidentifikasi fakta, menjelaskan peristiwa, menganalisis keteladanan, hingga mengevaluasi nilai keteladanan dan merumuskan komitmen pribadi.
🧩 Struktur Materi
- Kelahiran Nabi Muhammad saw.
- Tempat dan waktu kelahiran.
- Nasab Nabi Muhammad saw.
- Ayah dan ibu Nabi Muhammad saw.
- Kakek Nabi Muhammad saw.
- Ibu susuan dan pengasuh Nabi.
- Kehidupan Nabi bersama keluarga dan pengasuh.
- Peristiwa penting pada masa kanak-kanak.
- Keteladanan Nabi Muhammad saw.
- Ibrah dan penerapan dalam kehidupan sehari-hari.
✨ Integrasi Nilai dan Karakter
Keimanan dan ketakwaan, cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, kasih sayang, kejujuran, kesabaran, kemandirian, tanggung jawab, cinta ilmu, komunikasi, kolaborasi, kreativitas, penalaran kritis, kepedulian terhadap lingkungan, dan cinta tanah air.
E DIMENSI PROFIL LULUSAN
DESAIN PEMBELAJARAN
A. Capaian Pembelajaran (CP)
Pada Fase B, pembelajaran SKI diarahkan agar murid mengenal dan memahami peristiwa penting dalam sejarah kehidupan Nabi Muhammad saw. serta mampu mengambil ibrah dari kisah tersebut. Dalam modul ini, CP diturunkan ke dalam kemampuan memahami fakta sejarah, menjelaskan peristiwa, menganalisis keteladanan, dan menghubungkannya dengan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
Murid mampu mengenal sejarah kehidupan Nabi Muhammad saw. pada masa kelahiran dan kanak-kanak, menyajikan informasi sejarah secara sederhana, mengambil keteladanan dari kehidupan beliau, serta menunjukkan sikap beriman, berakhlak mulia, jujur, penyayang, sabar, mandiri, bertanggung jawab, dan mencintai ilmu.
B. Lintas Disiplin Ilmu
- Bahasa Indonesia: membaca teks sejarah, menemukan informasi penting, menyimak cerita, berdiskusi, berbicara, dan menulis refleksi.
- Pendidikan Agama Islam: menguatkan kecintaan kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya serta menghubungkan keteladanan Nabi dengan akhlak sehari-hari.
- Pendidikan Pancasila: mengembangkan kasih sayang, tanggung jawab, gotong royong, menghargai sesama, dan hidup rukun.
- IPAS: menghubungkan tempat, lingkungan, perjalanan, dan kondisi kehidupan dengan pengalaman manusia pada masa lalu.
C TUJUAN PEMBELAJARAN
Murid mampu mengidentifikasi fakta penting tentang kelahiran dan masa kanak-kanak Nabi Muhammad saw., meliputi waktu, tempat, nasab, keluarga, pengasuh, dan peristiwa penting melalui kegiatan membaca dan menyimak sumber sejarah untuk menumbuhkan cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya serta cinta ilmu, sekaligus mengembangkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt.
Murid mampu menjelaskan peristiwa penting pada masa kanak-kanak Nabi Muhammad saw. serta menghubungkannya dengan pembentukan karakter kasih sayang, kesabaran, kemandirian, kejujuran, dan tanggung jawab melalui kegiatan diskusi dan kolaborasi untuk menumbuhkan cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, cinta diri dan sesama, serta cinta ilmu, sekaligus mengembangkan kemampuan komunikasi dan kolaborasi.
Murid mampu menganalisis keteladanan Nabi Muhammad saw. pada masa kanak-kanak serta faktor keluarga dan lingkungan yang membentuk pribadi beliau dan menghubungkannya dengan perilaku sehari-hari untuk menumbuhkan cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya serta cinta diri dan sesama, sekaligus mengembangkan penalaran kritis.
Murid mampu mengevaluasi keteladanan Nabi Muhammad saw. pada masa kanak-kanak dan merumuskan komitmen untuk menerapkan kejujuran, kasih sayang, kemandirian, kesabaran, dan tanggung jawab melalui cerita reflektif, poster, peta perjalanan, infografis, atau karya kreatif untuk menumbuhkan cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, cinta ilmu, cinta lingkungan, cinta diri dan sesama, serta cinta tanah air, sekaligus mengembangkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt., penalaran kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, dan kemandirian.
D INDIKATOR KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN
- Murid mampu menyebutkan waktu dan tempat kelahiran Nabi Muhammad saw. serta informasi dasar tentang nasab beliau.
- Murid mampu mengidentifikasi anggota keluarga dan orang-orang yang berperan dalam pengasuhan Nabi Muhammad saw. pada masa kanak-kanak.
- Murid mampu menjelaskan peristiwa penting pada masa kanak-kanak Nabi Muhammad saw. menggunakan bahasa sendiri secara runtut.
- Murid mampu menghubungkan pengalaman masa kanak-kanak Nabi Muhammad saw. dengan nilai kasih sayang, kesabaran, kemandirian, kejujuran, dan tanggung jawab.
- Murid mampu menganalisis faktor keluarga dan lingkungan yang berperan dalam pembentukan pribadi Nabi Muhammad saw. serta menghubungkannya dengan perilaku sehari-hari.
- Murid mampu mengevaluasi keteladanan Nabi Muhammad saw. dan menghasilkan karya atau komitmen penerapan akhlak terpuji dalam kehidupan sehari-hari.
E IKLIM / BUDAYA MADRASAH
- Membiasakan salam, doa, membaca, menyimak, bersyukur, dan mencintai ilmu sebagai wujud cinta kepada Allah Swt.
- Membangun budaya jujur, santun, sabar, saling menyayangi, menghormati guru, menyayangi teman, bertanggung jawab, dan membantu sesama.
- Menciptakan lingkungan belajar yang aman, menyenangkan, kolaboratif, reflektif, bebas dari perundungan, serta peduli terhadap kebersihan dan lingkungan madrasah.
F TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
“Jika Nabi Muhammad saw. dapat tumbuh menjadi pribadi yang mulia, bagaimana kita dapat meneladani beliau sejak sekarang?”
Murid menghubungkan pengalaman masa kanak-kanak Nabi Muhammad saw. dengan kehidupan mereka sendiri. Murid diajak menemukan contoh nyata sikap menyayangi keluarga, membantu teman, bersabar ketika menghadapi kesulitan, berkata jujur, belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga kebersihan, dan bertanggung jawab terhadap tugas.
G KERANGKA PEMBELAJARAN
🎯 Model Pembelajaran
Cooperative Learning, Contextual Teaching and Learning (CTL), Inquiry sederhana, Story Based Learning, dan pembelajaran berbasis proyek sederhana.
🧘 Mindful Learning
Murid belajar dengan penuh perhatian melalui kegiatan menyimak cerita, membaca sumber sejarah, mengamati peta dan garis waktu, melakukan jeda berpikir, serta melakukan refleksi terhadap nilai keteladanan.
💡 Meaningful Learning
Murid menghubungkan kisah masa kanak-kanak Nabi Muhammad saw. dengan pengalaman hidupnya bersama keluarga, teman, guru, dan masyarakat.
😊 Joyful Learning
Pembelajaran dilakukan melalui cerita, gambar, kartu tokoh, permainan urutan peristiwa, diskusi, kuis, peta perjalanan, poster, infografis, dan presentasi.
📚 Metode Pembelajaran
Membaca, menyimak, bercerita, tanya jawab, diskusi, kerja kelompok, permainan edukatif, analisis sederhana, presentasi, refleksi, dan proyek kreatif.
🔄 Strategi Berdiferensiasi
Konten, proses, dan produk disesuaikan dengan kesiapan, minat, kebutuhan, dan profil belajar murid.
Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi
Diferensiasi Konten: Murid memperoleh materi melalui teks sederhana, gambar, kartu tokoh, garis waktu, peta, cerita guru, video, dan infografis.
Diferensiasi Proses: Murid dapat belajar secara mandiri, berpasangan, atau kelompok kecil melalui membaca terbimbing, menyimak cerita, diskusi, menyusun kartu, menganalisis gambar, dan membuat peta konsep.
Diferensiasi Produk: Murid dapat memilih menghasilkan tabel fakta, garis waktu, peta perjalanan, poster, infografis, cerita reflektif, gambar berseri, atau presentasi.
Kemitraan Pembelajaran
- Lingkungan Sekolah: guru, teman sebaya, perpustakaan, dan warga madrasah.
- Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat: keluarga sebagai sumber cerita dan pengalaman tentang penerapan sikap jujur, sabar, mandiri, penyayang, dan bertanggung jawab.
- Mitra Digital: website pembelajaran SKI, video pembelajaran yang dipilih guru, perpustakaan digital, peta digital, dan sumber belajar daring yang sesuai usia.
Lingkungan Belajar
- Ruang Fisik: kelas, perpustakaan, halaman madrasah, dan lingkungan sekitar.
- Ruang Virtual: website pembelajaran SKI MIN 2 Tegal.
- Budaya Belajar: aktif, santun, aman, kolaboratif, reflektif, kritis, kreatif, mandiri, dan menyenangkan.
Pemanfaatan Digital
- Menampilkan peta Makkah dan jalur perjalanan kehidupan Nabi Muhammad saw. pada masa kanak-kanak.
- Menayangkan video atau animasi edukatif yang sesuai usia tentang masa kanak-kanak Nabi Muhammad saw.
- Menggunakan website sebagai sumber belajar, media presentasi, dokumentasi karya, dan refleksi pembelajaran.
📘 PERTEMUAN 1 — 2 JP (70 MENIT)
Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya serta Cinta Ilmu
KEGIATAN PENDAHULUAN
Salam dan Doa: Guru mengucapkan salam, mengajak murid berdoa, bersyukur kepada Allah Swt., serta menyiapkan suasana belajar yang tenang dan penuh perhatian.
Apersepsi: Guru menunjukkan gambar atau peta Makkah dan bertanya: “Siapakah Nabi Muhammad saw.?” “Di manakah beliau dilahirkan?” “Apa yang kalian ketahui tentang masa kecil beliau?”
Motivasi: Guru menjelaskan bahwa mengetahui kehidupan Nabi Muhammad saw. dapat menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah saw. dan memberi contoh akhlak yang baik bagi kehidupan kita.
Penyampaian Tujuan: Guru menyampaikan bahwa murid akan menemukan fakta penting tentang kelahiran dan masa kanak-kanak Nabi Muhammad saw.
KEGIATAN INTI
Mengamati (Mindful): Murid mengamati peta Makkah, kartu tokoh keluarga Nabi Muhammad saw., garis waktu, dan gambar ilustrasi kehidupan masa kanak-kanak beliau.
Mengeksplorasi (Meaningful): Murid membaca atau menyimak sumber sejarah tentang kelahiran dan masa kanak-kanak Nabi Muhammad saw., meliputi:
- waktu kelahiran;
- tempat kelahiran;
- nasab;
- ayah dan ibu;
- kakek;
- ibu susuan/pengasuh;
- kehidupan bersama keluarga;
- peristiwa penting masa kanak-kanak.
Mengasosiasi: Murid bekerja secara berpasangan atau kelompok kecil untuk melengkapi tabel fakta berdasarkan sumber yang dibaca dan disimak.
| Aspek | Informasi Penting |
|---|---|
| Tempat kelahiran | Makkah |
| Nasab | Nabi Muhammad saw. berasal dari keturunan Nabi Ismail a.s. melalui jalur Quraisy. |
| Ayah | Abdullah bin Abdul Muthalib |
| Ibu | Aminah binti Wahab |
| Kakek | Abdul Muthalib |
| Ibu susuan | Halimah as-Sa'diyah |
Mengomunikasikan: Setiap kelompok menyampaikan beberapa fakta penting yang ditemukan. Guru memberikan penguatan dan meluruskan informasi yang belum tepat.
Proses: Murid yang membutuhkan bantuan menggunakan kartu informasi bergambar dan teks pendek. Murid yang lebih siap dapat mencari informasi tambahan dari sumber yang disediakan guru.
Produk: Tabel fakta kelahiran dan masa kanak-kanak Nabi Muhammad saw.
KEGIATAN PENUTUP
Refleksi: “Apa fakta baru tentang Nabi Muhammad saw. yang paling kamu ingat?”
Rangkuman: Guru bersama murid menyimpulkan fakta penting tentang kelahiran, keluarga, pengasuh, dan masa kanak-kanak Nabi Muhammad saw.
Tindak Lanjut: Murid diminta menceritakan kepada keluarga satu fakta yang dipelajari tentang masa kanak-kanak Nabi Muhammad saw.
Penutup: Guru memberikan penguatan tentang cinta kepada Rasulullah saw., kemudian berdoa dan mengucapkan salam.
📗 PERTEMUAN 2 — 2 JP (70 MENIT)
Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, Cinta Diri dan Sesama, serta Cinta Ilmu
KEGIATAN PENDAHULUAN
Salam dan Doa: Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan penguatan rasa syukur kepada Allah Swt.
Apersepsi: Guru mengajak murid mengingat fakta tentang keluarga, pengasuh, dan masa kanak-kanak Nabi Muhammad saw.
Motivasi: Guru bertanya: “Bagaimana pengalaman hidup seorang anak dapat membentuk sifat dan perilakunya?”
KEGIATAN INTI
Mengamati (Joyful): Murid mengamati kartu cerita mengenai beberapa peristiwa masa kanak-kanak Nabi Muhammad saw.
Menanya: Murid membuat pertanyaan tentang pengalaman Nabi Muhammad saw., misalnya:
- Siapa yang mengasuh Nabi Muhammad saw.?
- Mengapa Nabi Muhammad saw. pernah tinggal bersama Halimah?
- Apa yang dapat kita pelajari dari kehidupan beliau?
- Bagaimana sikap seorang anak ketika menghadapi kesulitan?
Mengeksplorasi (Meaningful): Murid membaca atau menyimak cerita tentang masa kanak-kanak Nabi Muhammad saw. kemudian menyusun kartu peristiwa secara berurutan.
Mengasosiasi: Murid menghubungkan peristiwa dengan karakter yang dapat dipelajari.
| Peristiwa/Pengalaman | Nilai Keteladanan | Penerapan pada Diri |
|---|---|---|
| Mengalami kehidupan bersama keluarga dan pengasuh | Kasih sayang | Menyayangi keluarga dan teman |
| Menghadapi berbagai pengalaman sejak kecil | Kesabaran | Tidak mudah mengeluh |
| Belajar menjalani kehidupan dengan baik | Kemandirian | Berusaha menyelesaikan tugas sendiri |
| Dikenal memiliki sifat terpuji | Kejujuran | Berkata benar dan tidak berbohong |
| Mendapat pendidikan dan pengasuhan | Tanggung jawab | Melaksanakan tugas di rumah dan madrasah |
Mengomunikasikan: Kelompok menyampaikan hubungan antara peristiwa dengan karakter yang dapat diteladani. Kelompok lain memberikan tanggapan dengan bahasa yang santun.
Pembelajaran Berdiferensiasi:
- Proses: Murid dapat menggunakan teks pendek, kartu gambar, cerita audio, atau bimbingan guru.
- Produk: Murid dapat membuat tabel, peta konsep, urutan gambar, atau uraian singkat.
KEGIATAN PENUTUP
Refleksi: “Karakter baik apa yang paling ingin kamu miliki setelah mempelajari kehidupan Nabi Muhammad saw.?”
Rangkuman: Guru bersama murid menyimpulkan hubungan pengalaman masa kanak-kanak Nabi Muhammad saw. dengan pembentukan karakter terpuji.
Tindak Lanjut: Murid memilih satu sikap, misalnya jujur, sabar, mandiri, atau bertanggung jawab, untuk dipraktikkan di rumah.
Penutup: Guru memberikan apresiasi terhadap kerja sama murid dan berdoa.
📙 PERTEMUAN 3 — 2 JP (70 MENIT)
Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya serta Cinta Diri dan Sesama
KEGIATAN PENDAHULUAN
Salam dan Doa: Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: Murid mengingat kembali peristiwa dan karakter yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya.
Motivasi: Guru menyampaikan bahwa pribadi yang baik terbentuk melalui pengalaman, pendidikan, keluarga, lingkungan, dan kebiasaan baik.
KEGIATAN INTI
Bercerita (Joyful): Guru menceritakan kembali beberapa bagian penting masa kanak-kanak Nabi Muhammad saw. dengan bahasa yang sesuai usia murid.
Mengeksplorasi: Murid bekerja dalam kelompok untuk menemukan faktor yang berperan dalam pembentukan pribadi Nabi Muhammad saw., antara lain:
- keluarga;
- pengasuhan;
- lingkungan;
- pengalaman hidup;
- pendidikan dan pembiasaan.
Mengasosiasi (Meaningful): Murid mengisi bagan hubungan:
Murid kemudian menjawab pertanyaan analitis:
- Mengapa keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak?
- Bagaimana lingkungan dapat memengaruhi perilaku seseorang?
- Apa hubungan pengalaman hidup dengan kesabaran?
- Bagaimana kita dapat meneladani sifat Nabi Muhammad saw. di madrasah?
Mengomunikasikan: Kelompok mempresentasikan hasil analisis dan memberikan contoh perilaku yang dapat dilakukan murid dalam kehidupan sehari-hari.
| Faktor | Pengaruh terhadap Pembentukan Pribadi | Contoh Penerapan |
|---|---|---|
| Keluarga | Memberikan kasih sayang dan pendidikan | Menyayangi dan menghormati keluarga |
| Pengasuhan | Membentuk kebiasaan dan sikap | Menghormati orang yang mendidik kita |
| Lingkungan | Memberikan pengalaman sosial | Memilih lingkungan pertemanan yang baik |
| Pengalaman | Melatih kesabaran dan keteguhan | Tidak mudah menyerah ketika mengalami kesulitan |
Pembelajaran Berdiferensiasi:
- Proses: Murid dapat menggunakan bagan, gambar, kartu sebab-akibat, atau teks sebagai bantuan analisis.
- Produk: Murid dapat membuat peta konsep, bagan sebab-akibat, tabel analisis, atau penjelasan lisan.
KEGIATAN PENUTUP
Refleksi: “Siapa yang paling banyak membantu membentuk kebiasaan baik dalam dirimu? Bagaimana kamu dapat berterima kasih kepada mereka?”
Rangkuman: Guru menegaskan bahwa keluarga, pengasuhan, lingkungan, dan pengalaman berperan dalam pembentukan pribadi.
Tindak Lanjut: Murid mengamati satu perilaku baik yang dilakukan orang tua, guru, atau teman dan menuliskan nilai yang dapat diteladani.
Penutup: Guru memberikan penguatan tentang pentingnya lingkungan yang baik dan berdoa.
📕 PERTEMUAN 4 — 2 JP (70 MENIT)
Topik Panca Cinta: Cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu, Cinta Lingkungan, Cinta Diri dan Sesama, serta Cinta Tanah Air
KEGIATAN PENDAHULUAN
Salam dan Doa: Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Apersepsi: Murid mengingat kembali fakta, peristiwa, dan keteladanan Nabi Muhammad saw. pada masa kanak-kanak.
Motivasi: Guru menyampaikan bahwa mencintai Rasulullah saw. tidak cukup hanya dengan mengetahui kisah beliau, tetapi juga dengan berusaha menerapkan akhlak terpuji dalam kehidupan sehari-hari.
KEGIATAN INTI
Mendengarkan (Mindful): Murid mendengarkan cerita reflektif tentang keteladanan Nabi Muhammad saw. dan bagaimana seorang anak dapat meniru akhlak mulia sejak usia dini.
Mengeksplorasi: Murid bekerja secara individu atau kelompok untuk menjawab pertanyaan:
Mengasosiasi (Meaningful): Murid menyusun hubungan:
Mengomunikasikan (Joyful): Murid menyajikan hasil pemahaman dalam salah satu bentuk:
- Poster keteladanan Nabi Muhammad saw.
- Peta perjalanan masa kanak-kanak Nabi Muhammad saw.
- Infografis keluarga dan pengasuhan Nabi.
- Gambar berseri.
- Cerita reflektif.
- Peta konsep.
- Presentasi lisan.
Setiap kelompok mempresentasikan hasil karya. Murid lain memberikan apresiasi dan tanggapan secara santun.
Pembelajaran Berdiferensiasi:
- Proses: Murid dapat bekerja sendiri, berpasangan, atau berkelompok sesuai kebutuhan dan kesiapan belajar.
- Produk: Murid bebas memilih bentuk karya sesuai minat, kemampuan, dan gaya belajarnya.
❤️ AKSI NYATA — “AKU MENELADANI NABI MUHAMMAD SAW.”
Setiap murid membuat komitmen pribadi untuk menerapkan akhlak terpuji:
- Aku akan berkata jujur.
- Aku akan menyayangi orang tua dan keluargaku.
- Aku akan menyayangi dan membantu teman.
- Aku akan bersabar ketika menghadapi kesulitan.
- Aku akan belajar mandiri.
- Aku akan bertanggung jawab terhadap tugasku.
- Aku akan rajin belajar dan mencintai ilmu.
- Aku akan menjaga kebersihan lingkungan.
- Aku akan menjaga kerukunan dan persatuan.
- Aku akan mencintai tanah air.
KEGIATAN PENUTUP
Refleksi: “Apa keteladanan Nabi Muhammad saw. yang paling ingin kamu terapkan?”
Rangkuman: Guru bersama murid menyimpulkan materi Bab 4 dan menegaskan pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad saw.
Tindak Lanjut: Murid melaksanakan satu komitmen yang dipilih selama satu minggu dan mencatat pengalaman penerapannya.
Penutup: Guru memberikan apresiasi, doa, dan salam.
I ASESMEN PEMBELAJARAN
🩺 ASESMEN DIAGNOSTIK
- Tanya jawab tentang pengetahuan awal murid mengenai Nabi Muhammad saw.
- Menyebutkan apa yang diketahui murid tentang tempat kelahiran Nabi.
- Menanyakan nama ayah, ibu, atau pengasuh Nabi Muhammad saw.
- Menanyakan pengalaman murid dalam menerapkan sikap jujur, sabar, mandiri, dan bertanggung jawab.
📝 ASESMEN FORMATIF
Observasi:
- Keaktifan membaca dan menyimak.
- Kemampuan menemukan informasi.
- Kemampuan bertanya.
- Kerja sama.
- Komunikasi santun.
- Penalaran kritis.
- Tanggung jawab.
Penilaian Kinerja:
Kemampuan mengidentifikasi fakta, menjelaskan peristiwa, menganalisis keteladanan, berdiskusi, menyampaikan pendapat, dan menghasilkan karya.
Penugasan:
Tabel fakta, urutan peristiwa, peta konsep, bagan sebab-akibat, poster, infografis, cerita reflektif, dan jurnal komitmen.
🎯 ASESMEN SUMATIF
Tes Tulis:
Murid menjawab pertanyaan mengenai kelahiran, nasab, keluarga, pengasuh, peristiwa masa kanak-kanak, serta keteladanan Nabi Muhammad saw.
Projek Sederhana:
Murid menghasilkan poster, peta perjalanan, infografis, gambar berseri, cerita reflektif, atau karya kreatif tentang keteladanan Nabi Muhammad saw.
📊 RUBRIK PENILAIAN PROJEK
| Aspek | 4 — Sangat Baik | 3 — Baik | 2 — Cukup | 1 — Perlu Bimbingan |
|---|---|---|---|---|
| Pemahaman Fakta Sejarah | Memahami fakta kelahiran, keluarga, pengasuh, dan masa kanak-kanak Nabi Muhammad saw. dengan sangat tepat. | Memahami sebagian besar fakta dengan tepat. | Memahami sebagian fakta tetapi masih memerlukan bantuan. | Belum memahami fakta utama. |
| Penalaran Kritis | Mampu menganalisis hubungan keluarga, lingkungan, pengalaman, dan pembentukan karakter dengan alasan yang jelas. | Mampu menjelaskan hubungan dengan cukup tepat. | Analisis masih sederhana. | Belum mampu memberikan alasan. |
| Keteladanan | Mampu menghubungkan keteladanan Nabi dengan kehidupan sehari-hari secara sangat jelas dan konkret. | Mampu memberikan contoh penerapan. | Contoh penerapan masih terbatas. | Belum mampu menghubungkan dengan kehidupan nyata. |
| Kreativitas | Karya sangat kreatif, menarik, informatif, dan komunikatif. | Karya menarik dan cukup kreatif. | Karya sederhana. | Karya belum selesai atau belum sesuai. |
| Komunikasi | Menyampaikan gagasan dengan jelas, santun, percaya diri, dan runtut. | Menyampaikan gagasan dengan cukup jelas. | Masih memerlukan bantuan. | Belum mampu menjelaskan karya. |
| Kolaborasi | Sangat aktif bekerja sama dan menghargai anggota kelompok. | Bekerja sama dengan baik. | Kadang terlibat dalam kelompok. | Belum menunjukkan kerja sama. |
| Komitmen Akhlak | Merumuskan komitmen yang jelas dan menunjukkan kesungguhan untuk menerapkannya. | Merumuskan komitmen yang sesuai. | Komitmen masih umum. | Belum mampu merumuskan komitmen. |
🔄 TINDAK LANJUT
🌱 Remedial
Murid yang belum mencapai tujuan pembelajaran memperoleh pendampingan melalui gambar tokoh, kartu informasi, garis waktu, cerita sederhana, membaca terbimbing, video pembelajaran, dan pertanyaan bertahap.
🚀 Pengayaan
Murid yang telah mencapai tujuan pembelajaran dapat mencari informasi tambahan tentang keluarga dan masa kanak-kanak Nabi Muhammad saw., membuat infografis tambahan, atau membantu teman memahami materi.
❤️ Aksi Nyata
Murid menerapkan satu keteladanan selama satu minggu, misalnya jujur, sabar, mandiri, menyayangi keluarga, membantu teman, bertanggung jawab, dan menjaga kebersihan.
🪞 REFLEKSI MURID
- Apa hal baru yang kamu pelajari tentang kelahiran Nabi Muhammad saw.?
- Siapa saja orang yang berperan dalam kehidupan Nabi Muhammad saw. ketika beliau masih kecil?
- Peristiwa masa kanak-kanak Nabi Muhammad saw. apa yang paling kamu ingat? Mengapa?
- Sikap baik apa yang dapat kamu teladani dari Nabi Muhammad saw.?
- Bagaimana cara menunjukkan kasih sayang kepada keluarga dan teman?
- Bagaimana cara menunjukkan sikap sabar dalam kehidupan sehari-hari?
- Bagaimana cara menjadi anak yang mandiri dan bertanggung jawab?
- Bagaimana cara menunjukkan cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya?
- Bagaimana cara menunjukkan cinta kepada ilmu?
- Bagaimana cara menjaga lingkungan dan menunjukkan cinta tanah air?
“Setelah mempelajari masa kanak-kanak Nabi Muhammad saw., saya akan berusaha meneladani beliau dengan berkata jujur, menyayangi sesama, bersabar, mandiri, bertanggung jawab, rajin belajar, menjaga lingkungan, dan mencintai tanah air sebagai wujud cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya.”
PENGESAHAN
Pecabean, Juli 2026
Mengetahui,
Kepala Madrasah
Amirudin, S.Pd.I.
NIP. 198006182005011005
Guru Mata Pelajaran
Budi Santoso, S.Pd.I., M.Pd.
NIP. 197712022005011003